Dalam 4 Jam China Luncurkan 2 Misi ke Stasiun Luar Angkasa Tiangong
Senin, 14 November 2022 - 19:01 WIB
loading...
A
A
A
Informasi dari laman nasaspaceflight, pesawat ruang angkasa Tianzhou-5 yang membawa kargo berlabuh di ujung belakang modul Tianhe. Tianzhou mirip dengan pesawat kargo Cygnus, Cargo Dragon, dan Progress yang membawa pasokan ke Stasiun Luar Angkasa Internasional (ISS).
Pesawat kargo Tianzhou-5 dibuat berdasarkan pesawat ruang angkasa Tiangong-1, terdiri dari dua komponen utama, yaitu modul kargo dan modul layanan. Modul kargo memiliki ruang hingga 15 meter kubik membawa bahan penelitian, makanan, dan air, sedangkan modul layanan menampung kontrol penerbangan dan propulsi kapsul.
Pesawat kargo Tianzhou-5 diluncurkan dengan roket pendorong Chang Zheng 7 dari keluarga roket Chang Zheng. Roket ini mampu membawa muatan ke orbit Bumi rendah (LEO) hingga 13.500 kg dan ke orbit transfer geostasioner (GTO) hingga 7.000 kg.
Sedangkan, misi Yunhai-3 diluncurkan ke orbit Sun-synchronous (SSO) tanpa merinci lebih detail muatan yang dibawa. Misi Yunhai-3 disebutkan hanya membawa eksperimen penelitian atmosfer dan lingkungan luar angkasa.
![Dalam 4 Jam China Luncurkan 2 Misi ke Stasiun Luar Angkasa Tiangong]()
Peluncuran misi Yunhai-3 menggunakan roket pendorong Chang Zheng 6A. Ini merupakan peluncuran kedua roket yang debutnya tercatat pada Maret 2022.
Pesawat kargo Tianzhou-5 dibuat berdasarkan pesawat ruang angkasa Tiangong-1, terdiri dari dua komponen utama, yaitu modul kargo dan modul layanan. Modul kargo memiliki ruang hingga 15 meter kubik membawa bahan penelitian, makanan, dan air, sedangkan modul layanan menampung kontrol penerbangan dan propulsi kapsul.
Pesawat kargo Tianzhou-5 diluncurkan dengan roket pendorong Chang Zheng 7 dari keluarga roket Chang Zheng. Roket ini mampu membawa muatan ke orbit Bumi rendah (LEO) hingga 13.500 kg dan ke orbit transfer geostasioner (GTO) hingga 7.000 kg.
Sedangkan, misi Yunhai-3 diluncurkan ke orbit Sun-synchronous (SSO) tanpa merinci lebih detail muatan yang dibawa. Misi Yunhai-3 disebutkan hanya membawa eksperimen penelitian atmosfer dan lingkungan luar angkasa.

Peluncuran misi Yunhai-3 menggunakan roket pendorong Chang Zheng 6A. Ini merupakan peluncuran kedua roket yang debutnya tercatat pada Maret 2022.
Lihat Juga :