Wujud Nyata Memperkuat Layanan Transaksi Digital di Indonesia

Jum'at, 07 Oktober 2022 - 15:15 WIB
loading...
Wujud Nyata Memperkuat...
Memperkuat transaksi digital, penandatanganan perjanjian jual beli saham bersyarat antara Lintasarta dan PPA untuk pembelian saham PT Arta Integrasi Teknologi (ARINT), anak usaha Lintasarta. FOTO/ IST
A A A
JAKARTA - Mengantisipasi tren transaksi digital di dunia dan di Indonesia, PT Aplikanusa Lintasarta (Lintasarta), perusahaan yang bergerak di bidang Informations and Communication Technology (ICT) Total Solutions, yang juga merupakan anak usaha PT Indosat Tbk (Indosat Ooredoo Hutchison/IOH), melakukan kerja sama strategis dengan PT Perusahaan Pengelola Aset (PPA).

BACA JUGA - Ekosistem Digital dan Ekologi Digital

Hal ini ditandai dengan penandatanganan perjanjian jual beli saham bersyarat antara Lintasarta dan PPA untuk pembelian saham PT Arta Integrasi Teknologi (ARINT), anak usaha Lintasarta.

Penandatanganan dilakukan hari ini oleh Direktur Utama Lintasarta, Arya Damar, dan Direktur Utama PPA, Yadi Jaya Ruchandi, serta disaksikan oleh President Director and CEO Indosat Ooredoo Hutchison, Vikram Sinha, dan Direktur Utama Artajasa, Moch. Maruf, di Grha Artajasa. Transaksi strategis ini merupakan sinergi antara IOH, Lintasarta, dan PPA untuk memperkuat peran Artajasa di dalam ekosistem digital Indonesia.
Wujud Nyata Memperkuat Layanan Transaksi Digital di Indonesia

Ke depan, Artajasa diharapkan dapat memperkuat ragam layanannya, memperluas cakupan bisnisnya, serta meningkatkan kepercayaan pelanggan, sehingga dapat memberikan kemudahan bagi masyarakat dalam bertransaksi secara digital. Selain itu, transaksi ini merupakan bentuk kepatuhan atas peraturan yang berlaku di Indonesia.

, "Hari ini kami memulai sebuah perjalanan bersejarah di Artajasa, karena transaksi ini akan memungkinkan kami untuk berinovasi dalam memberikan solusi pembayaran baru dan memperkenalkan produk- produk baru dalam ekonomi digital Indonesia." tutur Direktur Utama Artajasa, Moch. Maruf.

Sementara itu, dalam kesempatan yang sama, Direktur Utama Lintasarta, Arya Damar, mengatakan, transaksi dan kerja sama strategis ini memungkinkan Artajasa untuk memberikan solusi terbaik di kelasnya kepada para pelanggannya.

'' Selain itu, upaya ini adalah bentuk kepatuhan kami terhadap regulasi terkait industri sistem pembayaran dalam negeri, yang pada akhirnya akan meningkatkan customer experience.” jelas Arya.

President Director and CEO Indosat Ooredoo Hutchison, Vikram Sinha, menambahkan, "Kami percaya kolaborasi ini merupakan peluang besar bersama untuk mempercepat pertumbuhan ekonomi digital Indonesia dengan menciptakan sinergi antara ekosistem IOH, Lintasarta, Artajasa, dan PPA. Hal ini juga sesuai dengan semangat gotong royong yang diusung IOH dalam mewujudkan misinya memberikan pengalaman digital kelas dunia, menghubungkan dan memberdayakan masyarakat Indonesia."

Lebih lanjut, Direktur Utama PPA, Yadi Jaya Ruchandi, menyampaikan, transaksi ini merupakan komitmen kami dalam mengoptimalisasikan kepemilikan saham minoritas pada Indosat Ooredoo Hutchison sebagaimana yang diamanatkan oleh Kementerian BUMN kepada PPA, serta menciptakan peluang sinergi di dalam ekosistem Holding Danareksa.

''Kami percaya bahwa kerja sama strategis antara PPA dengan IOH, Lintasarta, dan Artajasa melalui ARINT akan menciptakan banyak peluang baru pada ekosistem pembayaran digital Indonesia dan dapat memberikan pengalaman pelanggan yang luar biasa bagi masyarakat Indonesia.” tutup Yadi
(wbs)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Bangun Kedaulatan Digital,...
Bangun Kedaulatan Digital, Telkom Pertemukan Regulator dan Pemain Industri
Lewat Indonesia Tech...
Lewat Indonesia Tech Sovereignty Forum 2026, Telkom Kokohkan Fondasi Digital Nasional
Lindungi Konsumen dan...
Lindungi Konsumen dan Literasi Digital, Blibli Luncurkan JEDA
Transaksi Digital Melonjak...
Transaksi Digital Melonjak Jelang Lebaran, Menguji Kesiapan Sistem TI Perusahaan
Legal Tech, Teknologi...
Legal Tech, Teknologi Kantor Hukum Jadi Tren di Indonesia
Digital Resilience Summit...
Digital Resilience Summit 2025 untuk Bangun Ekosistem Digital Tangguh
Liburan ke China Makin...
Liburan ke China Makin Praktis, Kini Bisa Tinggal Scan Pakai QRIS Cross-Border BRImo!
Marketplace kian ‘Sesak’,...
Marketplace kian ‘Sesak’, Momentum Baru bagi Pertumbuhan Bisnis Mandiri
Makin Fleksibel! Keliling...
Makin Fleksibel! Keliling Dunia Nggak Masalah, Daftar BRImo Kini Bisa dari 15 Negara
Rekomendasi
Dikuntit OTK, Islah...
Dikuntit OTK, Islah Bahrawi Sebut Polanya Mirip Kasus Andrie Yunus
Oditur Militer: Jika...
Oditur Militer: Jika Kita Bisa Lihat Andrie Yunus, Tuntutan Bisa Lebih Tinggi
Cerita Perjalanan Revisi...
Cerita Perjalanan Revisi UU Polri, Kapolri Singgung Aksi Demo Agustus Kelam
Berita Terkini
Menganalisis Kekuatan...
Menganalisis Kekuatan Pesawat Su-35 dan Rafale setelah Pertemuan di Laut Baltik
4 Teknologi Mutakhir...
4 Teknologi Mutakhir di Piala Dunia 2026, Pesepak Bola Akan Jadi Avatar
OpenAI Luncurkan Fitur...
OpenAI Luncurkan Fitur Penguncian Perlindungan Data untuk ChatGPT
Rayakan Hari Jadi ke-30,...
Rayakan Hari Jadi ke-30, Lexar Padukan Visi Teknologi AI dan Sinergi Global
Gerhana Matahari Total...
Gerhana Matahari Total Terlama Abad Ini Akan Segera Terjadi
Ilmuwan Pastikan AI...
Ilmuwan Pastikan AI Belum Bisa Kalahkan Teori Soal Iklim
Infografis
10 Pemain Bintang yang...
10 Pemain Bintang yang Absen di Piala Dunia 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved