Pokemon Go Baru Diluncurkan di Tanah Kelahirannya Jepang Hari Ini

Jum'at, 22 Juli 2016 - 17:31 WIB
Pokemon Go Baru Diluncurkan...
Pokemon Go Baru Diluncurkan di Tanah Kelahirannya Jepang Hari Ini
A A A
TOKYO - Setelah menunggu lama, para penggemar game di Jepang kini sudah bisa menikmati Pokemon Go di smartphone mereka. Hal tersebut setelah Nintendo hari ini resmi meluncurkan Pokemon Go di tanah kelahirannya.

Pokemon Go meraup sukses di sejumlah negara mulai dari dari Spanyol hingga Australia, sejak peluncuran perdana di Amerika Serikat (AS) pada awal bulan ini.

Jepang sendiri telah dibuat menunggu, setelah Niantic, pengembang di balik game dan Nintendo berusaha memastikan server aman, mengingat popularitas permainan ini sangat tinggi.

"Semua orang berbicara tentang mengapa kita tidak bisa melakukannya di sini (Jepang), karena Pokemon adalah Jepang," ujar Maho Ishikawa, seorang siswa SMA 16 tahun, seperti dilansir dari Reuters, Jumat (22/7/2016).

"Karena saya benar-benar ingin bermain, saya sangat, sangat senang," imbuhnya.

Game reality ugmented ini membawa pemain dalam pencarian monster dan menangkapnya dalam kehidupan nyata. Berbagai jenis monster bisa muncul di mana saja sesuai dengan kondisi lingkungan mulai dari rumah, kantor, tempat ibadah, kolam hingga kuburan.

Dalam pidato video kepada fans di Jepang, Junichi Masuda, kepala pengembangan Game Freak dan co-pencipta permainan, meminta maaf telah membuat penggemar harus menunggu lama.

"Mulai hari ini Anda dapat pergi keluar dan menemukan Pokemon untuk isi hati Anda. Kami berharap permainan membawa pengguna melihat dunia dengan cara baru. Patuhi aturan dan bersenang-senang," kata Masuda.

Meski harus menunggu lama, para penggemar menyambutnya dengan gembira. "Game ini sama seperti aku membayangkan hal itu terjadi. Itu benar-benar menyenangkan," kata Toshinori Ishibashi, 18, yang terlihat bermain game di dekat sebuah toko barang Pokemon di Stasiun Tokyo.

"Ini juga merupakan alasan yang baik untuk pergi ke luar, jadi aku benar-benar menikmatinya," imbuh pemuda tersebut.

Namun, permainan ini telah mendorong peringatan dari pemerintah. Di mana pemain yang kerap terpaku pada ponsel sangat rentan terhadap kecelakaan, seperti menabrak mobil, jatuh ke jurang atau masuk ke tempat-tempat berbahaya serta terlarang.

Bahkan, pemerintah Jepang telah mengeluarkan peringatan keamanan. National Center for Incident Readiness and Strategy for Cybersecurity (NISC) Jepang menyatakan, pengguna game mobile untuk tidak menggunakan nama asli mereka dan memperingatkan risiko kesehatan terkait musim panas yang tengah melanda Negeri Sakura.

Sementara, sejumlah negara Asia lainnya masih harus menunggu permainan ini, termasuk China, Chief Executive Niantic John Hanke mengatakan, secara teknis mungkin sudah dapat dimulai tapi mencatat banyak aturan dan pembatasan yang kompleks.
(dmd)
Berita Terkait
Cara Main Craftsman...
Cara Main Craftsman Multiplayer dengan Mudah, Jadi Makin Seru
5 Fakta Game Assassins...
5 Fakta Game Assassin's Creed Mirage, Ada Fitur Suara Adzan Otomatis
10 Game Steam Baru yang...
10 Game Steam Baru yang Paling Ditunggu di 2024
Kominfo: Larisnya Game...
Kominfo: Larisnya Game Lokal Dalam Negeri Tergantung Pengembang, Bukan Pemerintah
Kasus Child Grooming...
Kasus Child Grooming di Game Online Marak, Orang Tua Harus Waspada!
Jago di Luar, Kalah...
Jago di Luar, Kalah di Kandang Sendiri? Ironi Pahit Industri Gim Indonesia yang Jarang Dibahas
Berita Terkini
ChatGPT Jadi Aplikasi...
ChatGPT Jadi Aplikasi Tercepat Mencapai 1 Miliar Pengguna di Seluruh Dunia
1 jam yang lalu
Microsoft Klaim Chip...
Microsoft Klaim Chip Kuantum Baru 1.000 Kali Lebih Stabil
5 jam yang lalu
Penemuan Mengejutkan...
Penemuan Mengejutkan dari Mumi Oezti Berusia 5.000 Tahun Dibeberkan
20 jam yang lalu
Fokus Penataan Portofolio,...
Fokus Penataan Portofolio, TelkomMetra Gandeng Fullerton Health untuk Ekspansi AdMedika Group
21 jam yang lalu
Spesies Hewan Abadi...
Spesies Hewan Abadi Ditemukan di Dasar Laut
1 hari yang lalu
Teknologi AI Chip 500Hz...
Teknologi AI Chip 500Hz Akan Mengubah Permainan Sepak Bola di Piala Dunia 2026
1 hari yang lalu
Infografis
Iran Paksa AS Terima...
Iran Paksa AS Terima Kekalahan setelah 40 Hari Berperang, Ini 10 Poin Gencatan Senjata
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved