Banyak Perusahaan Belum Mengimplementasikan Enkripsi untuk Melindungi Data

Rabu, 23 Agustus 2017 - 12:01 WIB
Banyak Perusahaan Belum...
Banyak Perusahaan Belum Mengimplementasikan Enkripsi untuk Melindungi Data
A A A
SEMARANG - Tren penggunaan enkripsi atau teknologi pengamanan data saat ini terus mengalami peningkatan seiring semakin tingginya ancaman siber tiap tahunnya. Namun, demikian masih banyak pula masyarakat, instansi maupun perusahaan yang sampai saat ini menggunakan enkripsi untuk melindungi data-data pentingnya.

Tecchnical Consultant PT Prosperita –ESET Indonesia Yudhi Kukuh mengatakan, di Indonesia, masih banyak perusahaan yang belum mengimplementasikan enkripsi sebagai bagian dari sisitem keamanan mereka. Maka tak salah jika setiap hari ada Indonesia menerima 1.225 juta serangan siber dari berbegai negara seperti dalam kasus WannCry, Fireball dan yang terbaru Petya.

“Indonesia harus segera memperhitungkan teknologi untuk menjawa kebutuhan keamanan perusahaan melindungi data, seperti di Laptop, atau kompetur termasuk jaringan perusahaan,” katanya.

Dengan menggunakan ekripsi lanjut dia, maka data-data penting akan aman, sekalipun dicuri, karena tidak dikodekan oleh mekanisme enkripsi. Kombinasi, enkripsi data dengan penggunaan cloud storage yang semakin marak digunakan dapat menjadi solusi ampuh, dalam melakukan back up data.

“Dari sekian banyak aplikasi enkripsi, ESET Encryption solution merupakan salah satu teknologi enkripsi. Didukung degan kemampuan enkripsi yang tinggi setingkat dengan yang digunakan oleh militer,” katanya.

Ia menambahkan, teknologi ESET Encryption solution ini, merupakan salah satu sistem pertahanan terkuat yang melindungi data dari pencurian data yang dikerahkan oleh para penjahat siber yang saat ini marak terjadi. “Di sisi lain praktisi IT di perusahaan dimudahkan dalam pengaturannya berkat adanya mekanisme keamanan untuk melindungi informasi rahasia,”tambahnya.

Marketing Director ESET Indonesia Chrissie Maryanto menambahkan, melindungi data-data penting khusunya di dunia bisnis menjadi salah satu prioritas paling utama, karena konsekuensinya akan sangat fatal apabila data hilang dicuri.

“ESET selalu mengingatkan dunia bisnis mengenai pentingnya enkripsi pada data. Tidak cukup hanya mengandalkan pasword. Tetapi menyimpan data pada cloud server juga tetap memerlukan proteksi enkripsi,” tambahnya.
(wbs)
Berita Terkait
Serang Indonesia, Hacker...
Serang Indonesia, Hacker Pakai Nama Pos Indonesia
ESET Indonesia Ajak...
ESET Indonesia Ajak Bedakan Meeting Online dan Webinar
VIMANAMAIL Deteksi Metamorfosis...
VIMANAMAIL Deteksi Metamorfosis Spam yang Semakin Menakutkan
Hacker Pakai Update...
Hacker Pakai Update WPS Office untuk Sisipkan Malware
Malware Berbahaya Jenis...
Malware Berbahaya Jenis Baru Ditemukan di Windows
Berlokasi di ASIA, Gelsemium...
Berlokasi di ASIA, Gelsemium Otak di Balik Spionase Dunia Maya
Berita Terkini
Google Hentikan Dukungan...
Google Hentikan Dukungan YouTube untuk Smartphone Jadul
4 jam yang lalu
Waspadai Heat Stroke,...
Waspadai Heat Stroke, Jakarta Bakal Terasa Jauh Lebih Gerah hingga Akhir September 2026
9 jam yang lalu
Apple Siap Kenalkan...
Apple Siap Kenalkan Kacamata Pintar Terbaru di WWDC 2027
9 jam yang lalu
Dukung Vokasi, LG Hadirkan...
Dukung Vokasi, LG Hadirkan Kelas Multimedia Modern di SMKN 2 Tangerang Selatan
11 jam yang lalu
Nothing Ear (3a): Berani...
Nothing Ear (3a): Berani Beda di Pasar yang Menghukum Merek Asing
11 jam yang lalu
Facebook Menguji Tampilan...
Facebook Menguji Tampilan Video Layar Penuh Mirip TikTok
1 hari yang lalu
Infografis
5 Buah Rendah Gula yang...
5 Buah Rendah Gula yang Aman untuk Diet, Tetap Manis dan Menyegarkan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved