Google dan Renault Sepakat Kembangkan Software Canggih untuk Mobil

Rabu, 09 November 2022 - 15:21 WIB
loading...
Google dan Renault Sepakat Kembangkan Software Canggih untuk Mobil
Kembangkan perangkat elektonik di mobil listrik, Google gandeng Renault. FOTO/ IST
A A A
CUPERTINO - Tak hanya berniat mengembangkan mobil listrik, Google bersama dengan Renault dikabarkan tengah sibuk mengembangkan software defined vehicle (SDV) berdasarkan Android Automotive OS.

BACA JUGA - Google Tambahkan Banyak Kemampuan Baru Android di Mobil

Tujuannya adalah untuk memberikan layanan sesuai permintaan dan peningkatan berkelanjutan untuk dikirimkan ke mobil.

Seperti dilansir dari Engadget, Rabu (9/11/2022), dalam kerja sama ini Google bertindak sebagai penyedia cloud pilihan. Untuk mempercepat pengembangan, kedua perusahaan ternama itu juga akan bekerja sama dalam "Digital Twin", atau versi virtual mobil.

Ini akan menggunakan kemampuan AI canggih untuk memungkinkan perusahaan lebih mudah mengintegrasikan fitur dan layanan baru ke dalam kendaraan, sambil memungkinkan aplikasi onboard (Layanan Dalam Mobil) dan offboard baru, juga memungkinkan peningkatan berkelanjutan untuk dikirimkan ke mobil.

Menurut perusahaan, SDV akan memungkinkan pemeliharaan prediktif dan deteksi serta perbaikan kegagalan yang lebih baik dalam waktu. Ini juga untuk memberikan pengalaman pribadi yang menyesuaikan dengan perilaku mengemudi seperti tujuan favorit, stasiun pengisian EV yang digunakan, dan sebagainya.

SDV akan membantu perusahaan membangun model asuransi berdasarkan penggunaan aktual dan perilaku mengemudi. Tesla memelopori ide kendaraan yang ditentukan perangkat lunak, memungkinkan peningkatan berkelanjutan pada EV-nya dan fitur-fitur baru melalui pembaruan perangkat lunak over-the-air.

Pembuat mobil besar lainnya termasuk Hyundai, Porsche dan lainnya telah membuat rencana untuk membuat SDV mereka sendiri. Namun, Grup Renault tampaknya bekerja sangat dekat dengan Google untuk mengembangkan sistemnya sendiri.
(wbs)
Komentar
Copyright © 2023 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.3557 seconds (11.97#12.26)