Perjalanan SSI saat Mengikuti Program Inkubasi Startup Nasional
Jum'at, 02 Desember 2022 - 02:17 WIB
loading...
A
A
A
Menurut data, sektor startup yang mendominasi pendaftaran SSI sejak tahun pertama adalah pendidikan (24,9%), kesehatan (11,6%), dan pariwisata (9,6%). Di luar itu, terdapat pula 37,8% proporsi startup yang bergerak di sektor beragam (lain-lain).
Dalam proses seleksi dan evaluasi menentukan startup terpilih, SSI memiliki empat faktor penilaian utama, yaitu: profil dan pengalaman founder; product-market fit; potensi pasar dan potensi untuk scale-up; serta faktor diferensiasi dan lokalitas. Keempat faktor ini krusial dalam menentukan startup mana yang siap dibina ke level yang lebih tinggi.
Dari lima kali penyelenggaraan, dewan kurator SSI yang terdiri dari para ahli dan pelaku startup serta perusahaan ventura kapital telah mengidentifikasi empat tantangan utama yang dihadapi oleh startup tahap awal di Indonesia.
Yang paling utama adalah faktor diferensiasi (69%), dimana startup belum memiliki poin keunggulan dibandingkan kompetitor lokal & global, atau kesulitan membentuk produk yang sesuai dengan karakteristik dan preferensi masyarakat Indonesia.
Selain itu, 3 dari 5 startup (60%) masih kesulitan dalam mengidentifikasi target pasar dan pain points-nya, sehingga pertumbuhan bisnis terhambat (kurang dari 10% per bulan atau menunjukkan tren penurunan).
Faktor lain yang kerap menjadi hambatan adalah rekam jejak para founder. Lebih dari setengah startup (54%) dijalankan oleh founder yang kurang/belum berpengalaman dalam sektor teknologi/bisnis. Sebagian diantaranya juga belum memiliki penguasaan mindset kewirausahaan yang baik untuk mengambil keputusan bisnis strategis.
Selain itu, 45% startup tahap awal beroperasi di sektor pasar yang belum matang, terlalu niche, atau memiliki barrier of entry yang tinggi, sehingga membutuhkan edukasi pasar intensif. Hal ini akan membuat startup tersebut kesulitan untuk scale up dan mengembangkan lini bisnis mereka. Faktor-faktor inilah yang menjadi pertimbangan tim juri SSI dalam menentukan jajaran startup finalis yang siap untuk dibina.
Dalam proses seleksi dan evaluasi menentukan startup terpilih, SSI memiliki empat faktor penilaian utama, yaitu: profil dan pengalaman founder; product-market fit; potensi pasar dan potensi untuk scale-up; serta faktor diferensiasi dan lokalitas. Keempat faktor ini krusial dalam menentukan startup mana yang siap dibina ke level yang lebih tinggi.
Dari lima kali penyelenggaraan, dewan kurator SSI yang terdiri dari para ahli dan pelaku startup serta perusahaan ventura kapital telah mengidentifikasi empat tantangan utama yang dihadapi oleh startup tahap awal di Indonesia.
Yang paling utama adalah faktor diferensiasi (69%), dimana startup belum memiliki poin keunggulan dibandingkan kompetitor lokal & global, atau kesulitan membentuk produk yang sesuai dengan karakteristik dan preferensi masyarakat Indonesia.
Selain itu, 3 dari 5 startup (60%) masih kesulitan dalam mengidentifikasi target pasar dan pain points-nya, sehingga pertumbuhan bisnis terhambat (kurang dari 10% per bulan atau menunjukkan tren penurunan).
Faktor lain yang kerap menjadi hambatan adalah rekam jejak para founder. Lebih dari setengah startup (54%) dijalankan oleh founder yang kurang/belum berpengalaman dalam sektor teknologi/bisnis. Sebagian diantaranya juga belum memiliki penguasaan mindset kewirausahaan yang baik untuk mengambil keputusan bisnis strategis.
Selain itu, 45% startup tahap awal beroperasi di sektor pasar yang belum matang, terlalu niche, atau memiliki barrier of entry yang tinggi, sehingga membutuhkan edukasi pasar intensif. Hal ini akan membuat startup tersebut kesulitan untuk scale up dan mengembangkan lini bisnis mereka. Faktor-faktor inilah yang menjadi pertimbangan tim juri SSI dalam menentukan jajaran startup finalis yang siap untuk dibina.
Lihat Juga :