Pesawat Luar Angkasa Soyuz MS-22 Berlubang, Nasibnya Diputuskan Akhir Bulan
Selasa, 20 Desember 2022 - 12:44 WIB
loading...
A
A
A
Benturan puing-puing luar angkasa adalah salah satu hipotesis yang paling kuat sebagai penyebab kebocoran Soyuz. Roscosmos saat ini sedang menilai apakah Soyuz MS-22, yang tampaknya tidak memiliki pendingin lagi, masih bisa dioperasikan. Keputusan nasib Soyuz MS-22 diumumkan pada akhir bulan.
Jika kapsul MS-22 dianggap tidak layak terbang, maka Roscosmos segera meluncurkan pesawat luar angkasa Soyuz lainnya dari Kosmodrom Baikonur milik Rusia di Kazakhstan. Penggantian pesawat luar angkasa perlu dilakukan untuk membawa pulang tiga astronot yang bertugas di ISS.
Baca juga; Soyuz, Pesawat Ruang Angkasa Rusia Saingan Crew Dragon AS
Soyuz MS-22, membawa kosmonot Sergey Prokopyev dan Dmitry Petelin serta astronot NASA Frank Rubio ke ISS pada bulan September. Ini dijadwalkan untuk menerbangkan ketiganya kembali ke Bumi pada bulan Maret.
Kapsul Soyuz MS-22 adalah salah satu dari dua pesawat luar angkasa yang menjadi kendaraan untuk menerbangkan astronot ke dan dari ISS. Selain itu, ada kapsul Crew Dragon milik SpaceX yang mampu membawa 4 astronot.
Jika kapsul MS-22 dianggap tidak layak terbang, maka Roscosmos segera meluncurkan pesawat luar angkasa Soyuz lainnya dari Kosmodrom Baikonur milik Rusia di Kazakhstan. Penggantian pesawat luar angkasa perlu dilakukan untuk membawa pulang tiga astronot yang bertugas di ISS.
Baca juga; Soyuz, Pesawat Ruang Angkasa Rusia Saingan Crew Dragon AS
Soyuz MS-22, membawa kosmonot Sergey Prokopyev dan Dmitry Petelin serta astronot NASA Frank Rubio ke ISS pada bulan September. Ini dijadwalkan untuk menerbangkan ketiganya kembali ke Bumi pada bulan Maret.
Kapsul Soyuz MS-22 adalah salah satu dari dua pesawat luar angkasa yang menjadi kendaraan untuk menerbangkan astronot ke dan dari ISS. Selain itu, ada kapsul Crew Dragon milik SpaceX yang mampu membawa 4 astronot.
(wib)
Lihat Juga :