Spesifikasi Admiral Kuznetsov, Kapal Induk Rusia dengan Kemampuan Mengerikan

Senin, 19 September 2022 - 15:20 WIB
loading...
Spesifikasi Admiral...
Rusia dikenal sebagai salah satu negara dengan kekuatan militer yang mumpuni dan disegani. Foto DOK Ist
A A A
JAKARTA - Rusia dikenal sebagai salah satu negara dengan kekuatan militer yang mumpuni dan disegani. Negara yang dipimpin Vladimir Putin ini memiliki berbagai persenjataan militer canggih, baik di sektor darat, laut maupun udaranya.

Dari sekian banyak diantaranya, salah satu yang cukup menarik perhatian adalah sebuah kapal induk bernama Admiral Kuznetsov. Jenis kapal ini diketahui sebagai satu-satunya induk yang dimiliki Rusia.

Baca juga : Waswas Perang, Ini Perbandingan Kekuatan Militer Rusia dan AS

Dikutip dari laman Military Factory, pengembangan kapal induk di Rusia memang dimulai dengan lambat sejak era Uni Soviet. Kala itu, dua kapal induk sempat direncanakan, namun harus batal setelah meletusnya Perang Dunia II sehingga mengharuskan mereka lebih berfokus pada angkatan daratnya.

Pada awal 1960-an saat rezim Brezhnev berkuasa, kapal induk di Rusia menjadi kenyataan dengan hadirnya Moskva dan Leningrad. Hanya saja, keduanya bukanlah kapal induk sejati dan hanya bisa didukung helikopter.

Barulah setelahnya muncul Admiral Kuznetsov dan menjadi kapal induk tetap Rusia yang beroperasi. Melihat dari spesifikasinya, kapal induk ini dibekali tenaga konvensional dan memiliki delapan boiler dan empat turbin uap.

Adapun masing-masing diantaranya menghasilkan 50.000 HP dan menggerakan empat poros baling-baling fixed-pitch. Dikutip dari laman Naval Technology, Admiral Kuznetsov memiliki panjang sekitar 284 meter, lebar 72,3 meter, hingga draft 9,14 meter. Sedangkan perpindahan beban penuhnya mencapai 55.000 ton.

Lebih lanjut, kapal ini memiliki dek penerbangan yang cukup luas dan dilengkapi kabel arrester. Beralih ke bagian sensor, kapal induk Rusia ini dibekali radar kapal yang termasuk radar akuisisi target udara dan permukaan, radar kontrol penerbangan, radar navigasi, hingga radar kontrol tembakan.

Selain itu, Admiral Kuznetsov juga dilengkapi sistem anti kapal selam Udav-1 dengan 60 roket anti-kapal selam. Dirancang oleh Splav Research and Production Association di Moskow, Udav-1 dapat melindungi kapal dengan menghancurkan torpedo yang menyerangnya.

Baca juga : Jenderal AS: Rusia Miliki Kekuatan Militer Luar Biasa

Tak sampai disitu saja, fitur ini juga memperkuat pertahanan terhadap kapal selam dan sistem penyabotase seperti kendaraan bawah air canggih. Kemudian, tersemat juga sensor pendeteksi torpedo dan kapal selam dengan radar pencarian permukaan hingga detektor anomali magnetik.

Beralih menuju persenjataan, kapal induk Rusia ini memiliki sistem rudal anti-kapal yang dibekali 12 peluncur rudal antar permukaan. Rudal Granit (NATO SS-N-19 Shipwreck) diketahui memiliki jangkauan hingga 400 km dan bisa membawa hulu ledak konvensional maupun nuklir.

Pada sistem rudal pertahanan, Admiral Kuznetsov memiliki Klinok Air Defense dengan 24 peluncur vertikal dan 192 rudal. Sehingga dapat melindungi kapal dari rudal, pesawat, ataupun jenis kapal perang lainnya.

Selanjutnya, ada juga dipasang gabungan antara peluncur rudal, meriam kembar 30mm dan radar/optronic director, hingga enam meriam pertahanan udara AK630 AD 30mm.

Pada tahun 2019, kapal induk Admiral Kuznetsov mengalami kerusakan sehingga harus diperbaiki sementara waktu. Rencananya, setelah perbaikan selesai akan langsung diadakan ujicoba.

Spesifikasi Kapal Induk Rusia Admiral Kuznetsov:

-Negara : Rusia
-Jenis : Kapal Induk
-Mesin : Konvensional (8x boiler turbo + 4 turbin uap)
-Panjang : 284 m
-Lebar : 72,3 m
-draft : 9,14 m
-Perpindahan Bobot (Max) : 58.600 ton
-Daya Tahan : 45 Hari
-Kecepatan : 29k
-Persenjataan : -SS-N-19 Shipwreck (Rudal anti-kapal selam)
-SA-N-9 Gauntlet (Rudal Permukaan ke Udara)
-65 Kaliber AK-630 Anti-Aircraft CIWSs
-30mm Meriam Otomatis Pertahanan Udara
-RPK-5 ASW/Anti-Torpedo Rocket Launcher

Demikian ulasan mengenai spesifikasi kapal induk Rusia Admiral Kuznetsov.
(bim)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Sukhoi Su-47 Fondasi...
Sukhoi Su-47 Fondasi Teknologi Jet Tempur Generasi Berikutnya
Jepang Siap Bangun Kapal...
Jepang Siap Bangun Kapal Perang Super Terbesar dalam Sejarah
Torpedo Super Poseidon,...
Torpedo Super Poseidon, Senjata Pencegah Nuklir Rusia Picu Ketakutan NATO
Berteknologi Canggih,...
Berteknologi Canggih, Kuba Siap Borong Drone Buatan Rusia dan Iran
Palantir Uji Coba AI...
Palantir Uji Coba AI Tempur di Perang Ukraina, Ini Fungsinya
Drone Satpam Presiden...
Drone Satpam Presiden Rusia yang Bikin Israel Mikir Nggak Berani Macam-macam
Penampakan Mengerikan...
Penampakan Mengerikan 'Hujan Minyak Hitam' di Langit Moskow akibat Serangan Terbesar Ukraina
Serangan Drone Terbesar...
Serangan Drone Terbesar Ukraina Membakar Kilang Minyak Moskow, Rusia Janji Balas Dendam
Finlandia Buka Pintu...
Finlandia Buka Pintu Jadi Markas Bom Nuklir NATO, Rusia Bisa Marah
Rekomendasi
Boni Hargens Minta Hilangkan...
Boni Hargens Minta Hilangkan Prasangka Buruk terhadap Polri
HUT ke-499 Jakarta,...
HUT ke-499 Jakarta, Pramono Bakal Resmikan Ruang Publik di Rasuna Said dan Stasiun KRL JIS
Mantan Petinggi OJK...
Mantan Petinggi OJK Ditahan Bareskrim terkait Kasus Dana Syariah Indonesia
Berita Terkini
AI Impact Challenge,...
AI Impact Challenge, Microsoft, Komdigi, dan Dicoding Tampilkan Karya AI Terbaik Lulusan METC
Kedaulatan Digital Jadi...
Kedaulatan Digital Jadi Sorotan, Solusi AI Terintegrasi Siap Percepat Transformasi Industri
Perang Rusia-Ukraina...
Perang Rusia-Ukraina Memicu Perlombaan Senjata AI
Intel dan Nvidia Memulai...
Intel dan Nvidia Memulai Pertempuran Global Baru
Game Paling Ditunggu...
Game Paling Ditunggu Sedunia GTA 6 Akhirnya bisa Dipesan, Harganya Rp1,4 Juta
SpaceX: IPO Terbesar...
SpaceX: IPO Terbesar Sejarah, Eforia Tercepat yang Menguap
Infografis
Perbandingan Gaji Tentara...
Perbandingan Gaji Tentara AS dengan Rusia, China, dan Inggris
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved