Siaran TV Analog Dihentikan, STB Buatan China Dominasi Marketplace

Jum'at, 04 November 2022 - 20:21 WIB
loading...
Siaran TV Analog Dihentikan,...
STB berfungsi mengonversi sinyal digital menjadi gambar dan suara yang dapat ditampilkan di TV analog. FOTO/ DOK SINDOnews
A A A
JAKARTA - Pemerintah melalui Kementerian Komunikasi dan Informasi (Kemkominfo) secara resmi telah menghentikan siaran TV analog atau analog switch off (ASO). Kebijakan ini membuat marketplace atau platform jual beli online serentak menjual aneka produk set top box (STB).

BACA JUGA - Kominfo Ungkap Alasan Blokir TikTok Cash

STB berfungsi mengonversi sinyal digital menjadi gambar dan suara yang dapat ditampilkan di TV analog.

Berdasarkan pantauan MPI di sejumlah marketplace, rata-rata penjual menawarkan produk STB impor terutama dari China. Ada juga merek lokal. Harga STB bervariasi.

Di Shopee, kebanyakan STB yang dijual dari produk China. Misalnya STB merek Aldo harganya mulai Rp210.000. STB merek Matrix Apple DVBT-2 harganya mulai Rp222.000. STB merek Mateix Apple HD harganya berkisar Rp210.000.

Dilihat dari marketplace blibli.com, STB yang banyak dijual juga dari China. Untuk harganya beragam. STB merek Advanced dibanderol Rp395.000 meski kemudian didiskon jadi Rp195.000. STB merek ERZA Genesis DVB T2 harganya mulai Rp158.000. STB merek Sanex harganya mulai Rp205.000. STB merek M96 harganya mulai Rp235.000. STB merek Weyon harganya mulai Rp299.000.

Beralih ke marketplace Tokopedia, produk lokal tersedia di toko-toko online di sini. Misalnya saja merek Polytron harganya berkisar Rp259.900. Sementara itu, produk impor dari China, STB merek Miami harganya Rp249.000. STB merek Apple Matrix Rp302.000. Merek Sharp harganya Rp399.000.
(wbs)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Dituding Jadi Aplikasi...
Dituding Jadi Aplikasi Open BO, Bigo Live Temui Menkominfo
Kominfo Targetkan Regulasi...
Kominfo Targetkan Regulasi e-SIM Selesai sebelum Berganti Pemerintahan
Perangi Hoax saat Pilkada...
Perangi Hoax saat Pilkada Serentak 2024, Kemenkominfo Siapkan Kanal Khusus
Cara Menghilangkan Iklan...
Cara Menghilangkan Iklan di STB IndiHome
Kelebihan dan Kekurangan...
Kelebihan dan Kekurangan TV Digital dibandingkan TV Analog
STB Meledak, Bikin Seisi...
STB Meledak, Bikin Seisi Rumah Hangus Terbakar
Waspada Rekam Jejak...
Waspada Rekam Jejak Digital di Internet dan Media Sosial
Etika Pelajar di Dunia...
Etika Pelajar di Dunia Digital
Promosi Budaya Indonesia...
Promosi Budaya Indonesia lewat Konten Digital
Rekomendasi
Prabowo: 66,4 Juta Warga...
Prabowo: 66,4 Juta Warga RI Dapat LPG Subsidi, Lebih Banyak dari Penduduk Singapura
3 Fakta yang Telah Diungkap...
3 Fakta yang Telah Diungkap KPK Terkait OTT Bupati Lombok Barat
DNIKS dan Diplomasi...
DNIKS dan Diplomasi Kesejahteraan Sosial Indonesia
Berita Terkini
Bukan Cuma Otomatisasi,...
Bukan Cuma Otomatisasi, Fitur AI Mekari Talenta Dorong HR Jadi Mitra Strategis Bisnis
Lewat Forum CorpU Association...
Lewat Forum CorpU Association Insight, Telkom Percepat Transformasi Talenta
Uni Eropa Perintahkan...
Uni Eropa Perintahkan Google Membuka Fitur AI Android
Formulasi Berbasis Sains...
Formulasi Berbasis Sains dan Teknologi untuk Regenerasi Kulit Diperkenalkan
Perkuat Jaringan di...
Perkuat Jaringan di Jatim, XLSMART Perluas 5G Blanket Coverage di 8 Kabupaten/Kota
Orang Kaya Misterius...
Orang Kaya Misterius Membeli Fosil Dinosaurus
Infografis
Perbandingan Jet Tempur...
Perbandingan Jet Tempur J-15 China dan F-15 Jepang, Mana Lebih Hebat?
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved