Bikin Penasaran Ilmuwan, Pohon Berusia 120 Tahun Ini Mampu Serap 10 Persen Karbon Sendirian
Senin, 19 September 2022 - 11:18 WIB
loading...
A
A
A
Untuk membantu memahami alasannya, ilmuwan Selandia Baru Dr Jocelyn Turnbull perlu membandingkan pengukuran karbon dioksida dan radiokarbon historis. Data ini untuk mengetahui sumber CO2 yang berada di atmosfer di sekitar Samudra Selatan.
Namun, untuk mendapatkan data ini tidak mudah karena tidak pernah ada alat yang dipasang di sana selama 30 tahun yang lalu. Dr Jocelyn Turnbull menggunakan data dari cincin pohon yang berisi catatan panjang yang dia butuhkan.
![Bikin Penasaran Ilmuwan, Pohon Berusia 120 Tahun Ini Mampu Serap 10 Persen Karbon Sendirian]()
Dr Turnbull menggunakan bor tangan, mengekstraksi sampel inti sedalam 5mm dari pohon pada tahun 2016. Namun, hasilnya detail belum dipublikasikan. Diharapkan dari sebatang pohon yang kesepian dapat mengungkap sebuah rahasia yang akan membantu melindungi Bumi.
Baca juga; Selandia Baru Diterjang Gelombang Panas Terparah sejak 1909
“Setiap tahun, Anda memiliki cincin yang bisa dibedakan. Anda dapat mengiris cincin itu dan mengukur radiokarbon di dalamnya, kemudian kita dapat mengembalikan cerita ini ke masa lalu tentang bagaimana lingkungan telah berubah,” katanya.
Namun, untuk mendapatkan data ini tidak mudah karena tidak pernah ada alat yang dipasang di sana selama 30 tahun yang lalu. Dr Jocelyn Turnbull menggunakan data dari cincin pohon yang berisi catatan panjang yang dia butuhkan.

Dr Turnbull menggunakan bor tangan, mengekstraksi sampel inti sedalam 5mm dari pohon pada tahun 2016. Namun, hasilnya detail belum dipublikasikan. Diharapkan dari sebatang pohon yang kesepian dapat mengungkap sebuah rahasia yang akan membantu melindungi Bumi.
Baca juga; Selandia Baru Diterjang Gelombang Panas Terparah sejak 1909
“Setiap tahun, Anda memiliki cincin yang bisa dibedakan. Anda dapat mengiris cincin itu dan mengukur radiokarbon di dalamnya, kemudian kita dapat mengembalikan cerita ini ke masa lalu tentang bagaimana lingkungan telah berubah,” katanya.
(wib)
Lihat Juga :