Mengenal Tawon Vespa Affinis, Predator Kecil yang Mampu Melumpuhkan Organ Manusia
Senin, 02 Maret 2026 - 11:01 WIB
loading...
A
A
A
Sarang mereka adalah mahakarya arsitektur yang mematikan. Terbuat dari campuran kunyahan kayu (selulosa) dan lumpur, sarang ini bisa tumbuh hingga lebar 69 cm dengan tinggi mencapai 60 cm. Di dalamnya, ribuan tawon pekerja tinggal bersama satu ratu, siap menyerang siapa saja yang dianggap mengganggu stabilitas koloni.
Saat satu tawon menyengat, ia melepaskan feromon peringatan yang memicu anggota koloni lainnya untuk datang dan menyerang target yang sama secara agresif.
Semakin banyak sengatan, semakin tinggi dosis racun yang masuk ke pembuluh darah. Dampaknya tidak hanya sekadar bengkak atau alergi kulit. Dalam dosis tinggi, racun Vespa affinis dapat memicu Multiple Organ Dysfunction Syndrome (MODS).
“Bila tidak ditangani secara tepat dalam waktu kurang dari 24 jam, korban dapat mengalami anafilaksis atau reaksi alergi berat," demikian dilansir dari rilis resmi DPKP Palangka Raya mengenai bahaya serangga ini.
Racun tersebut bekerja merusak organ vital, menyebabkan edema paru akut (penumpukan cairan di paru-paru yang membuat korban gagal napas) serta gagal ginjal akut karena ginjal harus bekerja ekstra keras menyaring toksin yang sangat pekat.
Kemunculan tawon Vespa di area pemukiman menunjukkan peningkatan. Para ahli lingkungan melihat adanya pergeseran habitat akibat perubahan penggunaan lahan dan manajemen sampah yang buruk di daerah urban.
Sebagai hewan omnivora, tawon Vespa tertarik pada sisa-sisa protein di tempat sampah dan nektar di kebun warga.
Mengapa Sengatannya Mematikan?
Kematian akibat tawon Vespa jarang disebabkan oleh satu sengatan tunggal, melainkan oleh serangan berkelompok atau "mass envenomation".Saat satu tawon menyengat, ia melepaskan feromon peringatan yang memicu anggota koloni lainnya untuk datang dan menyerang target yang sama secara agresif.
Semakin banyak sengatan, semakin tinggi dosis racun yang masuk ke pembuluh darah. Dampaknya tidak hanya sekadar bengkak atau alergi kulit. Dalam dosis tinggi, racun Vespa affinis dapat memicu Multiple Organ Dysfunction Syndrome (MODS).
“Bila tidak ditangani secara tepat dalam waktu kurang dari 24 jam, korban dapat mengalami anafilaksis atau reaksi alergi berat," demikian dilansir dari rilis resmi DPKP Palangka Raya mengenai bahaya serangga ini.
Racun tersebut bekerja merusak organ vital, menyebabkan edema paru akut (penumpukan cairan di paru-paru yang membuat korban gagal napas) serta gagal ginjal akut karena ginjal harus bekerja ekstra keras menyaring toksin yang sangat pekat.
Kemunculan tawon Vespa di area pemukiman menunjukkan peningkatan. Para ahli lingkungan melihat adanya pergeseran habitat akibat perubahan penggunaan lahan dan manajemen sampah yang buruk di daerah urban.
Sebagai hewan omnivora, tawon Vespa tertarik pada sisa-sisa protein di tempat sampah dan nektar di kebun warga.
Lihat Juga :