Kenapa RAM iPhone Lebih Kecil daripada RAM Android?

Sabtu, 19 November 2022 - 21:05 WIB
loading...
Kenapa RAM iPhone Lebih...
Alasan mengapa RAM iPhone lebih kecil daripada RAM Android penting diketahui. Foto: ist
A A A
JAKARTA - Alasan mengapa RAM iPhone lebih kecil daripada RAM Android penting dipahami. Karena menggunakan OS berbeda, tidak serta merta RAM kecil di iPhone berarti performa HP keluaran Apple itu tidak sebaik Android.

Bayangkan, Asus ROG 6 Pro memiliki RAM hingga 18 GB. Sedangkan iPhone 14 yang harganya puluhan juga hanya mengusung RAM 6 GB saja. Apakah berarti Asus ROG 6 Pro 3x lebih cepat dibandingkan iPhone 14 Pro Max? Ternyata tidak.

Pengertian RAM
Ukuran RAM (Random Access Memory) memang menentukan berapa banyak program yang dapat Anda dibuka di latar belakang ponsel. Jika Anda membuka banyak aplikasi, ponsel akan secara otomatis menutup beberapa aplikasi jika RAM tidak cukup. Karena itu RAM sangat penting.

Namun, Apple berbeda dengan Android. Sebab, memiliki teknologi tertentu yang bisa menjaga ukuran RAM tetap kecil.

Kenapa RAM iPhone Lebih Kecil daripada RAM Android?

Dari hasil pengujian, aplikasi iOS cenderung menggunakan lebih sedikit RAM. Bahkan, rata-rata, 40% lebih sedikit. Artinya, iPhone membutuhkan RAM 40% lebih sedikit untuk menyimpan jumlah aplikasi yang sama di memori seperti ponsel Android. Berikut alasannya:

1. Mekanisme Tombstone iOS
Android menggunakan “true background”. Aplikasi yang berjalan di latar depan dan menggantung di latar belakang menempati jumlah memori yang sama.
Ini membuat sistem menggunakan lebih banyak memori.

Apple memakai latar belakang virtual. Saat aplikasi berada di latar belakang, aktivitasnya akan ditangguhkan. Saat pengguna menginterupsi suatu tugas, sistem Tombstone di iPhone akan merekam status aplikasi saat interupsi.

Program kemudian akan membeku. Jika diperlukan untuk memulihkan tugas, program akan melanjutkan dari keadaan tepat sebelum interupsi.
Mekanisme iOS ini menghemat lebih banyak memori daripada Android saat aplikasinya berada di latar belakang.

2. Bahasa Pemrograman
Saat pengembang menulis aplikasi untuk iOS, dikompilasi langsung ke kode yang dapat berjalan di prosesor iPhone. Ini dikenal sebagai source code/kode asli, karena tidak perlu interpretasi atau lingkungan virtual apa pun untuk dijalankan.

Android, di sisi lain, berbeda. Android menggunakan Java. Ketika kode Java dikompilasi, itu diubah menjadi kode perantara (Java Bytecode) yang tidak bergantung pada prosesor.

Bytecode Java yang sama dapat dijalankan pada prosesor Arm, prosesor x86, atau prosesor RISC-V. Slogan Java adalah "Tulis sekali, jalankan di mana saja". Ini memiliki manfaat besar untuk kompatibilitas lintas platform.

BACA JUGA: Meta Pecat Karyawan Curang, Terima Suap dan Jual Beli Akun ke Hacker

3. Mekanisme Sandbox
Mekanisme Sandbox dan sensor ketat Apple membuat aplikasi tidak perlu ruang penyimpanan besar. Setiap Aplikasi ditempatkan di sandbox terpisah, dan tidak dapat mengganggu akses satu sama lain. Ini berbeda dengan sistem Android yang tidak memiliki sistem tinjauan ketat dansangatterbuka.
(dan)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Inilah Spesifikasi Lengkap...
Inilah Spesifikasi Lengkap Trump T1, Smartphone Android Berlapis Emas Seharga Rp8 Jutaan
Teknologi Baru yang...
Teknologi Baru yang Akan Ada di iPhone 18 Pro Bocor
Apple Ancam Siap Hapus...
Apple Ancam Siap Hapus Grok Milik Elon Musk dari App Store
Astronot Artemis II...
Astronot Artemis II Ternyata Bawa iPhone 17 Pro Max ke Bulan
Cara Deteksi Modus Penipuan...
Cara Deteksi Modus Penipuan Pakai HP Samsung dan iPhone
Apple Siap Kenalkan...
Apple Siap Kenalkan MacBook Pro dengan Layar Sentuh Akhir Tahun
Google Luncurkan Android...
Google Luncurkan Android Automotive OS Baru, Kontrol Penuh atas Fungsi Kendaraan
Apple Terjun di Formula...
Apple Terjun di Formula 1, Begini Ekosistem Teknologinya
Perancang iPhone Sebut...
Perancang iPhone Sebut Layar Sentuh Bukan Teknologi yang Tepat untuk Mobil
Rekomendasi
Australia Sita 100.000...
Australia Sita 100.000 Kecoak Selundupan, Harganya Rp2,5 Miliar
MotoGP 2026 Berlanjut...
MotoGP 2026 Berlanjut ke Hungaria, Simak Jadwal Lengkap dan Link Nonton di VISION+
Rupiah Ambruk Tembus...
Rupiah Ambruk Tembus Rp18.000 per Dolar AS, Pengusaha Ritel Sport Jantung
Berita Terkini
Tragedi Bitcoin: Rp72...
Tragedi Bitcoin: Rp72 Triliun Hangus Terseret Tren Terburuk Sejak Agustus!
Kembalinya Jet Tempur...
Kembalinya Jet Tempur Dua Tempat Duduk di Era Perangan Modern
China Diam-diam Simpan...
China Diam-diam Simpan Ribuan Server di Dasar Laut, Apa Tujuannya?
Nvidia RTX Spark: Superkomputer...
Nvidia RTX Spark: Superkomputer Kemasan Sachet, Bikin Intel dan AMD Keringat Dingin
Korea Selatan Kembangkan...
Korea Selatan Kembangkan Teknologi Mesin Metana untuk Roket Luar Angkasa
Meta Luncurkan Agen...
Meta Luncurkan Agen Bisnis di WhatsApp, Instagram, dan Messenger
Infografis
Menkes: Orang Gaji Rp15...
Menkes: Orang Gaji Rp15 Juta Pasti Lebih Sehat dan Pintar
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved