Mengenal Tawon Vespa Affinis, Predator Kecil yang Mampu Melumpuhkan Organ Manusia

Senin, 02 Maret 2026 - 11:01 WIB
loading...
Mengenal Tawon Vespa...
Serangan tawon Vespa yang bertubi-tubi ternyata bisa membahayakan jiwa. Foto: Sindonews/Gemini
A A A
JAKARTA - Membersihkan tandon air biasanya hanyalah agenda rutin akhir pekan yang menjemukan, namun bagi Slamet Arifianto (53), aktivitas sederhana ini justru menjadi pintu gerbang menuju maut.

Di atas rumahnya di Desa Mujur, Cilacap, koloni predator telah menunggu, siap mempertahankan wilayahnya dengan taruhan nyawa manusia.

Kamis (26/2/2026) siang itu, Slamet naik ke area tandon air di wilayah Pecangakan dengan niat membersihkan lumut yang menyumbat.
Namun, gerakan atau sentuhan tak sengaja pada struktur tandon diduga mengusik sarang tawon Vespa affinis yang bersembunyi di sana. Dalam sekejap, udara tenang di atas rumah itu berubah menjadi suara dengungan yang mengancam. Kawanan tawon keluar secara masif dan langsung menghujani tubuh Slamet dengan sengatan bertubi-tubi.

Kondisi Slamet memburuk dengan sangat cepat. Setelah sempat dilarikan ke RSU PKU Kroya dalam kondisi kritis, ia dirujuk ke RSUD Banyumas untuk penanganan intensif.

Namun, racun yang sudah menyebar ke organ vitalnya tak lagi bisa dibendung. Slamet dinyatakan meninggal dunia, menambah daftar panjang korban jiwa akibat serangga yang oleh warga lokal dijuluki "tawon ndas" ini.

Mengenal Si Predator: Vespa Affinis
Mengenal Tawon Vespa Affinis, Predator Kecil yang Mampu Melumpuhkan Organ Manusia

Vespa affinis bukanlah lebah madu yang cenderung pasif. Ia adalah tawon predator yang sangat defensif terhadap sarangnya. Secara fisik, tawon ini mudah dikenali dari ukurannya yang cukup besar untuk ukuran serangga terbang; tawon pekerja memiliki panjang tubuh sekitar 2,5 sentimeter, sementara sang ratu bisa mencapai 3 cm.

Identitas visualnya sangat kontras: tubuh didominasi warna hitam mengkilap dengan "sabuk" berwarna kuning atau jingga terang pada bagian perut (abdomen) depan.

Kepalanya cenderung berwarna cokelat kemerahan. Di Indonesia, habitatnya meluas dari hutan hingga ke jantung pemukiman padat penduduk.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Vespa Sprint, Primavera,...
Vespa Sprint, Primavera, dan Liberty Ditarik Kembali Masalah Lampu Depan
VinFast Patenkan Desain...
VinFast Patenkan Desain Skutik Baru, Desain Mirip Vespa Primavera
Kuda Besi Rp288 Juta:...
Kuda Besi Rp288 Juta: Membedah Sasis Baja dan Kulit Premium Vespa 946
Rekomendasi
Norwegia vs Inggris:...
Norwegia vs Inggris: Haaland Tagih Janji Rooney Mendayung di Sungai Mersey
KPAI Ungkap Perkembangan...
KPAI Ungkap Perkembangan Laporan Ruben Onsu dan Sarwendah, Tunggu Hasil Pengadilan
Iran Tegaskan Siap untuk...
Iran Tegaskan Siap untuk Pertahanan Skala Penuh, Trump Sebut Gencatan Senjata Berakhir
Berita Terkini
Membawa Udara Bersih...
Membawa Udara Bersih ke Dalam Rumah, Bentuk Kepedulian Terbaik Saat Polusi Melanda
Membongkar Otak Rudal...
Membongkar Otak Rudal Barracuda-500M yang Supercerdas
Anak Muda Bingung Pilih...
Anak Muda Bingung Pilih Kripto atau Saham? Begini Kata Para Praktisi
Samsung dan Google Mulai...
Samsung dan Google Mulai Serang Apple dengan Fitur Ini
Eropa Siap Masuk Arena...
Eropa Siap Masuk Arena Pertempuran Robot AI China dan AS
Kamera iPhone 17 Pro...
Kamera iPhone 17 Pro Max vs Samsung Galaxy S26, Pilih Mana?
Infografis
Zion Suzuki, Tembok...
Zion Suzuki, Tembok Samurai Biru yang Bikin Belanda Frustrasi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved