Akun Dipulihkan, Donald Trump Enggan Balik ke Twitter

Selasa, 22 November 2022 - 06:00 WIB
loading...
Akun Dipulihkan, Donald Trump Enggan Balik ke Twitter
Donald Trump lebih memilih aktif di Truth Social ketimbang Twitter. Foto/IST
A A A
JAKARTA - Presiden Amerika Serikat ke-45 Donald Trump enggan balik ke Twitter meski akun miliknya telah resmi dipulihkan. Donald Trump merasa saat ini ada yang lebih penting dibanding Twitter.

Menurutnya mengembangkan platform sosial media miliknya, Truth Social. "Saya tidak melihat alasan untuk itu," kata Donald Trump menanggapi pemulihan akun Twitternya melalui keterangan video dalam sebuah konferensi yang digelar Partai Republik.

Diketahui akun Twitter Donald Trump sebelumnya diblokir karena dianggap selalu menyebarkan kabar bohong. Pemblokiran terjadi saat Donald Trump mengikuti kampanye presiden Amerika Serikat pada 8 Januari 2021 lalu.

Baca juga : Mitsubishi Ralliart Bangkit dari Tidur, Ada Peran Anak Bangsa di Dalamnya

Akun Dipulihkan, Donald Trump Enggan Balik ke Twitter


Semuanya berubah saat salah satu orang terkaya di dunia, Elon Musk, membeli Twitter. Pengusaha yang juga pemilik Tesla itu baru-baru ini melakukan polling kepada pengguna Twitter mengenai akun Twitter milik Donald Trump.

Dalam polling itu sebanyak 51,8 persen setuju dipulihkan. Sedangkan 48,2 persen menolak. Total suara yang memilih mencapai 15 juta. “Masyarakat terlah memilih. Trump akan dipulihkan,” cuit Musk.

Baca juga : Perusahaan Mobil China Bantu Polandia Bikin Mobil Nasional

Diketahui Akun Twitter Donald Trump memiliki lebih dari 88 juta pengikut. Hanya saja hal itu tidak membuat DOnald Trump tertarik kembali ke Twiter.

Disebutkan HT Tech, Donald Trump dianggap lebih nyaman di Truth Social. Pasalnya di platform sosial media itu dia jauh lebih bebas dalam berpendapat. Termasuk menyerang lawan-lawan politiknya.

Meski menolak balik ke Twitter, Donald Trump disebut menghormati langkah-langkah Elon Musk dalam merubah paradigma Twitter yang ada saat ini. Seperti Elon Musk, Donald Trump juga pernah mengatakan Twitter penuh dengan akun palsu dan robot.
(wsb)
Komentar
Copyright © 2022 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.1471 seconds (10.55#12.26)