Kehabisan Dana, 1.300 Terminal Starlink Militer Ukraina Sudah 2 Minggu Offline
Rabu, 09 November 2022 - 10:23 WIB
loading...
A
A
A
Departemen Pertahanan Ukraina juga menghadapi ancaman pemadaman ini dan berusaha untuk mencegahnya. Mereka meminta pejabat militer Inggris pada awal Oktober apakah dapat mulai membayar tagihan. Namun, Inggris akhirnya memutuskan untuk mengarahkan bantuan Ukraina untuk kepentingan lain.
Pendiri dan CEO SpaceX Elon Musk baru-baru ini mengatakan bahwa ada sekitar 25.000 terminal Starlink di Ukraina. Tidak jelas berapa banyak dari mereka yang dimiliki oleh pemerintah Ukraina, tetapi mungkin minoritas. Pada bulan Juli, panglima tertinggi negara itu menulis surat kepada Elon Musk dan menyatakan bahwa hanya 4.000 terminal telah dikerahkan oleh militer Ukraina.
![Kehabisan Dana, 1.300 Terminal Starlink Militer Ukraina Sudah 2 Minggu Offline]()
Menurut Musk, SpaceX telah lama mensubsidi biaya layanan Starlink di Ukraina. Bulan Oktober, misalnya, miliarder itu men-tweet bahwa SpaceX kehilangan sekitar USD20 juta per bulan di Starlink di Ukraina.
Baca juga; Berubah Pikiran, Elon Musk Pastikan SpaceX Terus Berikan Layanan Internet Starlink di Ukraina
Pada bulan September, SpaceX meminta militer AS untuk mulai membayar sebagian dari tagihan itu. Namun, tampaknya belum terjadi, tetapi pembicaraan tentang hal itu sedang berlangsung.
Pendiri dan CEO SpaceX Elon Musk baru-baru ini mengatakan bahwa ada sekitar 25.000 terminal Starlink di Ukraina. Tidak jelas berapa banyak dari mereka yang dimiliki oleh pemerintah Ukraina, tetapi mungkin minoritas. Pada bulan Juli, panglima tertinggi negara itu menulis surat kepada Elon Musk dan menyatakan bahwa hanya 4.000 terminal telah dikerahkan oleh militer Ukraina.

Menurut Musk, SpaceX telah lama mensubsidi biaya layanan Starlink di Ukraina. Bulan Oktober, misalnya, miliarder itu men-tweet bahwa SpaceX kehilangan sekitar USD20 juta per bulan di Starlink di Ukraina.
Baca juga; Berubah Pikiran, Elon Musk Pastikan SpaceX Terus Berikan Layanan Internet Starlink di Ukraina
Pada bulan September, SpaceX meminta militer AS untuk mulai membayar sebagian dari tagihan itu. Namun, tampaknya belum terjadi, tetapi pembicaraan tentang hal itu sedang berlangsung.
(wib)
Lihat Juga :