Sebelum Lapisan Es Purba Mencair, Selat Bering Merupakan Daratan Penghubung Asia dan Amerika Utara
Kamis, 05 Januari 2023 - 19:39 WIB
loading...
A
A
A
Para arkeolog telah lama percaya bahwa manusia pertama kali menetap di Amerika Utara pada 16.000 tahun yang lalu. Tetapi temuan yang lebih baru, seperti sisa-sisa Mammoth pada tahun 2013 di New Mexico dan jejak kaki manusia pada tahun 2021, menunjukkan bahwa manusia mencapai Amerika setidaknya 5.000 hingga 10.000 tahun lebih awal dari perkiraan sebelumnya.
Baca juga; Gletser Kiamat Antartika Mencair Lebih Cepat, Kondisinya Bikin Ngeri Seluruh Dunia
![Sebelum Lapisan Es Purba Mencair, Selat Bering Merupakan Daratan Penghubung Asia dan Amerika Utara]()
Studi baru menggunakan analisis isotop nitrogen dalam sedimen dasar laut untuk menentukan kapan Selat Bering dibanjiri selama 46.000 tahun terakhir, yang memungkinkan air Samudra Pasifik mengalir ke Samudra Arktik. Penulis pertama Jesse Farmer di Universitas Princeton memimpin analisis isotop, mengukur rasio isotop nitrogen dalam sisa-sisa plankton laut yang diawetkan dalam inti sedimen yang dikumpulkan dari dasar laut di tiga lokasi di Samudra Arktik barat.
“Artinya, lebih dari 50 persen volume es global pada Maksimum Glasial Terakhir tumbuh setelah 46.000 tahun lalu. Ini penting untuk memahami umpan balik antara iklim dan lapisan es, karena menunjukkan bahwa ada penundaan substansial dalam perkembangan lapisan es setelah suhu global turun,” tambah Pico.
Baca juga; Gletser Kiamat Antartika Mencair Lebih Cepat, Kondisinya Bikin Ngeri Seluruh Dunia

Studi baru menggunakan analisis isotop nitrogen dalam sedimen dasar laut untuk menentukan kapan Selat Bering dibanjiri selama 46.000 tahun terakhir, yang memungkinkan air Samudra Pasifik mengalir ke Samudra Arktik. Penulis pertama Jesse Farmer di Universitas Princeton memimpin analisis isotop, mengukur rasio isotop nitrogen dalam sisa-sisa plankton laut yang diawetkan dalam inti sedimen yang dikumpulkan dari dasar laut di tiga lokasi di Samudra Arktik barat.
“Artinya, lebih dari 50 persen volume es global pada Maksimum Glasial Terakhir tumbuh setelah 46.000 tahun lalu. Ini penting untuk memahami umpan balik antara iklim dan lapisan es, karena menunjukkan bahwa ada penundaan substansial dalam perkembangan lapisan es setelah suhu global turun,” tambah Pico.
(wib)
Lihat Juga :