Digital Resilience Summit 2025 untuk Bangun Ekosistem Digital Tangguh
Sabtu, 13 September 2025 - 09:47 WIB
loading...
Foto: Doc. Istimewa
A
A
A
PERURI bersama PT Xynexis International sukses menyelenggarakan Digital Resilience Summit 2025 pada 10–11 September 2025 di Hall INA Digital, Kantor PERURI, Jakarta Selatan. Acara bergengsi bertema “Integrating Cybersecurity, AI, Quantum & Privacy for Enterprise Resilience” ini mempertemukan pemimpin industri, regulator, akademisi, dan komunitas teknologi untuk membahas isu-isu krusial dalam membangun ketahanan digital bangsa.
Hari pertama diisi dengan Keynote Speech dari tokoh-tokoh nasional, di antaranya: Menteri PAN-RB, Rini Widyantini; Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek), Prof. Brian Yuliarto, Ph.D (melalui tayangan video); Kepala BP Taskin, Budiman Sudjatmiko; serta Wakil Menteri BUMN, Kartika Wirjoatmodjo. Hadir pula Direktur Utama PERURI, Dwina Septiani Wijaya, dan CEO PT Xynexis International, Eva Yulianti Noor, yang menegaskan komitmen kolaborasi lintas sektor untuk memperkuat ketahanan digital nasional.
Dalam sambutannya, Wakil Menteri BUMN, Kartika Wirjoatmodjo menekankan pentingnya membangun ekosistem digital yang tangguh.
“Indonesia adalah salah satu komunitas digital terbesar di dunia dengan nilai ekonomi digital yang diproyeksikan mencapai USD 109 miliar pada 2025. Namun, di balik potensi itu, kita menghadapi ancaman serius seperti serangan siber yang menargetkan sektor strategis. Kita harus lebih siap menghadapi tantangan ini bersama- sama,” ujar Kartika.
Sementara itu, Direktur Utama PERURI, Dwina Septiani Wijaya menegaskan bahwa acara ini adalah momentum strategis bagi PERURI. “Digital Resilience Summit 2025 menjadi wadah strategis bagi PERURI untuk memperkuat kontribusi dalam membangun ekosistem teknologi dan keamanan digital di Indonesia. Di era disrupsi yang penuh risiko, kolaborasi lintas sektor menjadi kunci agar kedaulatan digital Indonesia tetap terjaga,” kata Dwina.
Hari pertama diisi dengan Keynote Speech dari tokoh-tokoh nasional, di antaranya: Menteri PAN-RB, Rini Widyantini; Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek), Prof. Brian Yuliarto, Ph.D (melalui tayangan video); Kepala BP Taskin, Budiman Sudjatmiko; serta Wakil Menteri BUMN, Kartika Wirjoatmodjo. Hadir pula Direktur Utama PERURI, Dwina Septiani Wijaya, dan CEO PT Xynexis International, Eva Yulianti Noor, yang menegaskan komitmen kolaborasi lintas sektor untuk memperkuat ketahanan digital nasional.
Dalam sambutannya, Wakil Menteri BUMN, Kartika Wirjoatmodjo menekankan pentingnya membangun ekosistem digital yang tangguh.
“Indonesia adalah salah satu komunitas digital terbesar di dunia dengan nilai ekonomi digital yang diproyeksikan mencapai USD 109 miliar pada 2025. Namun, di balik potensi itu, kita menghadapi ancaman serius seperti serangan siber yang menargetkan sektor strategis. Kita harus lebih siap menghadapi tantangan ini bersama- sama,” ujar Kartika.
Sementara itu, Direktur Utama PERURI, Dwina Septiani Wijaya menegaskan bahwa acara ini adalah momentum strategis bagi PERURI. “Digital Resilience Summit 2025 menjadi wadah strategis bagi PERURI untuk memperkuat kontribusi dalam membangun ekosistem teknologi dan keamanan digital di Indonesia. Di era disrupsi yang penuh risiko, kolaborasi lintas sektor menjadi kunci agar kedaulatan digital Indonesia tetap terjaga,” kata Dwina.
Lihat Juga :