YunOS Milik Alibaba Akan Singkirkan Android dan iOS

Kamis, 07 Juli 2016 - 12:14 WIB
YunOS Milik Alibaba...
YunOS Milik Alibaba Akan Singkirkan Android dan iOS
A A A
BEIJING - Alibaba penguasa e-commerce hampir di semua wilayah Asia mengklaim jika sistem operasi kembangannya yang bernama YunOS telah berhasil mencapai angka 70 juta pengguna pada akhir Mei 2016 lalu.

Bahkan Alibaba mengklaim jika mereka berhasil mendahului iOS dalam pengiriman smartphone di China. Angka tersebut didapatkan dari penjualan pada kuartal pertama tahun ini. Vice-President Wu Yupeng mengungkapkan hal tersebut pada ajang Mobile World Congress yang digelar di Shanghai.

Yupeng mengatakan jika sistem operasi YunOS tumbuh 700% pada 2015 dan menjadi sistem operasi terbanyak ketiga di China setelah Android dan iOS. Tentu ini harus diantisipasi oleh Google dan Apple, karena pesaing baru telah muncul.

Seperti dilansir dari GB Times, selama kuartal pertama tahun ini, Alibaba berhasil meraih pengiriman smartphone di pasar China dengan pangsa pasar mencapai 16%, dan sisanya ditempati oleh iOS.

Lebih dari 17 juta smartphone smartphone dengan sistem operaso YunOS, termasuk perangkat dari merek domestik yang lebih kecil seperti Meizu dan Duowei, telah berhasil dikirimkan ke pasar China antara Januari dan Maret 2016.

Alibaba punya misi menambah jumlah penggunanya menjadi 100 juta pada sisa di 2016 ini, hal itu untuk mencapai pangsa pasar 20 sampai 25% di Cina, yang merupakan pasar smartphone terbesar di dunia.

Sebagai informasi, YunOS dikembangkan oleh Alibaba menggungakan Android Open Source Project yang versi pertamanya telah dirilis pada 2011 lalu. Bahkan untuk mengembangkan jumlah pengguna dari YunOS, Alibaba telah mengucurkan dana investasi sebesar USD590 juta dengan mengakuisisi brand smartphone yang sedang bersinar di China, yaitu Meizu.
(dol)
Berita Terkait
Alibaba Cetak Rekor...
Alibaba Cetak Rekor 583.000 Pesanan Online Per Detik di 11.11, Kok Bisa Servernya Nggak Jebol?
Alibaba Cloud Yakinkan...
Alibaba Cloud Yakinkan UMKM untuk Gunakan Hybrid Cloud, Ini Alasannya
Sanggup Proses 583 Ribu...
Sanggup Proses 583 Ribu Transaksi Belanja Per Detik, Alibaba Cloud Terbaik Versi Gartner
Alibaba Cloud Makin...
Alibaba Cloud Makin Kokoh di Puncak Awan Digital
China Panggil Alibaba...
China Panggil Alibaba CS Bahas Teknologi Deep Fake
Cara Mudah Sourcing...
Cara Mudah Sourcing Barang dari China End to End Secara Online
Berita Terkini
Nvidia RTX Spark: Superkomputer...
Nvidia RTX Spark: Superkomputer Kemasan Sachet, Bikin Intel dan AMD Keringat Dingin
2 jam yang lalu
Korea Selatan Kembangkan...
Korea Selatan Kembangkan Teknologi Mesin Metana untuk Roket Luar Angkasa
3 jam yang lalu
Meta Luncurkan Agen...
Meta Luncurkan Agen Bisnis di WhatsApp, Instagram, dan Messenger
7 jam yang lalu
Heboh Grab Dikabarkan...
Heboh Grab Dikabarkan Kabur Gara-Gara Aturan Baru, CEO Neneng Buka Suara
7 jam yang lalu
Ambisi Gila IPO SpaceX:...
Ambisi Gila IPO SpaceX: Kejar Rp1.350 Triliun dalam Semalam
8 jam yang lalu
Mengapa Indonesia Mendadak...
Mengapa Indonesia Mendadak Jadi Kiblat Baru ChatGPT Images 2.0?
9 jam yang lalu
Infografis
4 Alasan Selat Hormuz...
4 Alasan Selat Hormuz Jadi Medan Perang Mematikan Antara Iran dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved