3 Senjata Rusia yang Berstatus Buatan China, dari Drone hingga Rudal Berpemandu
Selasa, 15 November 2022 - 10:34 WIB
loading...
A
A
A
Pterodactyl merupakan sebuah drone pengintai buatan China yang telah banyak digunakan pada operasi militer negara-negara di dunia, termasuk salah satunya adalah Rusia.
Dikutip dari laman Express UK, militer Rusia diketahui telah menggunakan drone pengintai canggih ini sejak beberapa tahun yang lalu. Dalam penggunaannya, drone ini bisa terbang puluhan meter dan mengikuti tank yang bergerak di bawahnya.
Salah satu fitur yang tersedia dalam Pterodactyl ini adalah peralatan penglihatan malam termal dan kemampuan radar yang mengagumkan. Drone China ini pernah digunakan Rusia saat berkonflik dengan Ukraina di tahun 2016.
Baca juga : Pesawat Tempur Siluman Su-75 Checkmate Rusia, Ini Persenjataan dan Kecanggihannya
2. PL-10 AAM
Berikutnya ada senjata berpemandu udara-ke-udara bernama PL-10 AAM. Dikutip dari laman Iiss, senjata ini merupakan peningkatan terhadap rudal jarak pendek generasi sebelumnya yang dioperasikan Angkatan Udara Tentara Pembebasan Rakyat (PLAAF).
Dikutip dari laman Express UK, militer Rusia diketahui telah menggunakan drone pengintai canggih ini sejak beberapa tahun yang lalu. Dalam penggunaannya, drone ini bisa terbang puluhan meter dan mengikuti tank yang bergerak di bawahnya.
Salah satu fitur yang tersedia dalam Pterodactyl ini adalah peralatan penglihatan malam termal dan kemampuan radar yang mengagumkan. Drone China ini pernah digunakan Rusia saat berkonflik dengan Ukraina di tahun 2016.
Baca juga : Pesawat Tempur Siluman Su-75 Checkmate Rusia, Ini Persenjataan dan Kecanggihannya
2. PL-10 AAM
Berikutnya ada senjata berpemandu udara-ke-udara bernama PL-10 AAM. Dikutip dari laman Iiss, senjata ini merupakan peningkatan terhadap rudal jarak pendek generasi sebelumnya yang dioperasikan Angkatan Udara Tentara Pembebasan Rakyat (PLAAF).
Lihat Juga :