Rusia Kirim Kapsul Soyuz Baru ke ISS pada 20 Februari 2023, Pengganti Pesawat Luar Angkasa yang Bocor
Kamis, 12 Januari 2023 - 18:01 WIB
loading...
A
A
A
“Masalah utama untuk mendarat dengan Soyuz saat ini adalah kondisi termal. Karena kami kehilangan kemampuan pendingin pada Soyuz, jika semua peralatan diaktifkan, kompartemen peralatan dan kru, suhunya menjadi tinggi,” kata Sergei Krikalev, Direktur Eksekutif Roscosmos untuk Sistem Penerbangan Luar Angkasa Manusia.
Suhu di dalam Soyuz bisa mencapai 104 derajat Fahrenheit atau 40 derajat Celcius selama perjalanan kembali ke Bumi. "Suhu di daerah tersebut tidak akan sehat bagi para kru," tambah Montalbano.
Krikalev menambahkan bahwa tingkat kelembapan juga akan naik di ruang tertutup kapsul. Padahal perjalanan kembali Soyuz ke Bumi memakan waktu setidaknya enam jam dan bisa lebih lama.
Baca juga; Rusia Tolak Bantuan AS untuk Evakuasi Awak Soyuz MS-22
“Pesawat ruang angkasa Soyuz MS-23 yang baru akan dimuat dengan kargo ekstra sebagai pengganti awak manusia saat diluncurkan,” kata Krikalev yang juga kosmonot veteran Rusia.
Suhu di dalam Soyuz bisa mencapai 104 derajat Fahrenheit atau 40 derajat Celcius selama perjalanan kembali ke Bumi. "Suhu di daerah tersebut tidak akan sehat bagi para kru," tambah Montalbano.
Krikalev menambahkan bahwa tingkat kelembapan juga akan naik di ruang tertutup kapsul. Padahal perjalanan kembali Soyuz ke Bumi memakan waktu setidaknya enam jam dan bisa lebih lama.
Baca juga; Rusia Tolak Bantuan AS untuk Evakuasi Awak Soyuz MS-22
“Pesawat ruang angkasa Soyuz MS-23 yang baru akan dimuat dengan kargo ekstra sebagai pengganti awak manusia saat diluncurkan,” kata Krikalev yang juga kosmonot veteran Rusia.

Lihat Juga :