Mampu Ukur Tingkat Polusi Udara, Satelit NASA Pantau Pembangkit Listrik Batubara Raksasa
Jum'at, 13 Januari 2023 - 16:06 WIB
loading...
A
A
A
Dengan menganalisis semburan emisi pabrik seperti yang terdeteksi satelit antara 2017 dan 2022, tim peneliti melihat perubahan tingkat karbon dioksida yang konsisten dengan fluktuasi per jam. Pembangkit Listrik Bełchatów yang mampu menghasilkan daya hingga 5.102 megawatt, juga mengeluarkan lebih dari 1 miliar ton karbon dioksida ke atmosfer sejak beroperasi pada tahun 1988.
Baca juga; China Luncurkan 3 Satelit Mata-Mata Terbaru Yaogan 35
“Pendekatan dengan satelit OCO-2 dan OCO-3 dapat diterapkan pada lebih banyak pembangkit listrik atau dimodifikasi untuk emisi karbon dioksida dari kota atau Negara. Satelit ini memberikan gambaran yang lebih rinci tentang emisi karbon dioksida, sehingga dapat membantu melacak keefektifan kebijakan untuk mengurangi emisi," kata Ray Nassar, seorang peneliti senior di Lingkungan dan Perubahan Iklim Kanada.
Badan Antariksa Eropa (ESA) saat ini sedang mengembangkan konstelasi satelit khusus untuk mengukur emisi karbon dioksida dari sumber industri. Konstelasi, yang disebut CO2M dan diumumkan pada 2021, akan mencapai luar angkasa pada akhir 2025 atau awal 2026.
Sementara itu, NASA mengatakan akan memperluas operasi OCO-3, yang menampilkan mode observasi pemetaan, cocok untuk memantau sumber emisi, seperti pembangkit listrik individu. “Kami melihat bahwa melakukan pengukuran pada waktu yang tepat dan pada skala yang tepat sangatlah penting,” tambah Chatterjee.
Baca juga; China Luncurkan 3 Satelit Mata-Mata Terbaru Yaogan 35
“Pendekatan dengan satelit OCO-2 dan OCO-3 dapat diterapkan pada lebih banyak pembangkit listrik atau dimodifikasi untuk emisi karbon dioksida dari kota atau Negara. Satelit ini memberikan gambaran yang lebih rinci tentang emisi karbon dioksida, sehingga dapat membantu melacak keefektifan kebijakan untuk mengurangi emisi," kata Ray Nassar, seorang peneliti senior di Lingkungan dan Perubahan Iklim Kanada.
Badan Antariksa Eropa (ESA) saat ini sedang mengembangkan konstelasi satelit khusus untuk mengukur emisi karbon dioksida dari sumber industri. Konstelasi, yang disebut CO2M dan diumumkan pada 2021, akan mencapai luar angkasa pada akhir 2025 atau awal 2026.
Sementara itu, NASA mengatakan akan memperluas operasi OCO-3, yang menampilkan mode observasi pemetaan, cocok untuk memantau sumber emisi, seperti pembangkit listrik individu. “Kami melihat bahwa melakukan pengukuran pada waktu yang tepat dan pada skala yang tepat sangatlah penting,” tambah Chatterjee.
(wib)
Lihat Juga :