Dicap Penjual Barang Palsu, Alibaba Tuding karena Ulah Trump

Senin, 26 Desember 2016 - 21:05 WIB
Dicap Penjual Barang...
Dicap Penjual Barang Palsu, Alibaba Tuding karena Ulah Trump
A A A
BEIJING - Taobao Marketplace, situs e-commerce besar di China dari Alibaba Group, masuk dalam daftar hitam di Amerika Serikat (AS) karena menjual barang-barang tiruan. keanggotaan Alibaba pun untuk sementara pula dicabut dari Koalisi Anti Produk Bajakan Internasional (IACC) terkait produk tiruan di situs milik anak perusahaannya itu.

Mendapat tudingan seperti itu, Alibaba menjelaskan pihaknya berusahan mengawasi situs e-commerce-nya dengan lebih baik. Mereka pula menduga perubahan iklim politik di AS belakangan ini yang mungkin menjadi alasan hingga pihaknya kembali masuk dalam daftar blokir.

Pada masa kampanyenya, presiden terpilih AS, Donald Trump memang beberapa kali menuduh perusahaan-perusahaan China mencuri hak kekayaan intelektual.

Presiden Alibaba, Michael Evans, mengatakan amat kecewa dengan keputusan tersebut dan mempertanyakan apakah tuduhan itu didasarkan pada fakta atau dipengaruhi oleh iklim politik saat ini.

Alibaba mengklaim tahun ini Taobao mengatakan berusaha memperketat pengawasan atas penjualan barang-barang mewah, dengan meminta para penjual memperlihatkan bukti keasliannya.

Lebih dari 250 penjual di Taobao-termasuk rumah mode Gucci dan Michaels Kors- mengancam akan keluar dari IACC kalau keanggotaan Alibaba bukan dicabut.

Dalam paparannya kepada investor, Taobao mengatakan aplikasi mobile-nya sendiri membawa 150 juta pengunjung setiap hari. Marketplace-nya pula mendapat 20 juta ulasan produk setiap harinya.
(wbs)
Berita Terkait
Saham Alibaba Anjlok,...
Saham Alibaba Anjlok, SoftBank Rugi Rp300 Triliun
Sanggup Proses 583 Ribu...
Sanggup Proses 583 Ribu Transaksi Belanja Per Detik, Alibaba Cloud Terbaik Versi Gartner
Alibaba Cetak Rekor...
Alibaba Cetak Rekor 583.000 Pesanan Online Per Detik di 11.11, Kok Bisa Servernya Nggak Jebol?
Alibaba Cloud Yakinkan...
Alibaba Cloud Yakinkan UMKM untuk Gunakan Hybrid Cloud, Ini Alasannya
Alibaba Cloud Makin...
Alibaba Cloud Makin Kokoh di Puncak Awan Digital
China Panggil Alibaba...
China Panggil Alibaba CS Bahas Teknologi Deep Fake
Berita Terkini
Eropa Luncurkan Perisai...
Eropa Luncurkan Perisai Udara yang Bakal Jadi Lawan Tangguh Drone
2 jam yang lalu
Bukan Cuma Otomatisasi,...
Bukan Cuma Otomatisasi, Fitur AI Mekari Talenta Dorong HR Jadi Mitra Strategis Bisnis
2 hari yang lalu
Lewat Forum CorpU Association...
Lewat Forum CorpU Association Insight, Telkom Percepat Transformasi Talenta
2 hari yang lalu
Uni Eropa Perintahkan...
Uni Eropa Perintahkan Google Membuka Fitur AI Android
4 hari yang lalu
Formulasi Berbasis Sains...
Formulasi Berbasis Sains dan Teknologi untuk Regenerasi Kulit Diperkenalkan
4 hari yang lalu
Perkuat Jaringan di...
Perkuat Jaringan di Jatim, XLSMART Perluas 5G Blanket Coverage di 8 Kabupaten/Kota
5 hari yang lalu
Infografis
7 Alasan Dunia Tak Menghukum...
7 Alasan Dunia Tak Menghukum Trump dan Netanyahu meski AS-Israel Bom Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved