Dari Napas Gunung Berapi, Ilmuwan Prediksi Kapan Waktu Meletusnya
Selasa, 22 November 2022 - 13:08 WIB
loading...
A
A
A
Sejauh mana magma berbusa mengontrol berapa banyak gas magmatik dalam sistem hidrotermal di bawah gunung berapi dan seberapa apung magma itu, ini ditandai sebagai hal pertama terkait dengan risiko letusan freatik. Di mana peningkatan tekanan air dalam sistem hidrotermal menyebabkan letusan.
![Dari Napas Gunung Berapi, Ilmuwan Prediksi Kapan Waktu Meletusnya]()
“Bagian terakhir ini akan meningkatkan laju pendakian magma, menghasilkan letusan magmatik,” tegas Sumino. Kolaborasi penelitian sekarang sedang mengembangkan jenis spektrometer massa portabel yang dapat digunakan di lapangan untuk menganalisis waktu secara nyata.
Baca juga; Gawat Gunung Berapi Misterius Ini Bisa Meletus, Ditemukan Aliran Lava Deras
Kemudian, mengurangi kebutuhan untuk terus-menerus mengumpulkan dan mengangkut sampel ke laboratorium. Sebab, proses ini sangat memakan waktu dan menantang para ahli gunung berapi di lapangan.
“Langkah kami selanjutnya adalah membuat protokol analisis gas dengan instrumen baru ini, untuk memantau semua gunung berapi aktif. Setidaknya yang berpotensi menimbulkan bencana bagi penduduk setempat dipantau 24 jam sehari, tujuh hari seminggu,” kata Sumino.

“Bagian terakhir ini akan meningkatkan laju pendakian magma, menghasilkan letusan magmatik,” tegas Sumino. Kolaborasi penelitian sekarang sedang mengembangkan jenis spektrometer massa portabel yang dapat digunakan di lapangan untuk menganalisis waktu secara nyata.
Baca juga; Gawat Gunung Berapi Misterius Ini Bisa Meletus, Ditemukan Aliran Lava Deras
Kemudian, mengurangi kebutuhan untuk terus-menerus mengumpulkan dan mengangkut sampel ke laboratorium. Sebab, proses ini sangat memakan waktu dan menantang para ahli gunung berapi di lapangan.
“Langkah kami selanjutnya adalah membuat protokol analisis gas dengan instrumen baru ini, untuk memantau semua gunung berapi aktif. Setidaknya yang berpotensi menimbulkan bencana bagi penduduk setempat dipantau 24 jam sehari, tujuh hari seminggu,” kata Sumino.
(wib)
Lihat Juga :