Partai Republik AS Siap Berkuasa 2023, TikTok Jadi Incaran Pertama
Rabu, 23 November 2022 - 17:05 WIB
loading...
A
A
A
Dampak Partai Republik menguasai DPR AS akan berat terhadap perusahaan-perusahaan asal China. Terutama, mulai Januari 2023 mendatang. Dengan berkuasanya Partai Republik, maka pengawasan terhadap aplikasi-aplikasi China di Amerika lebih ketat. Termasuk juga TikTok, yang juga sudah jadi target mantan Presiden Donald Trump yang berasal dari Partai Republik.
Saat ini, pemerintahan Presiden Joe Biden dari Partai Demokrat sebenarnya juga cukup rewel dengan aplikasi buatan China. Tapi, tidak seketat Partai Republik.
Bahkan, anggota parlemen meminta TikTok untuk memberikan draf kesepakatan apa pun yang sedang dinegosiasikan dengan pemerintahan Biden untuk memungkinkan TikTok tetap aktif di Amerika Serikat.
Komite Penanaman Modal Asing di Amerika Serikat (CFIUS) pemerintah AS, yang meninjau akuisisi AS oleh perusahaan asing untuk potensi risiko keamanan nasional, pada tahun 2020 memerintahkan ByteDance untuk mendivestasi TikTok karena kekhawatiran data pengguna AS dapat diteruskan ke pemerintah komunis China.
CFIUS dan TikTok telah melakukan pembicaraan selama berbulan-bulan dengan tujuan mencapai kesepakatan keamanan nasional untuk melindungi data lebih dari 100 juta pengguna TikTok.
Saat ini, pemerintahan Presiden Joe Biden dari Partai Demokrat sebenarnya juga cukup rewel dengan aplikasi buatan China. Tapi, tidak seketat Partai Republik.
Bahkan, anggota parlemen meminta TikTok untuk memberikan draf kesepakatan apa pun yang sedang dinegosiasikan dengan pemerintahan Biden untuk memungkinkan TikTok tetap aktif di Amerika Serikat.
Komite Penanaman Modal Asing di Amerika Serikat (CFIUS) pemerintah AS, yang meninjau akuisisi AS oleh perusahaan asing untuk potensi risiko keamanan nasional, pada tahun 2020 memerintahkan ByteDance untuk mendivestasi TikTok karena kekhawatiran data pengguna AS dapat diteruskan ke pemerintah komunis China.
CFIUS dan TikTok telah melakukan pembicaraan selama berbulan-bulan dengan tujuan mencapai kesepakatan keamanan nasional untuk melindungi data lebih dari 100 juta pengguna TikTok.
Lihat Juga :