Sapi Betina Hasil Kloning Pertama Rusia Melahirkan, Berat Anak Sapi 40 Kg
Sabtu, 14 Januari 2023 - 12:58 WIB
loading...
A
A
A
Dia menjelaskan bahwa platform teknologi utama untuk penyuntingan genom sapi dan hewan ternak lainnya menggunakan transfer nuklir sel somatik (SCNT) dengan sel somatik yang dimodifikasi secara genetik. Itulah sebabnya para spesialis sedang melakukan penelitian untuk meningkatkan tahapan yang sangat penting dari rantai teknologi.
![Sapi Betina Hasil Kloning Pertama Rusia Melahirkan, Berat Anak Sapi 40 Kg]()
Sementara itu, Petr Sergiev, seorang ilmuwan Rusia menjelaskan bahwa mengkloning sapi adalah uji coba untuk menghasilkan hewan yang diedit gennya. Mereka menggunakan teknologi CRISPR/Cas9 untuk mengeluarkan dua gen yang bertanggung jawab atas beta-laktoglobulin dalam genom sapi yang dapat menghasilkan hipoalergenik susu.
Baca juga; China Berhasil Lahirkan Serigala Kutub Kloning Pertama di Dunia
Tujuan akhir pengembangan sapi kloning adalah menciptakan kawanan sapi yang secara alami dapat menghasilkan susu bebas laktosa untuk orang-orang dengan masalah malabsorpsi laktosa. Sergiev menambahkan mengembangkan teknologi ini bukanlah proses yang 100% pasti dan cukup mahal.

Sementara itu, Petr Sergiev, seorang ilmuwan Rusia menjelaskan bahwa mengkloning sapi adalah uji coba untuk menghasilkan hewan yang diedit gennya. Mereka menggunakan teknologi CRISPR/Cas9 untuk mengeluarkan dua gen yang bertanggung jawab atas beta-laktoglobulin dalam genom sapi yang dapat menghasilkan hipoalergenik susu.
Baca juga; China Berhasil Lahirkan Serigala Kutub Kloning Pertama di Dunia
Tujuan akhir pengembangan sapi kloning adalah menciptakan kawanan sapi yang secara alami dapat menghasilkan susu bebas laktosa untuk orang-orang dengan masalah malabsorpsi laktosa. Sergiev menambahkan mengembangkan teknologi ini bukanlah proses yang 100% pasti dan cukup mahal.
(wib)
Lihat Juga :