Ukraina Sebut UFO Kepung Langit Kiev, AS Beri Tanggapan Serius
Kamis, 15 September 2022 - 18:50 WIB
loading...
A
A
A
Menurut laporan tersebut, kosmik adalah objek bercahaya yang lebih terang dari latar belakang langit. Objek-objek ini diberi nama burung, seperti “swift”, “falcon” dan “eagle”, dan telah diamati terbang sendiri maupun dalam “skuadron”.
Baca juga; Angkatan Laut AS Akui Punya Banyak Video Penampakan UFO, Ini Alasannya Tak Dirilis ke Publik
Phantom, adalah objek gelap, biasanya muncul "benar-benar hitam," seolah menyerap semua cahaya yang jatuh ke mereka. Dengan membandingkan pengamatan dari dua observatorium yang berpartisipasi, para peneliti memperkirakan bahwa lebar Phantom antara 3 hingga 12 meter.
Objek yang disebut Phantom dapat bergerak dengan kecepatan hingga 53.000 km/jam. Sebagai perbandingan, rudal balistik antarbenua dapat mencapai kecepatan hingga 24.000 km/jam.
Para peneliti tidak berspekulasi seperti apa UFO ini. Sebaliknya, mereka berfokus pada metode dan perhitungan yang digunakan untuk mendeteksi objek. Namun, menurut laporan tahun 2021 dari Kantor Direktur Intelijen Nasional (ODNI) AS, kemungkinan setidaknya beberapa UAP adalah "teknologi yang digunakan oleh China, Rusia, negara lain, atau entitas non-pemerintah."
Baca juga; Pilot Angkatan Laut AS Laporkan 144 Penampakan UFO, Pentagon Sebut Sebagai Ancaman Serius
Baca juga; Angkatan Laut AS Akui Punya Banyak Video Penampakan UFO, Ini Alasannya Tak Dirilis ke Publik
Phantom, adalah objek gelap, biasanya muncul "benar-benar hitam," seolah menyerap semua cahaya yang jatuh ke mereka. Dengan membandingkan pengamatan dari dua observatorium yang berpartisipasi, para peneliti memperkirakan bahwa lebar Phantom antara 3 hingga 12 meter.
Objek yang disebut Phantom dapat bergerak dengan kecepatan hingga 53.000 km/jam. Sebagai perbandingan, rudal balistik antarbenua dapat mencapai kecepatan hingga 24.000 km/jam.
Para peneliti tidak berspekulasi seperti apa UFO ini. Sebaliknya, mereka berfokus pada metode dan perhitungan yang digunakan untuk mendeteksi objek. Namun, menurut laporan tahun 2021 dari Kantor Direktur Intelijen Nasional (ODNI) AS, kemungkinan setidaknya beberapa UAP adalah "teknologi yang digunakan oleh China, Rusia, negara lain, atau entitas non-pemerintah."
Baca juga; Pilot Angkatan Laut AS Laporkan 144 Penampakan UFO, Pentagon Sebut Sebagai Ancaman Serius
Lihat Juga :