Alasan Grab Tunjuk Mantan Kapolri Jadi Komisaris Utama

Selasa, 31 Januari 2017 - 20:02 WIB
Alasan Grab Tunjuk Mantan...
Alasan Grab Tunjuk Mantan Kapolri Jadi Komisaris Utama
A A A
JAKARTA - Grab Indonesia secara resmi telah menunjuk Jendral Purn Badrodin Haiti sebagai Komisaris Utama Grab Indonesia. Posisi ini tentunya menjadi jabatan kedua setelah mantan Kepala Polisi RI (Kapolri) tersebut didaulat sebagai Komisaris Utama PT Waskita Karya (Persero).

Lalu apa sebenarnya yang mendasari Grab Indonesia dalam melakukan penunjukan ini. Dalam hal ini Ridzki Kramadibrata, Managing Director, Grab Indonesia memberikan penjelasannya.

"Pak Badrodin memiliki karir yang cemerlang di Kepolisian Republik Indonesia, tempat di mana beliau telah mengabdi selama 35 tahun, dan terakhir saat menjabat sebagai Kepala Kepolisian Republik Indonesia telah berkontribusi secara signifikan dalam hal anti-terorisme, keamanan, intelijen, dan manajemen lalu lintas selama masa kepemimpinannya," ujar Ridzki saat dihubungi SINDOnews, Selasa (31/1/2017).

Lebih lanjut, Ridzki menambahkan, Pak Badrodin memiliki pengalaman yang luas dalam bekerja dengan para pemangku kepentingan pemerintahan dan menyelaraskan kepentingan-kepentingan yang beragam. Grab dan Pak Badrodin memiliki visi yang sama, yaitu meningkatkan taraf hidup di Indonesia dan memberikan solusi atas permasalahan lokal di mana beliau telah berpengalaman bekerja di sejumlah daerah di Indonesia untuk memberi masukan sejalan dengan kegiatan ekspansi Grab di Indonesia.

"Melalui peran barunya, Pak Badrodin akan memantau dan menjaga tata kelola serta kelangsungan jangka panjang perusahaan melalui peran pengawasan terhadap kinerja dewan direksi. Dengan bimbingan dari Pak Badrodin, kami berharap Grab dapat terus tumbuh dan berkembang dan memingkatkan kualitas hidup dari para pengguna dan mitra kami, serta pada saat bersamaan menaati semua peraturan dan regulasi yang berlaku," tandasnya.

Sebelum bergabung dengan Grab, Badrodin memangku jabatan sebagai Kepala Kepolisian Republik Indonesia sejak April 2015 sampai Juli 2016. Beliau juga menjabat sebagai Wakil Kepala Kepolisian pada Maret 2014 hingga April 2015. Badrodin menyelesaikan pendidikannya di Akademi Kepolisian (AKPOL) pada 1982 dan Perguruan Tinggi Ilmu Kepolisian (PTIK) pada 1989. Sebelum menduduki dua posisi teratas di Kepolisian Republik Indonesia, Badrodin pernah menjabat sebagai Kepala Kepolisian Daerah di empat provinsi yaitu Banten, Sulawesi Tengah, Sulawesi Utara dan Jawa Timur.
(wbs)
Berita Terkait
Cara Menggunakan Mode...
Cara Menggunakan Mode Hening di GrabCar, Bisa Tidur dan Enggak Perlu Ngobrol dengan Driver
Fitur Baru GrabMart:...
Fitur Baru GrabMart: Beauty Store, Belanja Produk Kecantikan Sejam Sampai
Gojek Dicomot Grab?...
Gojek Dicomot Grab? Raksasa Asing Bicara, Apakah Nasib Ojol Lokal di Ujung Tanduk?
Grab Indonesia 2025:...
Grab Indonesia 2025: Ketika Platform Digital Menjadi Bantalan Sosial dan Mesin Pertumbuhan Ekonomi
Ribuan Korban PHK Serbu...
Ribuan Korban PHK Serbu Grab: Harapan Baru atau Perangkap Kemitraan Tanpa Masa Depan?
Akhir dari Drama Reservasi...
Akhir dari Drama Reservasi Restoran? Grab Luncurkan Senjata Baru untuk Taklukkan 2.000 Meja Makan di Jakarta & Bali
Berita Terkini
Hadirkan Panggung Hiburan...
Hadirkan Panggung Hiburan dan Aksi Sosial, Truk SnackVideo 2026 Keliling Berbagai Daerah
1 jam yang lalu
BRIN Teliti Rafflesia...
BRIN Teliti Rafflesia Anambas yang Viral, Bunga Langka Jenis Baru?
2 jam yang lalu
RTX 5070Ti, OLED, dan...
RTX 5070Ti, OLED, dan Bola Sepak: Laptop Piala Dunia Buatan Lenovo Ini Harganya Rp62 Juta
3 jam yang lalu
Helikopter S-300 Tak...
Helikopter S-300 Tak Berawak Jadi Senjata Anti-kapal Selam
4 jam yang lalu
X Luncurkan Fitur Reaksi...
X Luncurkan Fitur Reaksi Video untuk Pengguna iOS
9 jam yang lalu
WhatsApp Menguji Fungsi...
WhatsApp Menguji Fungsi Fitur Lihat Sekali untuk Pesan
23 jam yang lalu
Infografis
Kisah Jenderal Hoegeng...
Kisah Jenderal Hoegeng Menyamar Jadi Hippies, Turun Langsung Bongkar Narkoba
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved