Mengapa Asam Sulfat Mampu Hancurkan Logam? Ini Penjelasannya

Selasa, 04 Oktober 2022 - 13:30 WIB
loading...
Mengapa Asam Sulfat...
Asam Sulfat merupakan bahan kimia yang sangat reaktif dan mampu melarutkan sebagian besar logam. Foto/Ist
A A A
JAKARTA - Asam Sulfat merupakan bahan kimia yang sangat reaktif dan mampu melarutkan sebagian besar logam. Misalnya, asam pekat yang dapat mengoksidasi, mendehidrasi, atau juga sulfonat sebagian besar senyawa organik, sering menyebabkan hangus.

Asam sulfat dapat bereaksi dengan logam, terutama apabila dicampurkan dengan air, yang digunakan untuk membentuk gas hidrogen yang gampang terbakar dan menimbulkan ledakan. Asam sulfat yang gampang terbakar merupakan pengoksidasi kuat yang meningkatkan pembakaran zat lain, tidak membakar dirinya sendiri.

Asam sulfat itu adalah bahan alami berupa cairan bening seperti minyak, pada zaman dulu asam sulfat disebut “minyak vitrol”. Reaksi hidrasi asam sulfat sangat eksotermik. Karena asam sufat sifatnya bisa terhidrasi, asam sulfat merupakan zat pendehidrasi yang paling sering digunakan untuk mengeringkan buah-buahan.

Baca juga; 5 Zat Asam Terkuat di Dunia, Nomor 3 Digunakan dalam Bahan Bakar Roket

Karena asam sulfat merupakan ‘asam’, maka bisa bereaksi dengan basa yang menghasilkan garam sulfat seperti garam tembaga sulfat yang dibuat dari reaksi selang tembaga oksida dengan asam sulfat. Asam sulfat juga biasa dipakai untuk mengasamkan garam dan menghasilkan asam yang lebih lemah.

Asam sulfat bereaksi seperti biasanya yaitu logam dengan reaksi pengganti tunggal, yang menghasilkan hidrogen dan logam sulfat. Asam sulfat yang encer bisa menghancurkan besi, alumunium, seng, mangan, magnesium, dan nikel.

Baca juga; 5 Basa Terkuat di Dunia, Nomor 3 Penting dalam Bidang Farmasi

Berbeda dengan timah dan tembaga, keduanya membutuhkan asam sulfat yang lebih panas dan pekat. Timbal dan tungsten juga tidak bereaksi ketika disiram asam sulfat. Karena biasanya reaksi asam sulfat dengan logam akan menghasilkan hidrogen.

MG/Navizia Louvitrioktavia
(wib)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Terindikasi Zat seperti...
Terindikasi Zat seperti Racun Tikus, Daging Babi Berubah Jadi Biru
Bola-bola Misterius...
Bola-bola Misterius Mengandung Zat Mudah Terbakar Terdampar di Pantai Australia
Zat Kimia Berbahaya...
Zat Kimia Berbahaya Ditemukan di Kosmetik Kecantikan, Ini Daftar Produknyawa
PHK Massal di Industri...
PHK Massal di Industri Teknologi: Ketika Raksasa-Raksasa Digital Terpaksa Merampingkan Diri
Mengapa Buku Punya Aroma...
Mengapa Buku Punya Aroma Khas? Ini Penjelasan Ilmiahnya
Ini Lima Sektor yang...
Ini Lima Sektor yang Paling Rentan Serangan Siber
Gegara Ledakan AI, Industri...
Gegara Ledakan AI, Industri Cip Rp27.000 Triliun Jadi Medan Perang AS-China
International Industrial...
International Industrial Week Indonesia 2026 Resmi Dibuka, Dorong Daya Saing Industri Melalui Inovasi dan Kemitraan Strategis
Evita DPR Soroti Ruwetnya...
Evita DPR Soroti Ruwetnya Industri Tekstil Nasional
Rekomendasi
3 Unit Insinerator KKP...
3 Unit Insinerator KKP di Gili Trawangan Masih Menunggu Izin Operasi
Rupiah Melemah, Bagaimana...
Rupiah Melemah, Bagaimana Nasib Proyek IKN?
Bagikan Pangan Gratis...
Bagikan Pangan Gratis dan Gelar Senam Sehat, MNC Peduli dan Park Hyatt Jakarta Angkat Program Food Rescue untuk Warga Duri Kepa
Berita Terkini
Mengenal Siri AI di...
Mengenal Siri AI di WWDC 2026 dan Apa Saja Fitur Barunya?
Iran Temukan Pangkalan...
Iran Temukan Pangkalan Angkatan Laut Berusia 2.000 Tahun di Selat Hormuz
Apa Itu Siri AI Apple...
Apa Itu Siri AI Apple dan Mengapa 1,3 Miliar iPhone Tak Bisa Menjalankannya?
Poco F8 Ultra Kembali...
Poco F8 Ultra Kembali Dijual di Indonesia: HP Gaming Buas dengan Snapdragon 8 Elite Gen 5
Siaga di Selat Hormuz,...
Siaga di Selat Hormuz, AS Gunakan Perahu Canggih Tanpa Awak
Amankan Piala Dunia...
Amankan Piala Dunia 2026, AS Kerahkan Sistem Pertahanan Anti-drone
Infografis
Iran Paksa AS Terima...
Iran Paksa AS Terima Kekalahan setelah 40 Hari Berperang, Ini 10 Poin Gencatan Senjata
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved