Korut Diperkirakan Uji Rudal Hwangsong-12, Mampu Bawa Senjata Nuklir di Ketinggian 1.000 Km
Rabu, 05 Oktober 2022 - 06:59 WIB
loading...
A
A
A
Saat uji coba rudal itu mendarat di Samudra Pasifik tanpa menimbulkan dampak yang membahayakan. Sempat dikhawatirkan rudal itu menimbulkan kerusakan di daerah berpenduduk padat, karena terbang di atas wilayah Tohoku Jepang, yang berpenduduk lebih dari delapan juta jiwa.
![Korut Diperkirakan Uji Rudal Hwangsong-12, Mampu Bawa Senjata Nuklir di Ketinggian 1.000 Km]()
Pakar yang tidak disebutkan namanya yang dikutip oleh Washington Post mengatakan uji coba rudal, yang menggunakan kendaraan yang mampu menampung senjata nuklir, mendorong Korea Utara lebih dekat untuk mengancam daratan Amerika Serikat (AS). Tes tersebut adalah bagian dari demonstrasi yang lebih besar oleh Korea Utara, yang telah meluncurkan sekitar 40 rudal di 20 atau lebih upaya pada tahun 2022.
Baca juga; Giliran Prancis Panaskan Mesin Kapal Selam Nuklir, Duguay-Trouin Mampu Menyelam 50 Hari
“Amerika Serikat akan melanjutkan upayanya untuk membatasi kemampuan (Korea Utara) untuk memajukan program rudal balistik dan senjata pemusnah massal yang dilarang, termasuk dengan sekutu dan mitra PBB,” kata juru bicara Dewan Keamanan Nasional AS Adrienne Watson dalam sebuah pernyataan, yang dikutip SINDOnews dari laman Space.com, Rabu (5/10/2022).

Pakar yang tidak disebutkan namanya yang dikutip oleh Washington Post mengatakan uji coba rudal, yang menggunakan kendaraan yang mampu menampung senjata nuklir, mendorong Korea Utara lebih dekat untuk mengancam daratan Amerika Serikat (AS). Tes tersebut adalah bagian dari demonstrasi yang lebih besar oleh Korea Utara, yang telah meluncurkan sekitar 40 rudal di 20 atau lebih upaya pada tahun 2022.
Baca juga; Giliran Prancis Panaskan Mesin Kapal Selam Nuklir, Duguay-Trouin Mampu Menyelam 50 Hari
“Amerika Serikat akan melanjutkan upayanya untuk membatasi kemampuan (Korea Utara) untuk memajukan program rudal balistik dan senjata pemusnah massal yang dilarang, termasuk dengan sekutu dan mitra PBB,” kata juru bicara Dewan Keamanan Nasional AS Adrienne Watson dalam sebuah pernyataan, yang dikutip SINDOnews dari laman Space.com, Rabu (5/10/2022).
(wib)
Lihat Juga :