23 Helikopter Serang Rusia Ka-52 Rontok Disengat MANPADS, Ukraina Kehilangan 155 Unit

Rabu, 26 Oktober 2022 - 12:01 WIB
loading...
23 Helikopter Serang...
Rusia tercatat kehilangan 23 helikopter serang paling canggih yang dimiliki Ka-52 Alligator selama perang melawan Ukraina. Foto/The War Zone/Tass
A A A
KIEV - Rusia diperkirakan telah kehilangan 54 unit helikopter sejak perang dengan Ukraina akhir Februari 2022. Bahkan Rusia tercatat kehilangan 23 helikopter tempur paling canggih yang dimiliki Ka-52 Alligator.

Data intelijen Kementerian Pertahanan Inggris menyebutkan, setidaknya 23 helikopter Ka-52 Alligator Rusia ditembak jatuh atau hilang sejak perang berkobar 24 Februari 2022. Jumlah itu setara 25 persen armada Angkatan Udara Rusia yang terdiri dari 90 unit Ka-52.

“(Jumlah itu) hampir setengah dari total kehilangan helikopter Rusia di Ukraina,” kata Kementerian Pertahanan Inggris dikutip SINDOnews dari laman The War Zone, Rabu (26/10/2022).

Ka-52 Alligator adalah helikopter serang segala cuaca yang dioperasikan oleh Angkatan Udara Rusia. Helikopter ini adalah varian kursi ganda dari helikopter serang Ka-50 yang dikembangkan Kamov Design Bureau (bagian dari Russian Helicopters).

Baca juga; Helikopter Mil Mi-8 Ujung Tombak Rusia dalam Perang Elektronik di Ukraina

Helikopter Ka-52 dapat menghancurkan target darat lapis baja dan kendaraan militer, target udara berkecepatan rendah, dan personel di garis depan. Helikopter ini juga digunakan sebagai platform pengawasan dan pos komando udara untuk sekelompok helikopter serang.

Angka-angka itu sejalan dengan data Oryx, seorang peneliti independen yang melacak kerugian peralatan perang yang dikonfirmasi secara visual. Situs tersebut menghitung total 54 kerugian helikopter Rusia sejak Februari.
23 Helikopter Serang Rusia Ka-52 Rontok Disengat MANPADS, Ukraina Kehilangan 155 Unit


Rincian terdiri dari 23 unit Ka-52, 12 unit helikopter angkut Mi-8 Hip, 3 helikopter serang Mi-24, 5 Mi-35 Hind, 6 helikopter serang Mi-28 Havoc, dan 5 helikopter lain yang tak dikenal. Sebagai perbandingan, Oryx menghitung hanya 15 helikopter Ukraina yang secara visual dipastikan hilang selama konflik, 8 di antaranya adalah Mi-8.

Sekali lagi, ini adalah kerugian yang dikonfirmasi, kemungkinan ada lebih banyak yang tidak dapat dikonfirmasi secara visual. Ini tidak memperhitungkan mesin yang rusak akibat pertempuran yang tidak lagi layak untuk pertempuran.

Baca juga; Teknologi AS Makin Horor, Helikopter Black Hawk Bisa Terbang Tanpa Pilot

Menurut sebuah laporan, helikopter serang Rusia banyak rontok akibat tersengat rudal sistem pertahanan udara portabel-manusia (MANPADS) Ukraina. MANPADS telah diidentifikasi sebagai tulang punggung pertahanan udara Ukraina.

Ukraina diperkirakan memiliki 1.400 sistem Stinger FIM-192 buatan AS yang dikirim sebelum dan sesudah perang. Militer Ukraina juga menggunakan sistem Igla buatan Rusia, yang menembak jatuh sebuah pesawat pengebom Su-34 pada akhir Agustus.
23 Helikopter Serang Rusia Ka-52 Rontok Disengat MANPADS, Ukraina Kehilangan 155 Unit


Angkatan Bersenjata Rusia mengklaim telah menghancurkan lebih dari 5.000 tank dan kendaraan lapis baja lainnya milik angkatan bersenjata Ukraina selama operasi khusus di Ukraina. Juru Bicara Kementerian Pertahanan Rusia Letnan Jenderal Igor Konashenkov mengatakan, Rusia juga menghancurkan 155 helikopter Ukraina.

Baca juga; Tercepat dan Terkuat, Helikopter Defiant Sanggup Melaju 450 Km/Jam Bawa Beban 2,4 Ton

“Sejak dimulainya operasi militer khusus, sebanyak 293 pesawat, 155 helikopter, 1.981 kendaraan udara tak berawak, 375 sistem rudal anti-pesawat, 5.022 tank dan kendaraan tempur lapis baja lainnya, 837 kendaraan peluncur roket ganda, 3.397 senjata artileri lapangan dan mortir serta 5.680 kendaraan militer khusus telah dihancurkan,” katanya dilansir dari TASS pada 18 September 2022.
(wib)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Helikopter S-300 Tak...
Helikopter S-300 Tak Berawak Jadi Senjata Anti-kapal Selam
Sukhoi Su-47 Fondasi...
Sukhoi Su-47 Fondasi Teknologi Jet Tempur Generasi Berikutnya
Torpedo Super Poseidon,...
Torpedo Super Poseidon, Senjata Pencegah Nuklir Rusia Picu Ketakutan NATO
Berteknologi Canggih,...
Berteknologi Canggih, Kuba Siap Borong Drone Buatan Rusia dan Iran
Palantir Uji Coba AI...
Palantir Uji Coba AI Tempur di Perang Ukraina, Ini Fungsinya
Bongkar Teknologi Rudal...
Bongkar Teknologi Rudal Siluman Su-57 yang Timbulkan Masalah di Ukraina
Siapa Pihak yang Berpotensi...
Siapa Pihak yang Berpotensi Menggagalkan Kesepakatan Perdamaian Iran dan AS?
Inggris Akan Pasok Uranium...
Inggris Akan Pasok Uranium ke Ukraina dan Jatuhkan Sanksi Baru terhadap Rusia
Posisi Iran Jadi Pemenang,...
Posisi Iran Jadi Pemenang, Israel Tetap Berstatus Pecundang
Rekomendasi
Jenguk Haji Bolot di...
Jenguk Haji Bolot di RS, Rico Ceper Ungkap Momen Mengharukan
Trump: AS Tidak akan...
Trump: AS Tidak akan Bayar Iran Rp5 Triliun, Itu Berita Palsu
Sony Sonjaya Diperiksa...
Sony Sonjaya Diperiksa 18 Juni, Kejagung Dalami 26 Tokoh Terkait Kasus Korupsi MBG
Berita Terkini
Mengapa iPhone 11 Masih...
Mengapa iPhone 11 Masih Didukung iOS 27? Ini Jawabannya
Berpengalaman di Perang...
Berpengalaman di Perang Ukraina, Sky-Watch Luncurkan Drone Jarak Jauh RQ-70 Dainn
Pembaruan Windows 11...
Pembaruan Windows 11 Menyebabkan Serangkaian Bug Serius
Padukan Semangat Sepak...
Padukan Semangat Sepak Bola dan Teknologi, Lexar Rilis Seri Penyimpanan Resmi AFA Berdesain Ikonik Nomor 10
Komputer Kuantum Optik...
Komputer Kuantum Optik Bakal Jadi Kebutuhan Energi AI
Meta Akui Kesalahan...
Meta Akui Kesalahan dalam Restrukturisasi AI
Infografis
AS Siapkan 100 Hari...
AS Siapkan 100 Hari Lagi untuk Damaikan Rusia dan Ukraina
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved