Populasi Turun Tajam Akibat Perubah Iklim, Penguin Kaisar Masuk Daftar Spesies yang Terancam

Kamis, 27 Oktober 2022 - 17:30 WIB
loading...
Populasi Turun Tajam...
Penguin Kaisar, spesies penguin terbesar di dunia, masuk dalam daftar satwa yang terancam akibat perubahan iklim. Foto/Live Science
A A A
WASHINGTON - Penguin Kaisar, spesies penguin terbesar di dunia, masuk dalam daftar satwa yang terancam akibat perubahan iklim. Ini mengindikasikan burung Antartika yang ikonik ini akan terancam punah di masa mendatang.

Sebuah studi yang diterbitkan tahun lalu menyoroti ancaman yang akan segera terjadi terhadap kelangsungan hidup penguin kaisar (Aptenodytes forsteri). Ditemukan bahwa hingga 70% koloni penguin kaisar di Antartika dapat punah pada tahun 2050 jika tingkat kehilangan es laut saat ini terus berlanjut.

Dalam skenario terburuk, 98% koloni dapat menghilang pada tahun 2100, membuat spesies tidak dapat pulih kembali. Temuan mengerikan ini mendorong US Fish and Wildlife Service (USFWS) untuk mengusulkan perlindungan penguin kaisar di bawah Endangered Species Act (ESA).

Baca juga; Perilaku Aneh Penguin Jambul, Hanya Mau Mengerami Satu Telur

USFWS secara resmi menyatakan penguin kaisar sebagai spesies yang terancam pada Selasa 25 Oktober 2022 dan memperpanjang perlindungan mereka di bawah ESA. “Daftar ini mencerminkan krisis kepunahan yang berkembang dan upaya ini untuk melestarikan spesies sebelum penurunan populasi menjadi tidak dapat diubah,” kata Direktur USFWS Martha Williams dikutip dari Live Science, Kamis (27/10/2022).

Saat ini ada sekitar 61 koloni perkembangbiakan penguin kaisar yang hidup di sepanjang garis pantai Antartika, mencakup sekitar 270.000 hingga 280.000 pasangan perkembangbiakan. Populasi ini saat ini tampak stabil, tetapi karena tingkat kehilangan es laut terus terjadi, jumlah burung yang tidak dapat terbang diperkirakan akan menurun.

“Perubahan iklim memiliki dampak besar pada spesies di seluruh dunia dan mengatasinya adalah prioritas bagi kami. Daftar penguin kaisar berfungsi sebagai bel alarm tetapi juga panggilan untuk bertindak,” tutur Williams.
Populasi Turun Tajam Akibat Perubah Iklim, Penguin Kaisar Masuk Daftar Spesies yang Terancam


Sebuah model menunjukkan bahwa, jika manusia berhasil mengekang emisi karbon secara dramatis, populasi penguin kaisar global dapat berkurang sekitar 26% pada tahun 2050. Namun dalam skenario emisi karbon tinggi, populasi dapat turun lebih dari 50% dalam kerangka waktu yang sama.

Baca juga; 596 Penguin Mati Akibat Cuaca Ekstrem yang Melanda Brazil

“Laut Ross dan Weddell adalah benteng bagi spesies ini, dan populasi di daerah ini kemungkinan besar akan tetap stabil. Namun, koloni penguin kaisar di Samudra Hindia, Samudra Pasifik Barat, dan Laut Bellingshausen dan Laut Amundsen diproyeksikan menurun lebih dari 90 persen karena mencairnya es laut,” kata USFWS.

Mengeluarkan perlindungan untuk penguin kaisar di bawah ESA berpotensi membantu meningkatkan spesies terhadap penurunan populasi. Secara khusus, menetapkan spesies sebagai terancam "mempromosikan kerja sama internasional dalam strategi konservasi, meningkatkan pendanaan untuk program konservasi, memacu penelitian dan menyediakan alat konkret untuk pengurangan ancaman.
(wib)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pulau Misterius Ditemukan...
Pulau Misterius Ditemukan di Zona Berbahaya Antartika
Ratusan Gempa Bumi Terdeteksi...
Ratusan Gempa Bumi Terdeteksi di Gletser Kiamat Antartika
Bakal Hancur Total,...
Bakal Hancur Total, Gunung Es di Antartika Berubah Warna Jadi Biru
Robot Apung Mulai Kumpulkan...
Robot Apung Mulai Kumpulkan Data Pertama di Bawah Es Antartika
10 Spesies Hewan Terancam...
10 Spesies Hewan Terancam Punah di Dunia, Terbanyak Ada di Indonesia
NASA Tangkap Sinyal...
NASA Tangkap Sinyal Aneh dari Antartika, Ilmuwan Sebut Fenomena Alam Tak Biasa
Mengapa Kunang-Kunang...
Mengapa Kunang-Kunang Semakin Sulit Ditemukan? Pakar IPB Ungkap Penyebabnya
Hilang 65 Tahun, Pria...
Hilang 65 Tahun, Pria Ini Ditemukan Sudah Jadi Tulang Membeku di Antartika
Kisah Gerry Utama, Ilmuwan...
Kisah Gerry Utama, Ilmuwan Termuda Indonesia yang Menembus Kutub Selatan
Rekomendasi
Top Skor Piala Dunia...
Top Skor Piala Dunia 2026: Messi Moncer! Mbappe, Kane, Haaland Mengekor
Pengadaan Gembok Lapas...
Pengadaan Gembok Lapas Rp92,5 M, Ditjenpas: Bukan Gembok Biasa dan Dirancang Khusus
BMKG Operasikan Radar...
BMKG Operasikan Radar Laut Canggih di Sumatera, Percepat Peringatan Dini Tsunami
Berita Terkini
TikTok Bukan Lagi Aplikasi...
TikTok Bukan Lagi Aplikasi Video: Evolusi Menjadi Super App yang Mengancam Google, Amazon, hingga Bank
Geger Robot Humanoid...
Geger Robot Humanoid Siap Gantikan Buruh Pabrik, Biaya Kerjanya Cuma Rp35 Ribu per Jam!
Modernisasi Infrastruktur...
Modernisasi Infrastruktur TI Kunci Efisiensi dan Ketahanan Bisnis di Era Digital
iPhone 18 Pro Max Kapasitas...
iPhone 18 Pro Max Kapasitas Baterai Diklaim Jauh Melampaui Samsung S26 Ultra
Setelah GTA 6 Dijual...
Setelah GTA 6 Dijual Rp1,4 Juta, Game Lain Ikut-Ikutan Naik!
Eropa Kepanasan tapi...
Eropa Kepanasan tapi Tak Mau Pasang AC: Dilema Iklim yang Bunuh 250 Orang dalam Seminggu
Infografis
Waspada! Ini Gejala...
Waspada! Ini Gejala Super Flu yang Masuk ke Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved