Sensor AOA Boeing 737-8 Max Jadi Penyebab Jatuhnya Pesawat Ethiopian Airlines

Minggu, 25 Desember 2022 - 19:29 WIB
loading...
Sensor AOA Boeing 737-8...
Pada 10 Maret 2019, penerbangan ET 302 dalam perjalanan dari Addis Ababa ke Nairobi jatuh beberapa menit setelah lepas landas, menewaskan semua penumpang dan awak, lapor Xinhua. FOTO/ IST
A A A
ADDIS ABABA - Kecelakaan Boeing 737-8 Max milik Ethiopian Airlines yang menewaskan 157 orang pada 2019 disebabkan oleh kegagalan fitur keselamatan pesawat tersebut bermasalah.

BACA JUGA - Pesawat China Eastern Airlines Jatuh, Boeing Jadi Sorotan

Pada 10 Maret 2019, penerbangan ET 302 dalam perjalanan dari Addis Ababa ke Nairobi jatuh beberapa menit setelah lepas landas, menewaskan semua penumpang dan awak, lapor Xinhua.

Laporan akhir kecelakaan menyimpulkan bahwa kecelakaan itu disebabkan oleh kegagalan fitur keselamatan, kata Menteri Transportasi dan Logistik Ethiopia, Dagmawit Moges.

“Sensor Left Angle of Attack (AOA) pesawat tidak berfungsi setelah lepas landas dan mengakibatkan data yang rusak dikirim ke sistem kontrol penerbangan,''

Data yang salah kemudian memicu Maneuvering Characteristics Augmentation System (MCAS) yang menyebabkan pilot kehilangan kendali," kata Moges seperti dikutip Kantor Berita Ethiopia (ENA).

MCAS adalah fitur keselamatan otomatis yang dirancang untuk pesawat 737 Max 8.

Moges mengatakan, laporan akhir dikeluarkan berdasarkan laporan sementara dan sementara sebelumnya.

Insiden tersebut mendorong Ethiopian Airlines termasuk banyak maskapai lain di seluruh dunia untuk menangguhkan operasi pesawat Boeing 737 MAX.
(wbs)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kuburan Paus Terbesar...
Kuburan Paus Terbesar dalam Sejarah Ditemukan di dasar Samudra Hindia
Iran Temukan Pangkalan...
Iran Temukan Pangkalan Angkatan Laut Berusia 2.000 Tahun di Selat Hormuz
Menganalisis Kekuatan...
Menganalisis Kekuatan Pesawat Su-35 dan Rafale setelah Pertemuan di Laut Baltik
Gerhana Matahari Total...
Gerhana Matahari Total Terlama Abad Ini Akan Segera Terjadi
Ilmuwan Pastikan AI...
Ilmuwan Pastikan AI Belum Bisa Kalahkan Teori Soal Iklim
Permukiman Prasejarah...
Permukiman Prasejarah Ditemukan di Gurun Yordania
Lithuania Siap Luncurkan...
Lithuania Siap Luncurkan Mobil yang Bisa Berubah Jadi Robot
Audi Nuvolari Spyder...
Audi Nuvolari Spyder versi Konvertibel Akan segera Diluncurkan
Pesawat Ini 2 Kali Gagal...
Pesawat Ini 2 Kali Gagal Mendarat di Bandara Puncak Gunung, Penumpang Menangis dan Pingsan
Rekomendasi
Industri Diajak Bergerak...
Industri Diajak Bergerak Cepat Adopsi Energi Surya
Kejagung: Sony Sanjaya...
Kejagung: Sony Sanjaya Tak Bisa Jadi Justice Collaborator Jika Menjadi Pelaku Utama
Suvenir Kapal Perang...
Suvenir Kapal Perang Mikasa dari Menhan Jepang untuk Presiden Prabowo
Berita Terkini
Adu Otak Bukan Otot:...
Adu Otak Bukan Otot: Lus Figo dan Ambisi Baru Game Mobile di Indonesia
Revolusi AI di Layar...
Revolusi AI di Layar Kaca: TV Premium LG 2026 Mengerti Logat Indonesia
Dari Bangkrut Saat Krisis...
Dari Bangkrut Saat Krisis 2008, MrBeast Kini Pimpin 1.000 Karyawan dan 500 Juta Pengikut
Saham SpaceX Ludes,...
Saham SpaceX Ludes, Rebutan Harta Karun Luar Angkasa Dimulai
Resmi Melantai, IPO...
Resmi Melantai, IPO SpaceX Cetak Sejarah dan Jadikan Elon Musk Triliuner Dunia Pertama
Kecerdasan Buatan Sedang...
Kecerdasan Buatan Sedang Mengubah Lanskap Keamanan Siber
Infografis
4 Alasan Selat Hormuz...
4 Alasan Selat Hormuz Jadi Medan Perang Mematikan Antara Iran dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved