Keluarkan Granat Aktif dari Dada Tentara Ukraina, Tim Dokter Gunakan Teknik Tak Lazim

Rabu, 18 Januari 2023 - 06:55 WIB
loading...
A A A
Operasi itu mungkin yang pertama dalam perang saat ini antara Ukraina dan Rusia, tetapi operasi seperti itu pernah terjadi sebelumnya. Sebuah studi tahun 1999 di jurnal Military Medicine melihat data militer AS dan menemukan 36 kasus persenjataan yang tidak meledak dikeluarkan dari pasien antara Perang Dunia II dan publikasi penelitian.

Baca juga; RS Lapangan RSPAD Gatot Soebroto Sukses Operasi Pasien Debridement dan Necrotomy

Ada empat pasien meninggal karena luka mereka sebelum operasi dapat dilakukan, namun 32 operasi lainnya berhasil. Pada tahun 2006, tim dokter militer AS di Afghanistan mengeluarkan granat yang tidak meledak dari perut Prajurit AS Channing Moss.
Keluarkan Granat Aktif dari Dada Tentara Ukraina, Tim Dokter Gunakan Teknik Tak Lazim


Pada tahun 2014, dokter mengeluarkan amunisi yang berpotensi meledak dari kepala seorang wanita hamil berusia 23 tahun di Afghanistan. Meskipun benda itu ternyata adalah peluru logam non-ledakan, dokter mengambil tindakan pencegahan yang serupa dengan yang diambil oleh dokter Ukraina dalam kasus baru-baru ini.

Para dokter tidak menggunakan perangkat elektrokauter, yang mereka dokumentasikan dalam laporan kasus tahun 2016. Sistem Trauma Gabungan Departemen Pertahanan AS bahkan memiliki panduan resmi tentang cara menangani kasus semacam itu.

Namun demikian, operasi Ukraina yang sukses menandai kasus di mana semuanya berjalan dengan baik dalam situasi yang berpotensi mematikan dan menegangkan. "Saya pikir kasus ini akan masuk dalam buku teks medis," tulis Gerashchenko.
(wib)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Perang Rusia-Ukraina...
Perang Rusia-Ukraina Memicu Perlombaan Senjata AI
Sukhoi Su-47 Fondasi...
Sukhoi Su-47 Fondasi Teknologi Jet Tempur Generasi Berikutnya
Palantir Uji Coba AI...
Palantir Uji Coba AI Tempur di Perang Ukraina, Ini Fungsinya
Bongkar Teknologi Rudal...
Bongkar Teknologi Rudal Siluman Su-57 yang Timbulkan Masalah di Ukraina
Diserang Drone, Rumah...
Diserang Drone, Rumah Putin Ternyata Dilindungi Teknologi Anti-Nuklir
Dibantu Eropa, Diam-diam...
Dibantu Eropa, Diam-diam Ukraina Serang Rusia dari Luar Angkasa
Serangan Rudal Gila-gilaan...
Serangan Rudal Gila-gilaan Rusia Gempur Ibu Kota Ukraina, 27 Orang Tewas
Rusia Balas Dendam!...
Rusia Balas Dendam! Rudal dan Drone Gempur Ukraina, 11 Orang Tewas
Siapa Vadym Yermolaiev?...
Siapa Vadym Yermolaiev? Taipan Ukraina yang Terluka dalam Ledakan di Monako
Rekomendasi
Elnusa Petrofin Salurkan...
Elnusa Petrofin Salurkan Perdana Biosolar B50 untuk Sektor Industri
Kantongi Restu OJK,...
Kantongi Restu OJK, Dua Pemegang Saham Utama CASH Siap Kawal Rights Issue Rp237,2 Miliar
Tio Pakusadewo Belum...
Tio Pakusadewo Belum Jalani Operasi Katup Jantung, Dewi Irawan Ungkap Alasannya
Berita Terkini
Sekolah untuk Robot...
Sekolah untuk Robot Humanoid Resmi Dibuka, Ini Pelajarannya
Bulan Juni 2026, Ilmuwan...
Bulan Juni 2026, Ilmuwan Sebut Air Laut Mulai Mendidih
Meta Bantah Tuduhan...
Meta Bantah Tuduhan Medsosnya Menyebabkan Anak-anak Kecanduan
AS Menguji Pertempuran...
AS Menguji Pertempuran Udara Jarak Jauh dengan Dukungan AI F-16
AI for Life: Ketika...
AI for Life: Ketika Kampus Mulai Bicara Etika, Bukan Sekadar Teknologi
Bot Judi Online Kini...
Bot Judi Online Kini Lebih Canggih: Deteksi Konten Viral, Langsung Banjiri Ribuan Komentar
Infografis
600 Tentara Korea Utara...
600 Tentara Korea Utara Tewas saat Perang Melawan Ukraina
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved