Menguak Misteri Gaia BH1, Lubang Hitam Terdekat dari Bumi

Senin, 07 November 2022 - 07:04 WIB
loading...
Menguak Misteri Gaia...
Gaia BH1 adalah lubang hitam bermassa bintang dengan jarak hanya 1.600 tahun cahaya. Foto: ist
A A A
JAKARTA - Nama Gaia BH1 tiba-tiba ramai dibincangkan. Sebab, inilah lubang hitam paling dekat jaraknya dari bumi. Sudah banyak lubang hitam ditemukan yang dekat dengan tata surya kita. Tapi, Gaia BH1 disebut yang paling dekat saat ini. Jaraknya hanya 1.600 tahun cahaya saja.

Para astronom menemukan Gaia BH1 menggunakan Observatorium (Teleskop) Gemini Internasional di Hawai'i yang dioperasikan oleh NOIRLab NSF.

Penemuan baru ini dimungkinkan dengan melakukan pengamatan sangat detail terhadap gerakan pendamping lubang hitam. Yakni, bintang mirip Matahari yang mengorbit lubang hitam pada jarak yang kira-kira sama dengan Bumi mengorbit Matahari.

“Bayangkan Tata Surya kita, letakkan lubang hitam di mana Matahari berada, dan Matahari di mana Bumi berada, dan Anda mendapatkan sistem ini," jelas Kareem El-Badry, astrofisikawan di Center for Astrophysics, Harvard & Smithsonian, sekaligus penulis utama makalah penemuan ini.

“Meski ada banyak klaim deteksi sistem seperti ini, hampir semua penemuan ini kemudian dibantah. Ini adalah deteksi pertama yang jelas dari bintang mirip Matahari dalam orbit lebar di sekitar lubang hitam bermassa bintang di Galaksi kita," ungkapnya.

Menguak Misteri Gaia BH1, Lubang Hitam Terdekat dari Bumi

Tim awalnya mengidentifikasi sistem yang berpotensi menampung lubang hitam dengan menganalisis data dari pesawat ruang angkasa Gaia Badan Antariksa Eropa.

Gaia menangkap ketidakteraturan menit dalam gerakan bintang yang disebabkan oleh gravitasi objek masif yang tak terlihat.

Untuk mengeksplorasi sistem secara lebih rinci, El-Badry dan timnya beralih ke instrumen Gemini Multi-Object Spectrograph di Gemini Utara, yang mengukur kecepatan bintang pendamping saat mengorbit lubang hitam dan memberikan pengukuran yang tepat dari periode orbitnya.

Misteri Gaia GH1
Menguak Misteri Gaia BH1, Lubang Hitam Terdekat dari Bumi

Gaia GH1 merupakan hasil deteksi pertama yang sangat jelas dari lubang hitam bermassa bintang yang tidak aktif di Bima Sakti. Jaraknya yang dekat dengan Bumi, hanya berjarak 1.600 tahun cahaya, menawarkan target studi yang menarik untuk pemahaman ilmuwan tentang evolusi sistem biner.

Lubang hitam adalah objek paling ekstrim di alam semesta. Lubang Hitam Supermasif (Supermassive Black Hole) biasanya ada di pusat semua galaksi besar.

Sementara lubang hitam bermassa bintang, yang beratnya sekitar lima hingga 100 kali massa Matahari, biasanya jauh lebih umum.

Di Galaksi Bima Sakti saja, lubang hitam bermassa bintang diperkirakan ada 100 juta. Meski, hanya segelintir yang telah dikonfirmasi hingga saat ini, dan hampir semuanya “aktif”.

BACA JUGA: Pabrik iPhone 14 di China Lock Down Karena Covid-19, Apple Alihkan Produksi ke India

Artinya, mereka bersinar terang dalam sinar-X saat mereka mengonsumsi materi dari pendamping bintang terdekat, tidak seperti lubang hitam yang tidak aktif.

Lubang hitam yang tidak aktif ini berukuran sekitar 10 kali lebih besar dari Matahari dan terletak sekitar 1.600 tahun cahaya di konstelasi Ophiuchus, membuatnya tiga kali lebih dekat ke Bumi daripada pemegang rekor sebelumnya, biner sinar-X di konstelasiMonoceros.
(dan)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Dua Lubang Hitam Supermasif...
Dua Lubang Hitam Supermasif Bergabung di Tata Surya
Alam Semesta Akan Bergetar...
Alam Semesta Akan Bergetar Terus Menerus, Ini Bukti Ilmiahnya
Fenomena Alam Ini Picu...
Fenomena Alam Ini Picu Terbentuknya Lubang Terdalam di Samudra Hindia
Terowongan Antarbintang...
Terowongan Antarbintang di Tata Surya Diklaim Terhubung dengan Alam Lain
Fenomena Lubang Misterius...
Fenomena Lubang Misterius yang Muncul di Siberia Akhirnya Terjawab
NASA Tangkap Suara Menyeramkan...
NASA Tangkap Suara Menyeramkan dari Lubang Hitam
Alam Semesta Akan Bergetar...
Alam Semesta Akan Bergetar Terus Menerus, Ini Bukti Ilmiahnya
Fenomena Alam Ini Picu...
Fenomena Alam Ini Picu Terbentuknya Lubang Terdalam di Samudra Hindia
Terowongan Antarbintang...
Terowongan Antarbintang di Tata Surya Diklaim Terhubung dengan Alam Lain
Rekomendasi
Pengamat: Kenaikan Harga...
Pengamat: Kenaikan Harga Pertamax Minim Timbulkan Risiko Gejolak Sosial
Sekjen PPP Taj Yasin...
Sekjen PPP Taj Yasin dan Agus Suparmanto Dilaporkan ke Polda Metro Jaya
Michael Oliver Mendadak...
Michael Oliver Mendadak Dicoret di Laga Pertama Piala Dunia 2026, Ada Apa?
Berita Terkini
Adu Otak Bukan Otot:...
Adu Otak Bukan Otot: Lus Figo dan Ambisi Baru Game Mobile di Indonesia
Revolusi AI di Layar...
Revolusi AI di Layar Kaca: TV Premium LG 2026 Mengerti Logat Indonesia
Dari Bangkrut Saat Krisis...
Dari Bangkrut Saat Krisis 2008, MrBeast Kini Pimpin 1.000 Karyawan dan 500 Juta Pengikut
Saham SpaceX Ludes,...
Saham SpaceX Ludes, Rebutan Harta Karun Luar Angkasa Dimulai
Resmi Melantai, IPO...
Resmi Melantai, IPO SpaceX Cetak Sejarah dan Jadikan Elon Musk Triliuner Dunia Pertama
Kecerdasan Buatan Sedang...
Kecerdasan Buatan Sedang Mengubah Lanskap Keamanan Siber
Infografis
Daftar Juara Liga Indonesia...
Daftar Juara Liga Indonesia dari Masa ke Masa: Persib Ukir Sejarah
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved