Elang Raksasa Ini Pernah Jadi Mimpi Buruk Binatang-binatang di Selandia Baru Kuno

Rabu, 07 September 2022 - 13:05 WIB
loading...
A A A
Selama hampir satu abad, ada perdebatan tentang apakah burung sebesar itu bisa terbang. Untungnya, teknologi baru muncul untuk menjawab pertanyaan itu.

Para ilmuwan mulai mengekstrak dan mengurutkan DNA dari fosil; ini berarti para peneliti dapat membandingkan DNA purba dengan genom modern dan membuat pohon keluarga dari hubungan evolusioner antara spesies yang hidup dan yang punah.Baca juga : Ini Harga Lengkap Mobil Listrik di Indonesia, Ada yang Rp75 Juta

Pada tahun 2005, sebuah tim ilmuwan menerbitkan sebuah makalah yang membandingkan urutan DNA yang diekstraksi dari dua fosil Elang Haast dengan genom dari 16 elang modern. Para ilmuwan memastikan bahwa kerabat terdekat burung besar yang hilang itu termasuk spesies Australia, seperti yang diharapkan.

Data genom menunjukkan bahwa pohon keluarga telah terbelah dalam beberapa juta tahun terakhir. Dalam data itu juga disebutkan Elang Haast adalah salah satu hewan yang berhasil melewati masa transisi prasejarah di Selandia Baru.

Hal itulah yang membuat Elang Haast memiliki ukuran yang sangat dominan ketimbang hewan-hewan yang datang ke Selandia Baru setelah masa-masa tersebut.
(wsb)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Burung Merpati Punya...
Burung Merpati Punya GPS Canggih Alamiah Melebihi Teknologi Buatan Manusia
Terungkap Kebiasaan...
Terungkap Kebiasaan Burung Galapagos Melakukan Perjalanan Sejauh 3.000 Mil
Mampu Mengangkat Gajah,...
Mampu Mengangkat Gajah, Elang Hast Memiliki Lebar Sayap 3 Meter
Burung Moa Raksasa Siap...
Burung Moa Raksasa Siap Dihidupkan Kembali, Ini Tantangannya
Angka Perceraian Penguin...
Angka Perceraian Penguin Terus Naik, Ilmuwan Beberkan Pemicunya
Seperti Harimau, Hewan...
Seperti Harimau, Hewan Endemik Tanah Jawa Ini Terancam Tinggal Cerita
341 Predator Anak Ditangkap...
341 Predator Anak Ditangkap di California
Indonesia Dorong Keamanan...
Indonesia Dorong Keamanan Pangan, Selandia Baru Komitmen Hadirkan Produk Berkualitas
6 Fakta Queenstown di...
6 Fakta Queenstown di Selandia Baru yang jadi Kota Persiapan Hadapi Kiamat
Rekomendasi
Tim Putri UBAYA dan...
Tim Putri UBAYA dan Tim Putra Perbanas Juara Campus League Basketball Season 1 2026
Kasus Muara Enim, Eks...
Kasus Muara Enim, Eks Penyidik KPK: WTP Penting Bagi Pemda, Malah Jadi Ajang Negosiasi
Polri Gelar Nobar Piala...
Polri Gelar Nobar Piala Dunia 2026, Pakar Hukum: Mendekatkan Polisi dengan Masyarakat
Berita Terkini
Adu Otak Bukan Otot:...
Adu Otak Bukan Otot: Lus Figo dan Ambisi Baru Game Mobile di Indonesia
Revolusi AI di Layar...
Revolusi AI di Layar Kaca: TV Premium LG 2026 Mengerti Logat Indonesia
Dari Bangkrut Saat Krisis...
Dari Bangkrut Saat Krisis 2008, MrBeast Kini Pimpin 1.000 Karyawan dan 500 Juta Pengikut
Saham SpaceX Ludes,...
Saham SpaceX Ludes, Rebutan Harta Karun Luar Angkasa Dimulai
Resmi Melantai, IPO...
Resmi Melantai, IPO SpaceX Cetak Sejarah dan Jadikan Elon Musk Triliuner Dunia Pertama
Kecerdasan Buatan Sedang...
Kecerdasan Buatan Sedang Mengubah Lanskap Keamanan Siber
Infografis
Ahmad Vahidi, Panglima...
Ahmad Vahidi, Panglima Baru IRGC di Tengah Perang Lawan AS-Israel
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved