Kemendikbud Order Perdana Laptop Produksi PT Inti, Ini Spesifikasi Intibook
Kamis, 24 November 2022 - 17:03 WIB
loading...
Laptop Intibook diklaim memiliki kandungan lokal hampir 50 persen. Foto: ist
A
A
A
JAKARTA - Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) Republik Indonesia tercatat sebagai pembeli perdana laptop buatan PT Industri Telekomunikasi Indonesia (Persero) atau PT INTI. Pembelian produk laptop bernama “Intibook” tersebut merupakan wujud nyata dukungan instansi pemerintah terhadap program Peningkatan Penggunaan Produk Dalam Negeri (P3DN).
Pada tahap perdana, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia telah melakukan pembelian “Intibook” untuk dipergunakan pada Desember 2022 yang merujuk pada Surat Perintah Kerja Nomor tentang Paket Pekerjaan Peralatan Perkantoran (Inventaris) tertanggal 22 November 2022. Targetnya, inisiasi dukungan terhadap penggunaan alat olah data buatan PT INTI (Persero) itu akan berlanjut secara berkesinambungan pada tahun anggaran 2023.
“Alhamdulillah intibook, salah satu inovasi PT INTI (Persero) mendapat support penuh dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. Hal ini merupakan dukungan nyata entitas pemerintah dalam mewujudkan kemandirian industri dalam negeri,” ungkap Direktur Utama PT INTI (Persero) Edi Witjara, dalam keterangan tertulis yang diterima SINDOnews, Kamis (24/11/2022).
Baca juga; Jangan Keliru, Ini Perbedaan Laptop Merah Putih dan Laptop Kemendikbudristek
Pada tahun 2023, PT INTI (Persero) siap menyediakan 60.000 perangkat Intibook dengan kapasitas produksi sebesar 5.000 unit per bulan. Laptop Intibook ini diklaim memiliki Tingkat Kandungan Dalam Negeri (TKDN) dan Bobot Manfaat Perusahaan (BMP) sebesar 48,73%.
Pada tahap perdana, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia telah melakukan pembelian “Intibook” untuk dipergunakan pada Desember 2022 yang merujuk pada Surat Perintah Kerja Nomor tentang Paket Pekerjaan Peralatan Perkantoran (Inventaris) tertanggal 22 November 2022. Targetnya, inisiasi dukungan terhadap penggunaan alat olah data buatan PT INTI (Persero) itu akan berlanjut secara berkesinambungan pada tahun anggaran 2023.
“Alhamdulillah intibook, salah satu inovasi PT INTI (Persero) mendapat support penuh dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. Hal ini merupakan dukungan nyata entitas pemerintah dalam mewujudkan kemandirian industri dalam negeri,” ungkap Direktur Utama PT INTI (Persero) Edi Witjara, dalam keterangan tertulis yang diterima SINDOnews, Kamis (24/11/2022).
Baca juga; Jangan Keliru, Ini Perbedaan Laptop Merah Putih dan Laptop Kemendikbudristek
Pada tahun 2023, PT INTI (Persero) siap menyediakan 60.000 perangkat Intibook dengan kapasitas produksi sebesar 5.000 unit per bulan. Laptop Intibook ini diklaim memiliki Tingkat Kandungan Dalam Negeri (TKDN) dan Bobot Manfaat Perusahaan (BMP) sebesar 48,73%.
Lihat Juga :