Piala Dunia 2022 Qatar Banyak Dibekali Teknologi Tak Biasa
Selasa, 29 November 2022 - 09:00 WIB
loading...
A
A
A
Misalnya saja teknologi garis gawang terbaru yang diperkenalkan di Piala Dunia 2022 Qatar tahun ini. Teknologi tersebut sudah dibekali dengan kecerdasan buatan yang bisa dengan sangat detail memastikan sebuah bola telah melewati garis gawang secara keseluruhan atau tidak.
Begitu juga dengan teknologi offside semi otomatis yang telah banyak memakan korban di Piala Dunia Qatar 2022. Teknologi ini menggunakan 12 kamera pelacak khusus yang dipasang di bawah atap stadion untuk melacak bola dan hingga 29 titik data dari setiap pemain.
Teknologi akan melakukannya sebnyak 50 kali per detik dan menghitung posisi tepat mereka di lapangan. 29 poin data yang dikumpulkan mencakup semua anggota tubuh dan ekstremitas yang relevan untuk melakukan panggilan offside.
Untuk mendeteksi insiden offside yang ketat, sensor unit pengukuran inersia (IMU) juga ditempatkan di dalam bola. Sensor ini, diposisikan di tengah bola, mengirimkan data bola ke ruang operasi video 500 kali per detik, memungkinkan pendeteksian titik tendangan yang sangat tepat.
Dengan menggabungkan data pelacakan tungkai dan bola serta menerapkan kecerdasan buatan, teknologi baru ini memberikan peringatan offside otomatis kepada ofisial pertandingan video di dalam ruang operasi video. Jadi setiap kali bola diterima oleh penyerang yang berada dalam posisi offside saat ini akan langsung terdeteksi dengan cepat.
Baca juga : Teknologi Ini Bikin Oli Karya Anak Bangsa Punya Standar Internasional
Begitu juga dengan teknologi offside semi otomatis yang telah banyak memakan korban di Piala Dunia Qatar 2022. Teknologi ini menggunakan 12 kamera pelacak khusus yang dipasang di bawah atap stadion untuk melacak bola dan hingga 29 titik data dari setiap pemain.
Teknologi akan melakukannya sebnyak 50 kali per detik dan menghitung posisi tepat mereka di lapangan. 29 poin data yang dikumpulkan mencakup semua anggota tubuh dan ekstremitas yang relevan untuk melakukan panggilan offside.
Untuk mendeteksi insiden offside yang ketat, sensor unit pengukuran inersia (IMU) juga ditempatkan di dalam bola. Sensor ini, diposisikan di tengah bola, mengirimkan data bola ke ruang operasi video 500 kali per detik, memungkinkan pendeteksian titik tendangan yang sangat tepat.
Dengan menggabungkan data pelacakan tungkai dan bola serta menerapkan kecerdasan buatan, teknologi baru ini memberikan peringatan offside otomatis kepada ofisial pertandingan video di dalam ruang operasi video. Jadi setiap kali bola diterima oleh penyerang yang berada dalam posisi offside saat ini akan langsung terdeteksi dengan cepat.
Baca juga : Teknologi Ini Bikin Oli Karya Anak Bangsa Punya Standar Internasional
Lihat Juga :