Badan Antariksa Eropa Beralih ke SpaceX untuk Peluncuran Teleskop Ruang Angkasa

Jum'at, 21 Oktober 2022 - 19:04 WIB
loading...
Badan Antariksa Eropa...
Badan Antariksa Eropa (ESA) memilih SpaceX untuk menggantikan badan antariksa Rusia (Roscosmos) sebagai peluncur dua misi penting dalam dua tahun ke depan.Foto/Reuters
A A A
PARIS - Badan Antariksa Eropa (ESA) memilih SpaceX untuk menggantikan badan antariksa Rusia (Roscosmos) sebagai peluncur dua misi penting dalam dua tahun ke depan. Dua misi ESA yang dipilih untuk peluncuran SpaceX Falcon 9 adalah teleskop ruang angkasa Euclid dan probe Hera untuk menindaklanjuti misi DART NASA.

Peluncuran di atas roket SpaceX akan berlangsung masing-masing pada tahun 2023 dan 2024. Kedua misi tersebut awalnya direncanakan untuk diluncurkan oleh badan antariksa Rusia, Roscosmos, dengan roket Soyuz. Namun, hubungan yang tegang setelah invasi berkelanjutan Rusia ke Ukraina telah mendorong ESA untuk mencari vendor peluncuran lainnya.

Pengumuman itu disampaikan kepala ESA Joseph Aschbacher selama sesi informasi setelah pertemuan Dewan ESA. “Hari ini keputusan telah dibuat tentang peluncuran Euclid, Earthcare, dan Hera,” kata Aschbacher kepada wartawan dikutip SINDOnews dari laman Space.com, Jumat (21/10/2022).

Baca juga; Roket Proton Rusia Luncurkan Satelit Komunikasi Milik Angola

Aschbacher menambahkan, negara-negara anggota ESA telah memutuskan bahwa misi Euclid dan Hera diusulkan untuk diluncurkan dengan Falcon 9 dan Earthcare akan diluncurkan di Vega C. “Ini adalah tindakan sementara yang perlu kami luncurkan, terutama karena tap out Soyuz,” lanjut Aschbacher.

Diketahui Earthcare adalah satelit pengamat Bumi ESA yang akan bergabung dengan program Copernicus Eropa, konstelasi pesawat ruang angkasa pemantau iklim. Seperti yang dicatat Aschbacher, Earthcare sekarang akan diluncurkan bukan di Soyuz tetapi di Vega C, roket yang dioperasikan oleh perusahaan Prancis Arianespace yang memulai debutnya Juli lalu.

Pengumuman ESA berasal dari invasi Rusia ke Ukraina dan mengakibatkan sanksi yang telah merenggangkan hubungan antara badan antariksa Barat dan Roscosmos. Pada Februari 2022, Aschbacer menegaskan bahwa ESA akan terus bekerja sama dengan Rusia sehubungan dengan invasi Ukraina, meskipun para pakar kebijakan luar angkasa meragukannya.

Baca juga; ESA Teken Kontrak Pembuatan Modul Orion untuk Misi NASA ke Bulan

Selain misi Euclid, Hera, dan Earthcare, Badan Antariksa Eropa telah mengakhiri kerja sama dengan Roscosmos dalam program penjelajah Mars pemburu kehidupan yang dijadwalkan diluncurkan akhir dekade ini. “Keadaan yang menyebabkan penangguhan kerja sama dengan Roscosmos, perang di Ukraina dan sanksi yang dihasilkan, terus berlanjut,” lanjut Aschbacher.
(wib)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Mengapa Orbit Bumi Berputar...
Mengapa Orbit Bumi Berputar Tak Terkendali? Ternyata Ini Penyebabnya
Eropa Kepanasan tapi...
Eropa Kepanasan tapi Tak Mau Pasang AC: Dilema Iklim yang Bunuh 250 Orang dalam Seminggu
Panas Ekstrem, Paris...
Panas Ekstrem, Paris Ubah Sungai Seine Jadi Pendingin Udara
SpaceX: IPO Terbesar...
SpaceX: IPO Terbesar Sejarah, Eforia Tercepat yang Menguap
NASA Temukan Planet...
NASA Temukan Planet Raksasa dengan Suhu seperti di Bumi dan Dipenuhi Gas Metana
Eropa Wajibkan Pelabelan...
Eropa Wajibkan Pelabelan Konten yang Dihasilkan AI
Turki Jadi Bagian Penting...
Turki Jadi Bagian Penting Arsitektur Keamanan NATO di Masa Depan
Usai Tewaskan 1.300...
Usai Tewaskan 1.300 Orang di Eropa, Gelombang Panas Ekstrem Kini Melanda AS
Jalanan di Inggris Meleleh...
Jalanan di Inggris Meleleh pada Suhu 45 Derajat Celsius, Ini 3 Alasannya
Rekomendasi
Hindari Teluk, Irak...
Hindari Teluk, Irak Bersiap Buka Lagi Jalur Darat Suriah untuk Ekspor Minyak
Komitmen Perkuat UMKM...
Komitmen Perkuat UMKM dan Lapangan Kerja, Bupati Rudy Susmanto Raih Penghargaan Nasional!
Keutamaan Menutup Aib...
Keutamaan Menutup Aib Orang Lain dalam Islam, Allah Janjikan 3 Balasan Luar Biasa
Berita Terkini
Mengapa Orbit Bumi Berputar...
Mengapa Orbit Bumi Berputar Tak Terkendali? Ternyata Ini Penyebabnya
Video Prototipe Project...
Video Prototipe Project Aion Ungkap Konsep Sistem Operasi AI Microsoft
Cdidel Sandy Harianto:...
Cdidel Sandy Harianto: dari Iseng Nonton Live Streaming, Kini Jadi Idola Pemain Car Driving Indonesia
Percepat Transformasi,...
Percepat Transformasi, Telkom Sukses Tuntaskan Restrukturisasi 10 Entitas Bisnis
MacBook Air Makin Mahal,...
MacBook Air Makin Mahal, M1 Baru Rp8 Jutaan dan Bekas Rp6 Jutaan Masih Layak Dibeli?
Mengapa Spam Judi Online...
Mengapa Spam Judi Online Makin Marak di Kolom Komentar Media Sosial?
Infografis
AS Setujui Penjualan...
AS Setujui Penjualan Peralatan Senilai Rp5 T untuk F-16 ke Ukraina
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved