Mengenal Jet Tempur Supersonik VTOL Yak-141 Rusia, Teknologi Canggihnya Dipakai Pesawat F-35 AS
Senin, 09 Januari 2023 - 19:32 WIB
loading...
A
A
A
Yakovlev dan Lockheed Martin berkolaborasi dari tahun 1991 hingga 1997, dan segera setelah itu, perkembangan pesawat tempur VTOL AS mulai bergerak maju. Prototipe X-35A pertama diluncurkan pada tahun 2000 dan dibuat perdananya pada tahun yang sama.
Pada tahun 2015, pesawat F-35 menghadirkan versi lepas landas pendek dan pendaratan vertikal (VTOL), yaitu F-35B, yang dioperasikan Korps Marinir AS. Sorotan fokus pada teknologi nozzle putar tiga bagian pada F-35 sangat mirip dengan Yak-141.
AS secara radikal mengubah desain nosel putar Pratt & Whitney 3BSD. Lokasi kompartemen kipas pengangkat dan boom ekor badan pesawat dipasang relatif terhadap mesin pengangkat pada sudut yang sama seperti pada Yak-141.
![Mengenal Jet Tempur Supersonik VTOL Yak-141 Rusia, Teknologi Canggihnya Dipakai Pesawat F-35 AS]()
Di tengah badan pesawat, F-35B menggunakan skema yang cenderung sederhana dan efektif, menggunakan lift fan “dingin”. Transmisinya digerakkan dari mesin piston dengan nozzel berputar.
Baca juga; MiG-35 Fulcrum-F, Pesawat Tempur Rusia Paling Canggih yang Gagal Bersinar
Bedanya, pada pesawat Yak-141, nozzel yang berputar memiliki struktur berlapis-lapis, dengan setiap lapisan terbuat dari jenis paduan khusus. Vanadium-titanium dan vanadium-chromium membentuk dasarnya. Sedangkan rotating nozzle F-35 menggunakan keramik tahan panas, sama seperti Space Shuttle.
Sampai Desember 2022, lebih dari 875 unit pesawat F-35 telah diproduksi AS. Ada tiga modifikasi, pertama versi dasar disebut F-35A dan dianggap paling sederhana. Ada versi lepas landas pendek F-35C VTOL yang dibuat dari versi F-35B adalah yang paling canggih secara teknis di jajaran F-35. Program pengembangannya menelan biaya USD55,1 miliar.
Pada tahun 2015, pesawat F-35 menghadirkan versi lepas landas pendek dan pendaratan vertikal (VTOL), yaitu F-35B, yang dioperasikan Korps Marinir AS. Sorotan fokus pada teknologi nozzle putar tiga bagian pada F-35 sangat mirip dengan Yak-141.
AS secara radikal mengubah desain nosel putar Pratt & Whitney 3BSD. Lokasi kompartemen kipas pengangkat dan boom ekor badan pesawat dipasang relatif terhadap mesin pengangkat pada sudut yang sama seperti pada Yak-141.

Di tengah badan pesawat, F-35B menggunakan skema yang cenderung sederhana dan efektif, menggunakan lift fan “dingin”. Transmisinya digerakkan dari mesin piston dengan nozzel berputar.
Baca juga; MiG-35 Fulcrum-F, Pesawat Tempur Rusia Paling Canggih yang Gagal Bersinar
Bedanya, pada pesawat Yak-141, nozzel yang berputar memiliki struktur berlapis-lapis, dengan setiap lapisan terbuat dari jenis paduan khusus. Vanadium-titanium dan vanadium-chromium membentuk dasarnya. Sedangkan rotating nozzle F-35 menggunakan keramik tahan panas, sama seperti Space Shuttle.
Sampai Desember 2022, lebih dari 875 unit pesawat F-35 telah diproduksi AS. Ada tiga modifikasi, pertama versi dasar disebut F-35A dan dianggap paling sederhana. Ada versi lepas landas pendek F-35C VTOL yang dibuat dari versi F-35B adalah yang paling canggih secara teknis di jajaran F-35. Program pengembangannya menelan biaya USD55,1 miliar.
(wib)
Lihat Juga :