2 Kosmonot Rusia Bertugas 6 Jam di Luar ISS, Pasang Komponen Penting

Jum'at, 18 November 2022 - 13:47 WIB
loading...
2 Kosmonot Rusia Bertugas...
Kosmonot Rusia Sergey Prokopyev (kanan) dan Dmitry Petelin melakukan perjalanan ruang angkasa atau aktivitas ekstravehicular (EVA) pada 17 November 2022 di luar segmen Rusia dari Stasiun Luar Angkasa Internasional. Foto/Roscosmos TV/NASA TV
A A A
MOSKOW - Peristiwa langka yang menarik terjadi di Stasiun Luar Angkasa Internasional (ISS) , ketika dua kosmonot Rusia melakukan aktivitas ekstravehicular (EVA) selama 6,5 jam. Kedua kosmonot Sergey Prokopyev dan Dmitry Petelin bertugas di luar ISS untuk memasang komponen penting di modul milik Rusia.

Mereka menyiapkan dua komponen penting di modul sisi Rusia dari Stasiun Luar Angkasa Internasional, yaitu kunci udara dan radiator untuk penggerak. Perangkat keras ini telah diluncurkan ke ISS 12 tahun lalu di atas pesawat ulang-alik NASA dan sekarang diposisikan ulang untuk mendukung modul yang lebih baru.

Komandan Ekspedisi 68 Sergey Prokopyev dan insinyur penerbangan Dmitry Petelin keluar dari modul Poisk yang menghadap ke luar ISS untuk memulai pekerjaa pertama, dari empat perjalanan ruang angkasa yang direncanakan untuk mendukung gerakan tersebut.

Kedua kosmonot dari Badan Antariksa Federal Rusia Roscosmos fokus untuk memasang radiator yang digunakan untuk menghilangkan panas. Kemudian diatur untuk dipindahkan secara robotik selama aktivitas ekstravehicular berikutnya pada 25 November.

Baca juga; 2 Kosmonot Rusia Sukses Pasang Lengan Robot Stasiun Luar Angkasa Internasional

Para spacewalker memulai tugas dengan memasang adaptor pada perlengkapan grapple yang dapat dilepas di airlock yang terpasang pada modul penelitian mini Rassvet Rusia. Mereka selanjutnya bermanuver dan membuka katup untuk melepaskan nitrogen di loop hidrolik yang mendukung radiator di bagian luar modul Rassvet.

Setelah menyelesaikan pekerjaan itu dengan cepat dan tanpa masalah, Prokopyev dan Petelin mengalihkan perhatian mereka untuk melepas enam penahan radiator yang telah ada sejak diluncurkan dengan Rassvet menggunakan pesawat ulang-alik Atlantis STS-132 pada tahun 2010.

Keduanya juga memasang penahan pada boom Strela, ekstensi yang digunakan oleh spacewalker untuk berpindah antar modul, sehingga penahan kaki dan peralatan lain dapat dipasang untuk mendukung proses relokasi radiator.

Tugas besar terakhir Prokopyev dan Petelin dari spacewalk adalah memasang sistem lampiran objek besar pada modul laboratorium multiguna Nauka. Di mana airlock akan dipasang selama EVA yang dijadwalkan pada 6 Desember.

Baca juga; Daya Baterai Baju Antariksa Alami Gangguan, Misi Spacewalk Kosmonot Rusia Dipersingkat

Selama pemasangan, ada pembicaraan tentang penggunaan palu untuk menjatuhkan panel ke tempatnya. "Sepertinya kita tidak membutuhkan palu itu," kata Prokopyev.

"Ya, sepertinya kita beruntung dan palu tidak diperlukan," jawab Petelin.

"Yah, aku sangat bersemangat untuk memalu di luar angkasa!" Prokopyev menjawab.

“Nah lho, minggu depan EVA berikutnya kita cabut stekernya dan demate radiator yang lama, jadi semua alat yang ada akan kita bawa. Jadi masih ada kesempatan,” kata Petelin.
2 Kosmonot Rusia Bertugas 6 Jam di Luar ISS, Pasang Komponen Penting


Setelah selesai, Prokopyev dan Petelin masuk kembali ke Stasiun Luar Angkasa Internasional (ISS). Aktivitas ekstravehicular ini adalah yang ketiga untuk Prokopyev dan yang pertama untuk Petelin.

Prokopyev sekarang telah mencatat 21 jam 56 menit dalam tiga perjalanan ruang angkasanya. Aktivitas ekstravehicular ini adalah yang ke-10 selama tahun ini untuk mendukung perakitan dan pemeliharaan ISS.
(wib)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Sukhoi Su-47 Fondasi...
Sukhoi Su-47 Fondasi Teknologi Jet Tempur Generasi Berikutnya
Torpedo Super Poseidon,...
Torpedo Super Poseidon, Senjata Pencegah Nuklir Rusia Picu Ketakutan NATO
Berteknologi Canggih,...
Berteknologi Canggih, Kuba Siap Borong Drone Buatan Rusia dan Iran
Palantir Uji Coba AI...
Palantir Uji Coba AI Tempur di Perang Ukraina, Ini Fungsinya
Ilmuwan Temukan Fakta...
Ilmuwan Temukan Fakta Alam Eemesta Mengembang 10% Lebih Cepat dari Prediksi
NASA Temukan Batuan...
NASA Temukan Batuan Aneh Berbentuk Sisik Naga di Mars
Ciptakan Krisis Energi...
Ciptakan Krisis Energi di Rusia, Drone Ukraina Serang Krimea dan Kilang Minyak Utama
Partai Pro-Barat Menang...
Partai Pro-Barat Menang Pemilu Armenia, Pukulan Telak bagi Rusia
7 Negara dengan Produksi...
7 Negara dengan Produksi Tank Tempur Terbanyak di Dunia, China dan Rusia Bersaing Ketat
Rekomendasi
Trump: 49 Rudal Tomahawk...
Trump: 49 Rudal Tomahawk Gempur Iran, AS Akan Bombardir Habis-habisan
Data Jagokan Meksiko...
Data Jagokan Meksiko Menang Atas Afsel dengan 66,3 Persen
ASN BPK Kenakan Rompi...
ASN BPK Kenakan Rompi Oranye KPK
Berita Terkini
Iran Temukan Pangkalan...
Iran Temukan Pangkalan Angkatan Laut Berusia 2.000 Tahun di Selat Hormuz
Apa Itu Siri AI Apple...
Apa Itu Siri AI Apple dan Mengapa 1,3 Miliar iPhone Tak Bisa Menjalankannya?
Poco F8 Ultra Kembali...
Poco F8 Ultra Kembali Dijual di Indonesia: HP Gaming Buas dengan Snapdragon 8 Elite Gen 5
Siaga di Selat Hormuz,...
Siaga di Selat Hormuz, AS Gunakan Perahu Canggih Tanpa Awak
Amankan Piala Dunia...
Amankan Piala Dunia 2026, AS Kerahkan Sistem Pertahanan Anti-drone
Menganalisis Kekuatan...
Menganalisis Kekuatan Pesawat Su-35 dan Rafale setelah Pertemuan di Laut Baltik
Infografis
5 Rudal Paling Mematikan...
5 Rudal Paling Mematikan di Dunia, Satan II Rusia Bisa Hancurkan Banyak Kota Sekaligus
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved