Facebook Akan Utamakan Sumber Informasi Terpercaya

Minggu, 21 Januari 2018 - 16:11 WIB
Facebook Akan Utamakan...
Facebook Akan Utamakan Sumber Informasi Terpercaya
A A A
NEW YORK - CEO Facebook, Mark Zuckerberg mengumumkan akan mulai mengutamakan berita yang Sumber informasi yang dapat dipercaya di situsnya untuk melawan kesalahan informasi.

Media sosial memang mendapat banyak kritik pada 2017. Bukan hanya Facebook, Twitter pun demikian. Mereka dikritik karena tidak mampu mengatasi fake news atau hoax (berita bohong). Bahkan media sosial dianggap ikut digunakans sebagai alat untuk mempengaruhi pemilihan umum di Amerika Serikat (AS) dan Brexit (Bristish Exit/Inggris keluar dari komunitas Eropa) di Inggris.

Perusahaan media sosial itu mengatakan, akan meminta lebih dari 2 miliar penggunanya untuk memberi peringkat pada kantor berita yang mereka percayai dalam rangka mengutamakan "berita berkualitas tinggi" dan membedakannya dari sumber yang kurang terpercaya.

Menurut Facebook, sistem peringkat yang baru itu berusaha membedakan antara organisasi berita yang hanya dipercaya oleh pelanggan mereka sendiri dari yang dipercaya secara luas di seluruh masyarakat.

Direktur Eksekutif Facebook, Mark Zuckerberg menulis di sebuah blog yang dimuat hari Jumat (19/1), bahwa perusahaannya tidak "merasa nyaman" untuk menentukan secara sepihak sumber berita mana yang paling dapat dipercaya di dunia yang banyak perbedaan pendapatnya.

"Ada terlalu banyak sensasionalisme, kesalahan informasi dan polarisasi di dunia saat ini," tulis Mark Zuckerberg dalam akun Facebook.

Dia mengatakan, Facebook mempertimbangkan untuk minta para ahli dari luar untuk memilih sumber berita dengan citra paling baik, namun mengatakan bahwa cara seperti itu akan mengarah pada "masalah objektivitas".

Zuckerberg menambahkan, Facebook memutuskan untuk mengandalkan pada survei anggota sebagai cara yang paling “obyektif” untuk memeringkat kepercayaan pada sumber berita.

Selanjutnya, Zuckerberg mengatakan, penting bahwa Facebook News Feed "mempromosikan berita berkualitas tinggi yang membantu membangun rasa kesamaan."

Dia juga mengumumkan bahwa Facebook akan mengurangi isi News Feed-nya dari lima persen menjadi empat persen. Ini berarti pengguna akan melihat lebih sedikit berita yang dimuat dan Facebook akan menyediakan lebih banyak postingan dari teman-teman.
(wbs)
Berita Terkait
Ini Tampang 6 Tersangka...
Ini Tampang 6 Tersangka Grup Facebook Fantasi Sedarah
Cara Mencari Akun Facebook...
Cara Mencari Akun Facebook yang Hilang dan Lupa Kata Sandi
Facebook Tambahkan Tools...
Facebook Tambahkan Tools Parental Control Ke Messenger, Apa Fungsinya?
Ini 3 Cara untuk Mengembalikan...
Ini 3 Cara untuk Mengembalikan Akun Facebook yang Dibajak
Enggan Kehilangan Pengguna,...
Enggan Kehilangan Pengguna, Facebook Rancang Strategi Baru Mirip TikTok
84% Konten Disinformasi...
84% Konten Disinformasi Medis di Facebook Tidak Diberi Label
Berita Terkini
Membawa Udara Bersih...
Membawa Udara Bersih ke Dalam Rumah, Bentuk Kepedulian Terbaik Saat Polusi Melanda
1 hari yang lalu
Berbasis Open Source,...
Berbasis Open Source, Equnix Dorong Ekosistem PostgreSQL
1 hari yang lalu
Membongkar Otak Rudal...
Membongkar Otak Rudal Barracuda-500M yang Supercerdas
1 hari yang lalu
Anak Muda Bingung Pilih...
Anak Muda Bingung Pilih Kripto atau Saham? Begini Kata Para Praktisi
2 hari yang lalu
Samsung dan Google Mulai...
Samsung dan Google Mulai Serang Apple dengan Fitur Ini
2 hari yang lalu
Eropa Siap Masuk Arena...
Eropa Siap Masuk Arena Pertempuran Robot AI China dan AS
2 hari yang lalu
Infografis
Harga Emas Diramal akan...
Harga Emas Diramal akan Tembus Rp2,1 Juta per Gram
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved