Ular Naga Jawa Ditemukan, Ahli Gerak Cepat Konservasi Pengunungan Sanggabuana
Senin, 14 November 2022 - 11:06 WIB
loading...
Ular Naga Jawa Ditemukan di Pegunungan Sanggabuana Karawang. FOTO/ IST
A
A
A
KARAWANG - Ular Naga hewan mitologi yang sangat menakutkan, namun bagi masyarakat Jawa di Indonesia bukan hanya ular mistis, namun ular tersebut benar ada di dunia nyata.
BACA JUGA - 2 Ular Raksasa Kalimantan Berukuran Tak Biasa yang Gemparkan Dunia
Terbukti dengan ditemukannya Ular Naga Jawa di Pegunungan Sanggabuana, Karawang oleh Empat mahasiswi Fakultas Biologi UNAS yang tergabung dalam komunitas Finding Orchid. Ular ini sendiri telah lama tak muncul dan dianggap mengihilang,
Penemuan ini terjadi ketika para mahasiswi sedang melakukan pengambilan data analisis vegetasi di kawasan curug Cikoleangkak bersama tim SCF (Sanggabuana Conservation Foundation).
Menurut salah satu mahasiswi Fakultas Biologi UNAS yang ikut serta dalam penemuan ini, Niken Rahmawati, Ular Naga Jawa atau yang dalam bahasa latin disebut Xenodermus Javanicus ditemukan ketika mereka sedang melakukan herping (pengamatan herpetofauna) pada malam hari di sekitar aliran sungai.
Kegiatan tersebut, terang Niken, dilakukan dengan maksud mengajak teman-teman Sispala untuk mengenal biodiversitas langsung di habitatnya. Saat pertama kali ditemukan oleh anggota SCF, ular ini sedang memangsa berudu di sekitar bebatuan sungai.
“Penemuan ular ini merupakan catatan pertama di kawasan pegunungan Sanggabuana, sehingga menambah daftar herpetofauna yang ada di kawasan tersebut”, jelas Niken seperti dilansir dari situs resmi UNAS, Senin (14/11/2022)
BACA JUGA - 2 Ular Raksasa Kalimantan Berukuran Tak Biasa yang Gemparkan Dunia
Terbukti dengan ditemukannya Ular Naga Jawa di Pegunungan Sanggabuana, Karawang oleh Empat mahasiswi Fakultas Biologi UNAS yang tergabung dalam komunitas Finding Orchid. Ular ini sendiri telah lama tak muncul dan dianggap mengihilang,
Penemuan ini terjadi ketika para mahasiswi sedang melakukan pengambilan data analisis vegetasi di kawasan curug Cikoleangkak bersama tim SCF (Sanggabuana Conservation Foundation).
Menurut salah satu mahasiswi Fakultas Biologi UNAS yang ikut serta dalam penemuan ini, Niken Rahmawati, Ular Naga Jawa atau yang dalam bahasa latin disebut Xenodermus Javanicus ditemukan ketika mereka sedang melakukan herping (pengamatan herpetofauna) pada malam hari di sekitar aliran sungai.
Kegiatan tersebut, terang Niken, dilakukan dengan maksud mengajak teman-teman Sispala untuk mengenal biodiversitas langsung di habitatnya. Saat pertama kali ditemukan oleh anggota SCF, ular ini sedang memangsa berudu di sekitar bebatuan sungai.
“Penemuan ular ini merupakan catatan pertama di kawasan pegunungan Sanggabuana, sehingga menambah daftar herpetofauna yang ada di kawasan tersebut”, jelas Niken seperti dilansir dari situs resmi UNAS, Senin (14/11/2022)
Lihat Juga :