Dahsyat, Kerumunan Lebah Mampu Ubah Cuaca dengan Getaran Sayapnya

Selasa, 25 Oktober 2022 - 16:45 WIB
loading...
A A A
“Kami baru-baru ini menemukan bahwa biologi dan medan listrik statis terkait erat. Mulai dari mikroba di tanah dan interaksi penyerbuk tanaman hingga kawanan serangga dan sirkuit listrik global,” kata Ellard Hunting, ahli biologi di University of Bristol, kepada Live Science.

Listrik statis muncul ketika benjolan mikroskopis dan lubang pada dua permukaan bergesekan satu sama lain, menyebabkan gesekan. Hal ini menyebabkan elektron, yang bermuatan negatif, melompat dari satu permukaan ke permukaan lain.

Ini meninggalkan satu permukaan bermuatan positif, sementara permukaan lainnya menjadi bermuatan negatif. Transfer melintasi dua permukaan terionisasi membuat perbedaan tegangan, atau gradien potensial, di mana muatan dapat melompat.

Baca juga; Segerombolan Lebah Bunuh 60 Penguin Afrika Langka

Gradien potensial elektrostatik ini, juga dapat mengisi daya petir melalui gesekan gumpalan es di dalam awan. Efek elektrostatik muncul di seluruh dunia serangga; memungkinkan lebah untuk menarik serbuk sari kepada mereka.

Untuk menguji apakah lebah madu menghasilkan perubahan yang cukup besar dalam medan listrik atmosfer, para peneliti menempatkan monitor medan listrik dan kamera di dekat lokasi beberapa koloni lebah madu. Dalam 3 menit serangga membanjiri udara, para peneliti menemukan bahwa gradien potensial di atas sarang meningkat menjadi 100 volt per meter.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Penelitian Mengejutkan,...
Penelitian Mengejutkan, Lebah Madu Juga Mengalami Gangguan Penciuman seperti Manusia
Tahukah Anda! Jamur...
Tahukah Anda! Jamur dapat Memengaruhi Curah Hujan dan Cuaca
Mengenal Tawon Vespa...
Mengenal Tawon Vespa Affinis, Predator Kecil yang Mampu Melumpuhkan Organ Manusia
Jangan Anggap Modifikasi...
Jangan Anggap Modifikasi Cuaca Solusi Aman, Ini Risiko yang Harus Diketahui
Ilmuwan Jepang Kembangkan...
Ilmuwan Jepang Kembangkan Kapal Pesiar untuk Hasilkan Energi Bersih dari Topan
Badai Tropis Humberto...
Badai Tropis Humberto Terbentuk di Atlantik Ancam Kepulauan Azores
Eropa Terasa Dipanggang!...
Eropa Terasa Dipanggang! Suhu Mencapai 44 Derajat Celsius
BMKG Deteksi Siklon...
BMKG Deteksi Siklon Tropis Mekkhala, Ingatkan Potensi Hujan Lebat
BMKG: Waspada Gelombang...
BMKG: Waspada Gelombang Tinggi hingga 4 Meter pada 25-28 Mei 2026
Rekomendasi
UI Tegaskan Kajian BEM...
UI Tegaskan Kajian BEM Psikologi soal LGBT Bukan Sikap Resmi Kampus
Sempat Diragukan, Menhaj...
Sempat Diragukan, Menhaj Klaim Haji 2026 Jadi Salah Satu Penyelenggaraan Terbaik dalam Sejarah
Diduga Bantu Pemberontak...
Diduga Bantu Pemberontak Myanmar, India Tangkap Tentara Bayaran Ukraina dan AS
Berita Terkini
Zuckerberg Mau Saingi...
Zuckerberg Mau Saingi Polymarket: Meta Siapkan Aplikasi Prediksi untuk 100 Juta Pengguna
TikTok Bukan Lagi Aplikasi...
TikTok Bukan Lagi Aplikasi Video: Evolusi Menjadi Super App yang Mengancam Google, Amazon, hingga Bank
Geger Robot Humanoid...
Geger Robot Humanoid Siap Gantikan Buruh Pabrik, Biaya Kerjanya Cuma Rp35 Ribu per Jam!
Modernisasi Infrastruktur...
Modernisasi Infrastruktur TI Kunci Efisiensi dan Ketahanan Bisnis di Era Digital
iPhone 18 Pro Max Kapasitas...
iPhone 18 Pro Max Kapasitas Baterai Diklaim Jauh Melampaui Samsung S26 Ultra
Setelah GTA 6 Dijual...
Setelah GTA 6 Dijual Rp1,4 Juta, Game Lain Ikut-Ikutan Naik!
Infografis
10 Negara dengan Harga...
10 Negara dengan Harga Bensin Termurah di Dunia, Libya Cuma Rp427 per Liter
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved