Rusia Temukan Mesin Izdelie yang Cocok untuk Pengebom Siluman PAK DA

Selasa, 01 November 2022 - 11:17 WIB
loading...
A A A
Perancang mesin baru telah membuat perubahan signifikan pada desain bilah kipas mesin. Tidak seperti sebelumnya, sekarang lebar dan berongga, terbuat dari paduan titanium. Terpenting, ruang bakar terbuat dari paduan intermetalik untuk menjamin emisi rendah. Berbagai bahan komposit digunakan untuk menyerap suara, dan turbin tekanan rendah dibuat dari bilah berongga.

Tupolev PAK DA atau PAK DA, dengan nama kode Poslannik, adalah pengebom strategis siluman generasi berikutnya yang dikembangkan oleh Tupolev untuk cabang Penerbangan Jarak Jauh Angkatan Udara Rusia. PAK DA singkatan dari Prospective Aviation Complex for Long-Range Aviation.

Gagasan Rusia membangun pengebom PAK DA adalah untuk memperpanjang jarak terbang dan daya tahan, bukan kecepatan. Pengebom masa depan akan mampu mengurangi deteksi radar. Dengan mesin Izdelie memungkinkan pilot PAK DA melakukan penetrasi dan kecepatan yang tinggi untuk mendekati wilayah musuh.

Baca juga; Spesifikasi Tu-160M2, Pesawat Pengebom Terbaru Rusia dengan Kekuatan yang Mengerikan

Pengebom PAK DA pada akhirnya menggantikan Tupolev Tu-95 Bear yang lebih tua dalam layanan Angkatan Udara Rusia. Termasuk pengebom lainnya buatan Biro Desain Tupolev dari RuAF, yaitu Tu-160 Blackjack dan Tu-22M.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Menganalisis Kekuatan...
Menganalisis Kekuatan Pesawat Su-35 dan Rafale setelah Pertemuan di Laut Baltik
Kembalinya Jet Tempur...
Kembalinya Jet Tempur Dua Tempat Duduk di Era Perangan Modern
Sukhoi Su-47 Fondasi...
Sukhoi Su-47 Fondasi Teknologi Jet Tempur Generasi Berikutnya
AS Berencana Pasang...
AS Berencana Pasang Senjata Nuklir untuk Pesawat Pembom B-1B Lancer
Torpedo Super Poseidon,...
Torpedo Super Poseidon, Senjata Pencegah Nuklir Rusia Picu Ketakutan NATO
Berteknologi Canggih,...
Berteknologi Canggih, Kuba Siap Borong Drone Buatan Rusia dan Iran
Partai Pro-Barat Menang...
Partai Pro-Barat Menang Pemilu Armenia, Pukulan Telak bagi Rusia
7 Negara dengan Produksi...
7 Negara dengan Produksi Tank Tempur Terbanyak di Dunia, China dan Rusia Bersaing Ketat
Perlombaan Senjata Nuklir...
Perlombaan Senjata Nuklir Baru Telah Tiba, AS dan China Paling Ugal-ugalan
Rekomendasi
4 Fakta Serangan Iran...
4 Fakta Serangan Iran ke Pangkalan Militer AS di Bahrain, Kuwait, dan Yordania
Harga Pertamax Rp16.250...
Harga Pertamax Rp16.250 Bikin Pusing, Pengemudi Ojol dan Warga Teriak
IHSG Siang Rebound 2,34%...
IHSG Siang Rebound 2,34% ke Level 5.881 Ditopang Saham Teknologi dan Perbankan
Berita Terkini
Menganalisis Kekuatan...
Menganalisis Kekuatan Pesawat Su-35 dan Rafale setelah Pertemuan di Laut Baltik
4 Teknologi Mutakhir...
4 Teknologi Mutakhir di Piala Dunia 2026, Pesepak Bola Akan Jadi Avatar
OpenAI Luncurkan Fitur...
OpenAI Luncurkan Fitur Penguncian Perlindungan Data untuk ChatGPT
Rayakan Hari Jadi ke-30,...
Rayakan Hari Jadi ke-30, Lexar Padukan Visi Teknologi AI dan Sinergi Global
Gerhana Matahari Total...
Gerhana Matahari Total Terlama Abad Ini Akan Segera Terjadi
Ilmuwan Pastikan AI...
Ilmuwan Pastikan AI Belum Bisa Kalahkan Teori Soal Iklim
Infografis
5 Buah Rendah Gula yang...
5 Buah Rendah Gula yang Aman untuk Diet, Tetap Manis dan Menyegarkan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved