Ini Cara Membedakan TV UHD Asli dan Palsu

Sabtu, 20 Juni 2015 - 12:18 WIB
Ini Cara Membedakan...
Ini Cara Membedakan TV UHD Asli dan Palsu
A A A
JAKARTA - Banyaknya peminat TV Ultra High Definition (UHD) di pasar ternyata mengakibatkan dampak negatif. Yakni, beredarnya TV UHD di pasaran tidak sesuai dengan standar internasional.

Produk TV yang mulai bermunculan sejak 1-2 bulan terakhir itu menggunakan teknologi RGBWhite untuk menambahkan jumlah piksel, mengakibatkan kualitas gambar memiliki kontras warna dan tingkat brightness lebih rendah dibanding TV UHD sebenarnya.

Konsumen lebih berhati-hati ketika ingin membeli TV UHD. Harus ada edukasi ke konsumen. Karena ketika mereka (konsumen) membeli TV UHD, seharusnya mereka juga mendapatkan eksperiens UHD, bukan sebaliknya,

Bagaimana Membedakan TV UHD Palsu dan Asli?

1. Bertanya kepada penjual standar resolusi UHD TV. Resolusi UHD standar international adalah 3840 x 2160 pixel (RGB color 8,3 megapixels, rasio aspek 16:9).

2. Cari sertifikasi logo UHD di UHD TV yang sesuai standar Consumer Electronics Association (CEA) di Amerika dan Digital Europe (DE) di Eropa.

3. Harga TV dengan resolusi dibawah standar UHD (misalnya 2880 x 2160 pixel atau 6,2 juta pixel) biasanya 15-20% lebih murah dibanding TV UHD.

4. Memfoto gambar tidak bergerak dengan banyak warna merah, abu-abu, atau kuning pada layar dengan mengaktifkan optical zoom 8x (disarankan kamera ponsel diatas 3 MP). Hasil pemotretan RBG (red blue green) di TVberlayar dibawah standar UHD akan tampak pola Red-Blue-Green-White. Sementara, TVUHD dengan standar 3840 x 2160 pixel akan tampak pola Red-Blue-Green.

5. Tanyakan kepada penjual, apakah TV UHD tersebut benar memakai RGB panel, bukan RGB White.

Kerugian Membeli TV UHD Palsu

1.Ekspektasi kualitas terhadap UHD TV tidak terpenuhi, karena akan banyak hal yang dikorbankan. Seperti detil warna.

2. Sub piksel putih RGB White di TV UHD palsu akan merusak pola garis vertikal dan horizontal pada gambar.

3. Kualitas warna tidak sesuai, misalnya warna merah tidak terang atau pudar.

4. Konsumen tidak akan mendapat resolusi UHD yang sesuai, yang berarti tidak mendapatkan kualitas gambar standar UHD yang sebenarnya.
(dol)
Berita Terkait
Hits Spotify Wrapped...
Hits Spotify Wrapped 2022, Ini Cara Membuatnya
Tips Cek Ban Motor Bocor...
Tips Cek Ban Motor Bocor Halus Tanpa Harus ke Tukang Tambal
Cara Cuci Mobil dengan...
Cara Cuci Mobil dengan Cat Matte
Cara Mengurus Ganti...
Cara Mengurus Ganti Rugi Kendaraan Tertimpa Pohon
Adobe Flash Player Dimatikan,...
Adobe Flash Player Dimatikan, Pengguna Diminta Segera Uninstall
Ini Cara Print Bolak-Balik...
Ini Cara Print Bolak-Balik secara Otomatis dan Manual
Berita Terkini
Nvidia RTX Spark: Superkomputer...
Nvidia RTX Spark: Superkomputer Kemasan Sachet, Bikin Intel dan AMD Keringat Dingin
1 jam yang lalu
Korea Selatan Kembangkan...
Korea Selatan Kembangkan Teknologi Mesin Metana untuk Roket Luar Angkasa
2 jam yang lalu
Meta Luncurkan Agen...
Meta Luncurkan Agen Bisnis di WhatsApp, Instagram, dan Messenger
7 jam yang lalu
Heboh Grab Dikabarkan...
Heboh Grab Dikabarkan Kabur Gara-Gara Aturan Baru, CEO Neneng Buka Suara
7 jam yang lalu
Ambisi Gila IPO SpaceX:...
Ambisi Gila IPO SpaceX: Kejar Rp1.350 Triliun dalam Semalam
8 jam yang lalu
Mengapa Indonesia Mendadak...
Mengapa Indonesia Mendadak Jadi Kiblat Baru ChatGPT Images 2.0?
9 jam yang lalu
Infografis
Piala Dunia 2026: Panggung...
Piala Dunia 2026: Panggung Terakhir Messi-Ronaldo dan Lahirnya Era Baru
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved