Snowden: NSA dan AT & T Kerja Sama Mata-mata di Internet

Senin, 17 Agustus 2015 - 19:37 WIB
Snowden: NSA dan AT...
Snowden: NSA dan AT & T Kerja Sama Mata-mata di Internet
A A A
NEW YORK - National Security Agency (NSA) Amerika Serikat terungkap telah dibantu oleh AT & T selama puluhan tahun untuk memata-matai sejumlah besar lalu lintas dokumen melalui internet.

Dilansir dari IT Pro Portal, Minggu (17/8/2015), hubungan menakjubkan antara Badan Keamanan Nasional dan perusahaan telekomunikasi jauh melampaui kerja sama apapun yang berasal dari perusahaan lain.

Bukti yang diterbitkan oleh New York Times menunjukkan bahwa NSA memiliki pengaturan di tempat dengan AT & T dan Verizon, tetapi kemitraan dengan AT & T terbukti sangat menguntungkan.

Raksasa komunikasi disebutkan memiliki peralatan pengawasan untuk setidaknya 17 pusat web dan digunakan sebagai dasar pengujian untuk teknologi dan teknik mata-mata baru. Semua itu terungkap dalam batch dokumen baru Edward Snowden.

Dokumen bersama-sama telah dilihat dan dianalisa oleh New York Times dan ProPublic, menunjukkan bahwa AT & T secara aktif bekerja sama dengan NSA dari 2003 hingga 2013.

Meskipun tidak diketahui apakah kesepakatan operasi masih dilakukan, tampak seolah-olah itu telah ada sebelum periode diungkap dokumen. Kesediaan ekstrem AT & T untuk membantu NSA menuai pujian - tidak mengherankan mengingat kolaborasi memberi akses NSA miliaran email yang dikirim melalui jaringan AT & T.

Dalam dokumen pejabat NSA menyebutkan bahwa ini adalah kemitraan, bukan hubungan kontrak.

Hal ini juga mengungkapkan bahwa AT & T membantu NSA untuk memata-matai PBB dengan memungkinkan akses ke jalur komunikasi itu diberikan kepada HQ PBB. Dokumen menunjukkan bahwa AT & T adalah mitra NSA pertama yang memungkinkan sistem pengumpulan data jaringan pada September 2003.

Operasi ini mengambil lebih dari satu juta email per hari berdasarkan pemilihan kata kunci.

"Kami juga belajar bahwa NSA menghabiskan USD188,9 juta dalam program Fairview pada 2011. Hubungan perusahaan menyediakan akses unik untuk telekomunikasi lainnya dan ISP," catat dokumen yang diungkap Snowden.

Ini tampaknya telah terjadi bahwa AT & T bertanggung jawab untuk melakukan pengawasan atas nama NSA, menyampaikan data berdasarkan berbagai perubahan dan kebutuhan.
(dmd)
Berita Terkait
Akses Data Lebih Cepat,...
Akses Data Lebih Cepat, Perlukah In-Memory Database?
Cloudflare Ungkap Tren...
Cloudflare Ungkap Tren Penggunaan Internet 2025 Naik 19%
Kebutuhan Internet Cepat...
Kebutuhan Internet Cepat Melesat, Biznet Operasikan 65.000 Server
Bukan Hanya RI, Negara...
Bukan Hanya RI, Negara Lain Juga Tuntut Data Center OTT di Dalam Negeri
Pakar: Tidak ada Korelasi...
Pakar: Tidak ada Korelasi Data Center dengan Keamanan Data Pengguna
Ini Risiko Jika Data...
Ini Risiko Jika Data Pribadi Kita Disalahgunakan di Internet!
Berita Terkini
Orang Kaya Misterius...
Orang Kaya Misterius Membeli Fosil Dinosaurus
1 jam yang lalu
5 Rekomendasi Laptop...
5 Rekomendasi Laptop Terbaik untuk Kerja Kantoran di Tahun 2026
6 jam yang lalu
Perkuat Pasar Teknologi...
Perkuat Pasar Teknologi Nasional, Bachrum Lubis Siap Pimpin StratLogic.AI Akselerasi Transformasi AI Indonesia
8 jam yang lalu
Robot Humanoid Cetak...
Robot Humanoid Cetak Sejarah, Berhasil Melakukan Operasi Jarak Jauh Pertama di Dunia
10 jam yang lalu
OnePlus Tersingkir dari...
OnePlus Tersingkir dari AS, Apple dan Samsung Untung Besar
13 jam yang lalu
Universitas di AS Membatasi...
Universitas di AS Membatasi Mahasiswa Baru Menggunakan AI
1 hari yang lalu
Infografis
Pemerintah Tetapkan...
Pemerintah Tetapkan 25 Hari Libur dan Cuti Bersama di Tahun 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved