Rusia Luncurkan Satelit Tundra untuk Deteksi Ancaman Serangan Rudal Balistik
Selasa, 08 November 2022 - 15:39 WIB
loading...
A
A
A
Peluncuran Satelit Tundra menggunakan roket Soyuz-2.1b, salah satu dari tiga varian aktif dalam keluarga roket Soyuz. Roket Soyuz-2.1b menggunakan empat pendorong berbahan bakar cair yang mengelilingi inti pusat.
Roket ini menggunakan sistem panduan digital baru, dan tahap ketiga yang dimodifikasi, ditenagai mesin baru, roket mampu mengangkat beban hingga 3.250 kg. Peluncur Soyuz pertama kali diperkenalkan pada tahun 1966, berasal dari roket Vostok, yang didasarkan pada rudal balistik antarbenua R-7.
Baca juga; Rusia Perbarui Sistem Navigasi Luar Angkasa, Luncurkan Satelit Terbaru Glonass-K
Roket ini menggunakan sistem panduan digital baru, dan tahap ketiga yang dimodifikasi, ditenagai mesin baru, roket mampu mengangkat beban hingga 3.250 kg. Peluncur Soyuz pertama kali diperkenalkan pada tahun 1966, berasal dari roket Vostok, yang didasarkan pada rudal balistik antarbenua R-7.
Baca juga; Rusia Perbarui Sistem Navigasi Luar Angkasa, Luncurkan Satelit Terbaru Glonass-K
(wib)
Lihat Juga :