Neeva, Mesin Pencari Baru Bebas Iklan Pesaing Google

Jum'at, 07 Oktober 2022 - 12:06 WIB
loading...
A A A
Pengguna dari Jerman, Prancis, dan Inggris Raya mendapatkan hasil penelusuran lokal untuk topik penelusuran tertentu, termasuk saham, cuaca, restoran, dan lainnya. Versi antarmuka bahasa Prancis dan Jerman juga tersedia.

Neeva menggunakan cara indeks seperti Bing untuk memberikan hasil pencarian kepada pengguna. Layanan ini mendukung pencarian gambar, video, berita dan peta, serta saran pencarian.

Mesin pencari tersebut juga berjanji hanya menyimpan "informasi dalam jumlah terbatas" tentang penggunanya untuk "membuat produk lebih baik" bagi pengguna individu. Informasi dihapus setelah 90 hari secara.

BACA JUGA: Game Overwatch 2 Mendapat Serangan DDoS, Pemain Tidak Bisa Log In

Masih harus dilihat bagaimana mesin pencari bebas iklan seperti Neeva atau Kagi beroperasi dalam beberapa bulan dan tahun mendatang. Tentu saja ada pasar untuk hasil pencarian yang tidak bias dan bebas iklan, tetapi tidak jelas berapa banyak pengguna Internet yang bersedia membayar untuk itu.
(dan)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
OpenAI dan NVIDIA Mengadopsi...
OpenAI dan NVIDIA Mengadopsi Teknologi Watermark AI Google
Google Merombak Bilah...
Google Merombak Bilah Pencariannya setelah 25 Tahun Diperkenalkan
Gara-gara AI Semakin...
Gara-gara AI Semakin Pintar, Matt Lowrie Tinggalkan Google
Google Luncurkan Fitbit...
Google Luncurkan Fitbit Air, Gelang Pintar Rp1,7 Juta yang Tidak Memiliki Layar
Amazon dan Google Didesak...
Amazon dan Google Didesak Dampak Ungkap Lingkungan Terkait Pusat Data
Iran Gempur Pusat Data...
Iran Gempur Pusat Data Amazon dan Oracle, Google dan YouTube Selanjutnya
Waymo Ojai, Robotaxi...
Waymo Ojai, Robotaxi Baru Google yang Dikembangkan Bersama Zeekr
Dorong Literasi AI,...
Dorong Literasi AI, Google Indonesia Lantik 2.000 Student Ambassadors
Menkomdigi: Meta Patuh...
Menkomdigi: Meta Patuh terhadap PP Tunas, Google Dapat Surat Teguran
Rekomendasi
Danantara Bantah Isu...
Danantara Bantah Isu Pemilik Tabungan Rp3 Miliar Wajib Beli Patriot Bond
Bunga Mulai 1,75%! BRI...
Bunga Mulai 1,75%! BRI KPR Hadirkan Solusi Paling Ringan untuk Miliki Rumah Impian
Penggunaan AI Melesat...
Penggunaan AI Melesat Sebabkan Harga Mobil Naik Signifikan
Berita Terkini
Bangun Kedaulatan Digital,...
Bangun Kedaulatan Digital, Telkom Pertemukan Regulator dan Pemain Industri
Kehilangan Kendali,...
Kehilangan Kendali, Anthropic Usulkan Hentikan Sementara Pengembangan AI
Respons Permintaan Tinggi,...
Respons Permintaan Tinggi, Telkom Akselerasi Ekspansi Kapasitas NeutraDC Batam
Luncurkan AIcosystem,...
Luncurkan AIcosystem, Telkom Siap Garap Peluang AI di Berbagai Sektor Industri
Jalan Pintas Nostalgia:...
Jalan Pintas Nostalgia: Ragnarok Buka Server EDDGA, Naik Level Kini Sekejap Mata
Tragedi Bitcoin: Rp72...
Tragedi Bitcoin: Rp72 Triliun Hangus Terseret Tren Terburuk Sejak Agustus!
Infografis
Deretan Pasal Kontroversial...
Deretan Pasal Kontroversial dalam KUHP Baru
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved