Muncul Perusahaan Jasa Penangkap Pokemon

Minggu, 17 Juli 2016 - 17:19 WIB
Muncul Perusahaan Jasa...
Muncul Perusahaan Jasa Penangkap Pokemon
A A A
SAN FRANCISCO - Demam game mobile Pokemon Go melanda seluruh dunia. Hal ini menjadi celah bisnis bagi perusahaan start-up, PokeWalk. Perusahaan ini menawarkan layanan unik, yakni menangkap Pokemon.

Menggunakan aplikasi khusus, peminat layanan PokeWalk dapat menghubungi layanan unik yang mereka tawarkan. Nantinya, pihak PokeWalk akan datang dan menjemput ponsel pengguna. Tak perlu khawatir kehabisan baterai, lantaran PokeWalk akan mengisi baterai sepanjang perburuan Pokemon.

Untuk menggunakan aplikasi PokeWalk, terdapat harga yang harus dibayarkan. Di mana layanan ini menawarkan Pokemon sesuai dengan jarak perjalanan ponsel yang diinginkan, mulai dari 2 km, 5 km, hingga 10 km. Pengguna layanan ini juga dapat melacak posisi ponsel yang tengah mencari Pokemon tersebut.

(Baca juga: Sejarah Game Pokemon)

Pihak PokeWalk mengaku memiliki banyak pemain Pokemon GO dengan jarak berjalan kolektif lebih dari 1 juta mil, dan akan terus bertambah. Jasa layanan ini membanderol masing-masing USD10 atau sekitar Rp130 ribu (kurs Rp13.000/USD) untuk 5 km, USD15 untuk 5 km, dan USD20 untuk 10 km. Ponsel pengguna layanan akan dikembalikan dengan lebih banyak Pokemon.

(Baca juga: Pengguna Ponsel Windows Buat Petisi Minta Game Pokemon Go)

PokeWalk dikembangkan oleh sejumlah engineer dan desainer berbakat dari San Francisco. Start-up ini menerima kucuran dana USD4 juta dari salah satu perusahaan di Silicon Valley untuk mengembangkan aplikasi dan layanan berburu Pokemon.

Tanpa harus berkeringat dan bermain Pokemon GO hingga ke semak-semak, PokeWalk memberikan solusi untuk menambah koleksi Pokemon Anda.

(Baca juga: Saham Nintendo Terus Meroket Berkat Game Pokemon Go)
(dmd)
Berita Terkait
Cara Main Craftsman...
Cara Main Craftsman Multiplayer dengan Mudah, Jadi Makin Seru
5 Fakta Game Assassins...
5 Fakta Game Assassin's Creed Mirage, Ada Fitur Suara Adzan Otomatis
10 Game Steam Baru yang...
10 Game Steam Baru yang Paling Ditunggu di 2024
Kominfo: Larisnya Game...
Kominfo: Larisnya Game Lokal Dalam Negeri Tergantung Pengembang, Bukan Pemerintah
Kasus Child Grooming...
Kasus Child Grooming di Game Online Marak, Orang Tua Harus Waspada!
Jago di Luar, Kalah...
Jago di Luar, Kalah di Kandang Sendiri? Ironi Pahit Industri Gim Indonesia yang Jarang Dibahas
Berita Terkini
China Diam-diam Simpan...
China Diam-diam Simpan Ribuan Server di Dasar Laut, Apa Tujuannya?
2 jam yang lalu
Nvidia RTX Spark: Superkomputer...
Nvidia RTX Spark: Superkomputer Kemasan Sachet, Bikin Intel dan AMD Keringat Dingin
9 jam yang lalu
Korea Selatan Kembangkan...
Korea Selatan Kembangkan Teknologi Mesin Metana untuk Roket Luar Angkasa
10 jam yang lalu
Meta Luncurkan Agen...
Meta Luncurkan Agen Bisnis di WhatsApp, Instagram, dan Messenger
14 jam yang lalu
Heboh Grab Dikabarkan...
Heboh Grab Dikabarkan Kabur Gara-Gara Aturan Baru, CEO Neneng Buka Suara
15 jam yang lalu
Ambisi Gila IPO SpaceX:...
Ambisi Gila IPO SpaceX: Kejar Rp1.350 Triliun dalam Semalam
16 jam yang lalu
Infografis
Membaca Kode Keras dalam...
Membaca Kode Keras dalam 15 Beat yang Muncul saat Kerusuhan Jakarta
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved