Netizen Protes Lewat Twitter Terkait Pemblokiran Game

Selasa, 03 Mei 2016 - 10:43 WIB
Netizen Protes Lewat...
Netizen Protes Lewat Twitter Terkait Pemblokiran Game
A A A
JAKARTA - Permasalahan game berbahaya untuk di Indonesia saat ini memang tengah menjadi sebuah perbincangan hangat. Hal ini menyusul rencana Kementerian Komunikasi dan Informasi (Kemenkominfo), Kementerian Pendidikan dan Budaya (Kemendikbud), dan Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) akan memblokir 15 judul game yang dianggap berbahaya bagi anak-anak.

Keadaan semakin memanas setelah munculnya dukungan atas pemblokiran game-game tersebut. Namun, hal ini ternyata turut mengundang protes dari para netizen yang menganggap pemblokiran bukan hal yang tepat.

Melalui aplikasi media sosial twitter, Eko Ramadhan memposting kicauannya. Dimana Eko memprotes kalau sinetron yang ditayangkan di televisi sama berbayanya dengan game yang akan di blokir. Tapi tayangan sinetron tersebut tak ada tindakan tegas.

Kicauan Eko di twitter menyerukan: "please KPAI yang katanya melindungi anak Indonesia. sinetron banyak yang merusak anak kok gak dituntut?? aneh,"

Sementara di akun twitter yang berbeda @Vay Auffar mengatakan: "Selamat Datang di Indonesia, di mana dewan sensor tidak bisa membaca video game batasan umur dan main blokir".

Bahkan seorang gamers dengan nama Riky, melayangkan protesnya dengan lebih keras. "Kami gamers memang boros, lupa tidur dan lupa makan. Tapi karena game kami terhindar dari miras, narkoba dan pergaulan bebas. KPAI harusnya blokir sinetron tidak bermoral bukan game," tegasnya

Dalam hal ini 15 judul game yang hendak di blokir adalah Grand Theft Auto, Mortal Kombat, Point Blank, Counter Strike, World of Warcraft, Call of Duty, Cross Fire, War Rock, Future Cop, Carmageddon, Shelschock, Rising Force, Atlantica, Bully, dan Conflict of Vietnam.
(dol)
Berita Terkait
Fakta Stray Mampu Sabet...
Fakta Stray Mampu Sabet Game Terbaik di The Game Awards 2022
Cara Main Craftsman...
Cara Main Craftsman Multiplayer dengan Mudah, Jadi Makin Seru
Konser Virtual Revolusioner...
Konser Virtual Revolusioner Sky: Children of the Light Kini Terbuka
Bertajuk The Last Dance,...
Bertajuk The Last Dance, Woman Star League Digelar Offline
Tambang Kripto di Game...
Tambang Kripto di Game Duckie Land Sekaligus Menambah Koleksi NFT
Evermore Knights Resmi...
Evermore Knights Resmi Membuka Close Beta Test
Berita Terkini
Kamera iPhone 17 Pro...
Kamera iPhone 17 Pro Max vs Samsung Galaxy S26, Pilih Mana?
11 jam yang lalu
Kunci Konvensional Mulai...
Kunci Konvensional Mulai Ditinggalkan, Eazy Lock E1 dan Premium Lock L1 Jadi Standar Baru Keamanan Rumah
12 jam yang lalu
Meta Blokir Fungsi Kamera...
Meta Blokir Fungsi Kamera Kacamata Pintar Jika Lampu Privasi Terhalang
12 jam yang lalu
DeepSeek Siap Kembangkan...
DeepSeek Siap Kembangkan Chip AI Sendiri, Ini Bocorannya
15 jam yang lalu
Awas Kaget! Segini Bedanya...
Awas Kaget! Segini Bedanya Harga HP Spek Setara 3 Tahun Lalu vs Sekarang
16 jam yang lalu
Bandar Antariksa di...
Bandar Antariksa di Biak: Kenapa Papua Jadi Pilihan BRIN untuk Peluncuran Satelit?
17 jam yang lalu
Infografis
9 Poin Penegasan Rektor...
9 Poin Penegasan Rektor UGM terkait Ijazah Jokowi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved